Pengalaman Mengikuti Student Exchange di Slovakia

Pengalaman Mengikuti Student Exchange di Slovakia

Halo semuanya, perkenalkan saya adalah Diah Adhelia Roosyidah. Saya adalah salah satu delegasi dari program Student Exchange AEISEC di Slovakia pada tahun 2017 yang lalu. Selain itu, saya juga menjadi salah satu delegasi program Student Exchange Youcan Indonesia. Di artikel ini, saya akan menceritakan pengalaman saya mengikuti Student Exchange di Slovakia. Untuk info edu lain, click disini.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Hal pertama yang saya lakukan adalah mengenali tujuan saya. Saya mencari tau tujuan saya untuk mengikuti program exchange. Apakah hanya untuk jalan-jalan ke luar negeri? Apakah hanya untuk mengisi CV? Apakah hanya untuk memiliki teman orang asing? Tentu saja, tidak ada yang salah dengan berbagai tujuan yang di atas. Tapi, saya kembali menanyakan secara mendalam pada diri saya sendiri tentang apa yang saya inginkan. Karena kalau alasannya saja tidak kuat, pertimbangannya jangan sampai saya tidak mampu menyelesaikan project saya atau kehilangan semangat di tengah jalan. Karena itulah, sangat penting untuk mengetahui tujuan masing-masing.

Baca juga: Pengalaman Mengikuti Lomba Karya Tulis Ilmiah

Saat itu, saya berada di masa dimana sedang on fire dengan proses self-development. Nah selama masa-masa itu saya mengikuti beberapa komunitas, salah satunya ada yang berhubungan dengan pendidikan dan anak. Selain itu, saya merasa bahwa ada satu hal yang bisa saya pelajari dari exchange yaitu multicultural understanding. Dan ketika saya bertanya pada diri sendiri kenapa saya ingin ikut exchange, saya sadar bahwa saya butuh tempat lain untuk belajar. Dengan exchange ini, tentunya akan menjadi media bagi saya untuk belajar dalam wadah yang lebih luas dan beragam.

Setelah mengetahui tujuan saya, selanjutnya saya melakukan survey tentang organisasi-organisasi yang menyediakan program exchange. Bagaimana persyaratan dan prosedur pendaftarannya. Serta yang paling penting adalah mencari tahu tentang program itu sendiri. Apakah program itu sesuai untuk saya? Apakah saya capable untuk berkontribusi disana? Apakah sejalan dengan tujuan yang ingin saya capai? Setelah mengetahui semua itu, saya memulai mempersiapkan CV, parent permition, dan motivation letter. Di motivation letter saya berusaha untuk menjelaskan alasan kenapa saya ingin mengikuti program tersebut sambil saya menjelaskan kemampuan-kemampuan apa yang saya miliki yang mendukung program tersebut.

Baca juga: Pengalaman Mengikuti MikroTik Certified Network Associate (MTCNA)

Pada saat wawancara, saya mengusahakan untuk menjawab pertanyaan dengan sejujur mungkin. Hal yang saya sadari dari wawancara adalah saya harus benar-benar mengenal diri saya sendiri. Sedikit tips untuk kamu, jangan ragu untuk membuat analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, and Threat) tentang diri sendiri. Secara pribadi, dengan adanya analisis SWOT, saya sangat terbantu. Kebanyakan pertanyaan pewawancara berdasarkan apa yang terjadi dalam kehidupan pribadi saya. Perspektif saya terhadap sesuatu juga sangat penting.

Selama program exchange, penduduk Slovakia sangat excited waktu saya memperkenalkan Indonesia kepada mereka. Mereka sangat penasaran tentang Indonesia. Selain itu, karena ini adalah pertama kalinya saya tinggal di negara lain, jadi awalnya saya merasa serba aneh. Saya harus beradaptasi banyak hal. Salah satu pengalaman paling berkesan adalah saat saya berada di host fam, waktu itu saya tinggal dengan orang Slovakia dan belajar hidup seperti mereka.

Baca juga: Pengalaman Mengikuti Seleksi Mahasiswa Berprestasi

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published.