Beasiswa LPDP untuk S2 S3 untuk Kuliah Dalam Negeri dan Luar Negeri Tahun 2019

Beasiswa LPDP untuk S2 S3 untuk Kuliah Dalam Negeri dan Luar Negeri Tahun 2019

Beasiswa LPDP adalah beasiswa untuk melanjutkan kuliah S2 S3 baik di dalam negeri dan luar negeri. Pada tahun 2019 ini, beasiswa LPDP membuka dua kali pendaftaran dan masing-masing waktu pendaftaran dapat dibuka baik untuk dalam negeri dan luar negeri. Beasiswa ini ditujukan untuk mahasiswa yang akan melanjutkan kuliah dan bukan untuk yang sedang menempuh kuliah. Untuk info beasiswa lain, click disini

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah Murah

Beasiswa LPDP 2019 ini memiliki banyak sekali jenis atau jalur. Secara umum, jalur beasiswa LPDP dibagi menjadi beasiswa umum, beasiswa affirmasi, dan Beasiswa Targeted Group. Masing-masing jalur tersebut juga masih dibagi menjadi sub-jalur. Oleh karena itu, kamu sebaiknya benar-benar memperhatikan jalur mana yang sesuai dengan kualifikasi mu karena masing-masing jalur memikiki persyaratan khusus.

Beasiswa LPDP Umum

  1. Beasiswa Reguler
  2. Beasiswa Dokter Spesialis
  3. Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia
  4. Beasiswa Disertasi

Baca juga: Penjelasan Persyaratan Beasiswa LPDP

Beasiswa Afirmasi

  1. Beasiswa Daerah Afirmasi
  2. Beasiswa Alumni Bidikmisi
  3. Beasiswa Prasejahtera Berprestasi
  4. Beasiswa Santri
  5. Beasiswa Prestasi Olahraga Internasional
  6. Beasiswa Prestasi Seni Internasional
  7. Beasiswa Penyandang Disabilitas
  8. Beasiswa Indonesia Timur

Baca juga: Penjelasan Syarat Beasiswa LPDP Miskin berprestas

Beasiswa Targeted Group

  1. Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI)
  2. Beasiswa PNS/TNI/POLRI
  3. Beasiswa Olimpiade Internasional

Baca juga: Penjelasan Syarat Beasiswa LPDP Alumni BidikMisi

Ketentuan yang perlu diperhatikan

  1. Seleksi Beasiswa LPDP tahun 2019 dibuka dalam 2 tahap baik untuk tujuan Dalam Negeri dan Luar Negeri.
  2. Pendaftar Beasiswa yang tidak Lulus pada Tahap Adiministrasi atau Seleksi Berbasis Komputer, diperbolehkan mendaftar kembali pada Seleksi Tahap 2 ditahun yang sama pada program yang sama atau berbeda.
  3. Pendaftar Beasiswa yang Tidak Lulus pada Tahap Wawancara, tidak diperbolehkan mendaftar lagi pada Seleksi Tahap 2 ditahun yang sama pada semua Program
  4. Mulai perkuliahan yang diperbolehkan untuk Seleksi Beasiswa Tahap 1 dengan ketentuan sebagai berikut:
    1. Seleksi Wawancara pada Seleksi Beasiswa Tahap I akan dibagi ke dalam 2 gelombang yaitu Wawancara I dan Wawancara II
    2. Seleksi Wawancara I untuk pendaftar yang melampirkan LoA Unconditional  pada saat melakukan pendaftaran Online.
    3. Seleksi Wawancara II untuk pendaftar yang tidak melampirkan LoA Unconditional pada saat melakukan pendaftaran Online.
    4. Bagi pendaftar yang telah memiliki LoA Unconditional pada saat melalukan pendaftaran online terdapat ketentuan sebagai berikut:
      1. Seleksi Berbasis Komputer akan dilakukan sesuai pilihan lokasi seleksi saat pendaftaran online,
      2. Jika dinyatakan lulus Seleksi Berbasis Komputer dan selanjutnya mengikuti tahap wawancara yang akan dipusatkan pada 4 (empat) kota yaitu Jakarta, Surabaya, Bandung atau Yogyakarta karena peserta tersebut akan mengikuti Wawancara I. Sehingga pendaftar yang pilihan saat pendaftaran online diluar dari 4 lokasi seleksi tersebut, LPDP akan persilahkan menyesuaikan lokasi agar dapat mengikuti Wawancara I.
    5. Pendaftar yang melampirkan LoA Unconditional pada saat pendaftaran online dapat memulai perkuliahan paling cepat pada bulan Agustus tahun 2019 untuk Dalam Negeri dan bulan September tahun 2019 untuk Luar Negeri berdasarkan peringkat dan kuota;
    6. Pendaftar yang telah memiliki LoA Unconditional tetapi tidak masuk peringkat dan kuota tahun 2019, maka diharuskan memulai perkuliahan pada tahun 2020.
    7. Pendaftar yang tidak melampirkan LoA Unconditional saat melakukan pendaftaran secara online mulai perkuliahan tahun 2020.
  5. Seleksi Beasiswa Tahap 2 diberlakukan untuk perkuliahan paling cepat pada bulan Januari tahun 2020.
  6. Bagi pendaftar yang mengundurkan diri setelah dinyatakan lulus seleksi wawancara kecuali karena sakit yang menyebabkan calon penerima beasiswa tidak dapat melanjutkan studi dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter/rumah sakit yang mencantumkan rekomendasi untuk tidak melanjutkan studi maka akan dilakukan pemblokiran untuk mengikuti program LPDP di masa mendatang.

Baca juga: Tips Menulis Renacana Studi Beasiswa LPDP perparagraf

Jadwal Seleksi Tahap Pertama

  1. Pembukaan Pendaftaran 10 Mei 2019
  2. Penutupan Pendaftaran 31 Mei 2019
  3. Pelaksanaan Seleksi Administratif1 – 13 Juni 2019
  4. Pengumuman Hasil Seleksi Administratif 14 Juni 2019
  5. Seleksi Berbasis Komputer 24 Juni – 5 Juli 2019
  6. Pengumuman Hasil Seleksi Berbasis Komputer 12 Juli 2019
  7. Seleksi Wawancara I 17 Juli – 1 Agustus 2019
  8. Pengumuman Hasil Seleksi Wawancara I               7 Agustus 2019
  9. Seleksi Wawancara II 12 Agustus – 6 September 2019
  10. Pengumuman Hasil Seleksi Wawancara II 16 September 2019

Baca juga: Tips Menulis Statement of Purpose Beasiswa LPDP part 1

Jadwal Seleksi Tahap Kedua

  1. Pembukaan Pendaftaran 1 Juli 2019
  2. Penutupan Pendaftaran 10 September 2019
  3. Pelaksanaan Seleksi Administratif 11 – 23 September 2019
  4. Pengumuman Hasil Seleksi Administratif 24 September 2019
  5. Seleksi Berbasis Komputer 2 – 18 Oktober 2019
  6. Pengumuman Hasil Seleksi Berbasis Komputer 25 Oktober 2018
  7. Seleksi Wawancara 4 November – 6 Desember 2019
  8. Pengumuman Hasil Seleksi Wawancara 18 Desember 2019

Baca juga: Tips Menulis Statement of Purpose Beasiswa LPDP part 2

Penjelasan Beasiswa LPDP Jalur Umum dan Afirmasi

Official Account

Official website: https://www.lpdp.kemenkeu.go.id
Untuk info lebih lanjut dan pendaftaran, click link di bawah ini
Official info || pendaftaran

Please follow and like us:
Follow by Email
Facebook
Twitter
INSTAGRAM

1 thought on “Beasiswa LPDP untuk S2 S3 untuk Kuliah Dalam Negeri dan Luar Negeri Tahun 2019

  1. Qurrotul Aini Rasyad says:

    Beasiswa LPDP merupakan beasiswa bergengsi di tanah air dengan fasilitas yang sangat luar biasa ditanggung Negara. Besiswa yang tidak dengan mudah diberikan bagi mereka yang tidak bersungguh-sungguh.
    Kendati demikian banyaknya para generasi yang sangat berminat, terhenti oleh persyaratan toefl (test of english as a foreign language) yang untuk mendapatkannya sangat sulit saya kira dengan beban biaya pendaftaran tes dan penguasaan bahasa ingris secara penuh, dan bagi saya jika lulus toefl sudah pantas jadi guru bahasa ingris karena dari segi teori & praktek speaking sudah mampu dikuasai.
    Seandainya boleh menyampaikan aspirasi
    Mengapa seandainya toefl itu tidak harus menjadi persyaratan misalnya nanti lulus seleksi masih ada beberapa bulan sebelum memulai perkuliahan biar menjadi jeda waktu bagi mahasiswa yang lulus untuk mengikuti kursus kecakepan bahasa ingris. Setidaknya mereka memiliki bekal kecakepan berbahasa ingris meski tidak benar-benar menguasai.
    Berusaha memenuhi persyaratan essai dan lampiran2 yang lain merupakan suatu bukti kalau anak bangsa memang berusaha mencerdaskan diri untuk bekal mengabdi dalam mempraktekkan ilmu bagi generasi yang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published.