Penjelasan Syarat Dokumen Beasiswa MIS di Malaysia

Penjelasan Syarat Dokumen Beasiswa MIS di Malaysia

Bagi pejuang beasiswa tentu sudah tidak asing dengan beasiswa satu ini, yaitu beasiswa MIS. Tapi bagi kamu yang belum tahu, beasiswa MIS atau beasiswa Malaysian International Scholaship adalah beasiswa yang diselenggarakan oleh pemerintah Malaysia bertujuan menarik mahasiswa international yang telah lulus S1 dan S2 dengan nilai akademis baik untuk dapat melanjutkan studinya di Malaysia. Jika kamu berniat menjadi kandidat beasiswa MIS, tentu saja kamu perlu mulai mempersiapkan syarat-syarat yang diperlukan untuk mendaftar. Bahkan akan lebih baik jika kamu dapat mempersiapkannya sejak jauh-jauh hari, terutama untuk persyaratan dokumen. Persyaratan dokumen memang sangat penting, mengingat syarat dokumen yang berperan dalam menunjukkan bahwa kamu layak menerima beasiswa MIS ini. Nah, maka dari itu, artikel kali ini akan membahas penjelasan dari persyaratan dokumen beasiswa MIS. Semoga dapat membantu dan menambah informasi bagi kamu pejuang beasiswa. Untuk info beasiswa lain, silahkan klick disini.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Tanda Pengenal

Tanda pengenal, bisa berupa dokumen, berkas, atau bentuk apapun yang dapat membuktikan kewarganegaraan seseorang. Indonesia memang umumnya menggunakan KTP sebagai tanda pengenal WNI. Namun, tanda pengenal yang diterima oleh beasiswa MIS adalah paspor. Kamu harus memiliki paspor yang masa berlakunya atau valid minimal selama 6 bulan. Tentu saja kamu bisa memiliki paspor dengan masa berlaku lebih dari 6 bulan, karena masa berlaku paspor bisa mencapai 5 tahun. Dokumen ini diharapkan telah terverifikasi dengan cara datang langsung ketempat dimana kamu bisa membuat atau memperpanjang paspor.

Baca juga:Beasiswa Malaysian International Scholarship (MIS) untuk Kuliah S2 S3 di Malaysia 2020

Formulir Pendaftaran

Formulir pendaftaran beasiswa MIS berupa formulir online dan dapat kamu akses disini. Melalui halaman tersebut, kamu akan diminta untuk mendaftar serta membuat akun. Untuk membuat akun, kamu akan memerlukan nomer passport. Selain itu, kamu akan diminta memilih jenjang pendidikan yang akan kamu tempuh di Malaysia kelak, apakah itu program master atau program PhD.

Baca juga: Penjelasan Syarat Dokumen Beasiswa AAS

Transkrip Nilai

Mengingat Beasiswa MIS ditujukan bagi mahasiswa berpretasi akademik, tentu transkrip akan menjadi faktor sangat penting dalam mempertimbangkan seorang kandidat. Maka dari itu, transkrip yang diserahkan harus berupa transkrip dimana seluruh nilai mata kuliah tertera. Selain itu, kamu juga diharapkan menyerahkan dokumen resmi universitas yang berisi penjelasan sistem penilaian universitasmu. Bagi kandidat S3 diharapkan menyerahkan transkrip program S1 dan S2. Selain itu, kandidat pasca-doctoral akan dievaluasi melalui buku yang ditulis, hak cipta paten, serta harus memiliki reputasi yang baik dalam penelitiannya dan mengetahui topik dari proposal penelitiannya dengan baik.

Baca juga: Penjelasan Syarat KIP Kuliah

Sertifikat Kemampuan Bahasa Inggris

Beasiswa MIS menerima hasil test IELTS dan TOEFL sebagai bukti kemampuan berbahasa Inggris. Pada test IELTS kamu diharapkan mendapat minimal skor 6.5. Pada test TOEFL, beasiswa MIS menerima 3 bentuk test TOEFL, yaitu IBT TOEFL, ITP TOEFL, dan computer based TOEFL. Untuk IBT TOEFL kamu perlu meraih minimal skor 92. Di ITP TOEFL kamu diharapkan memiliki minimal skor 580. Sedangkan untuk computer based TOEFL kamu harus meraih minimal nilai sebanyak 230. Kamu bisa memilih salah satu jenis test tersebut sebagai kelengkapan kemampuan bahasa Inggris.

baca juga: Penjelasan Syarat Beasiswa Chevening

Surat Rekomendasi

Untuk mendaftar beasiswa MIS kamu perlu menyertakan dua surat rekomendasi. Surat rekomendasi ini bisa ditulis oleh dosen atau kaprodi yang mengetahui nilai akademismu. Selain itu, bisa juga ditulis oleh atasan jika kamu sedang bekerja. Melalui surat rekomendasi, beasiswa MIS dapat menilai kamu dari pendapat dosen maupun atasan yang telah bekerja sama denganmu. Contohnya seperti dari sisi akademik yang diketahui dosenmu, projek pekerjaan, serta projek penelitian.

Baca juga: Penjelasan Rincian Pembiayaan Beasiswa AAS (Australia Awards Scholarship)

CV

Dengan menyertakan CV, diharapkan pihak beasiswa MIS dapat mengetahui riwayat pendidikanmu. CV juga dapat menunjukkan semua prestasi yang kamu raih, baik prestasi dalam bidang akademis, diluar akademis, maupun keaktifan berorganisasi. Walaupun begitu, dalam menulis CV, kamu tidak perlu menyertakan seluruh pengalaman yang kamu punya. Kamu cukup menulis percapaian yang berhubungan dengan tujuan dan program studimu. Kamu dapat menyertakan beberapa hal dalam CVmu, contohnya: penjelasan singkat tentang dirimu, riwayat pendidikan, pengalaman perkerjaan yang berhubungan dengan bidangmu, dan projek penelitian atau jurnal terkait bidangmu yang telah kamu lakukan.

Baca juga: Apa yang harus dilakukan untuk Menghadapi wawancara beasiswa LPDP

Letter of Acceptance (LoA)

LoA untuk beasiswa MIS dapat berupa LoA Conditional maupun LoA unconditional. Bagi kamu yang masih belum familiar, LoA unconditional adalah surat tanda diterimanya seseorang di sebuah universitas tanpa syarat tambahan. Sedangkan untuk LoA conditional adalah keterangan diterima di sebuah universitas namun dengan syarat. Biasanya syarat tambahan ini berlaku bagi kandidat yang belum bisa menyerahkan atau belum mendapat sertifikat TOEFL atau IELTS.

Baca juga: Penjelasan Persyaratan Beasiswa Government of Brunei Darussalam

Surat Keterangan Sehat

Surat ini sebenarnya digunakan sebagai kelengkapan membuat visa. Karena bisa jadi kamu tidak lulus syarat pembuatan visa walaupun kamu memenuhi kriteria salah satu universitas Malaysia. Nah, untuk mendapatkan surat keterangan sehat, kamu bisa pergi ke rumah sakit pemerintah atau RS negeri. Untuk info lebih lanjut mengenai visa, kamu bisa klick disini.

Baca juga: Penjelasan Persyaratan Beasiswa Fulbright untuk S2 di Amerika

Proposal Penelitian

Proposal penelitian yang kamu tulis untuk mendaftar beasiswa MIS haruslah sesuai sengan bidang studimu. Pihak beasiswa MIS akan menilai kualitas dari proposal penelitiannu. Selain itu, proposal penelitian yang kamu tulis diharapkan dapat menghasilkan kontribusi yang besar pada kemajuan teknologi serta masyarakat.

Baca juga: Penjelasan Syarat Beasiswa Korean Government Scholarship Program (KGSP) Jenjang S2

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published.