Beasiswa Unggulan 3T Program S1, S2, S3 untuk Daerah Tertinggal

Beasiswa Unggulan 3T Program S1, S2, S3 untuk Daerah Tertinggal

 

Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga memiliki beasiswa yang khusus ditujukan bagi yang berasal dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Namanya Beasiswa Unggulan 3T. Seperti halnya Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi, Beasiswa Unggulan 3T juga menawarkan program beasiswa jenjang S1, S2, dan S3. Juga dibuka umum, hanya saja ditujukan bagi mereka yang berdomisili di daerah yang masuk kategori 3T.

Bila Anda termasuk yang berdomisili di daerah 3T (daftarnya tertera di bawah), Beasiswa Unggulan 3T ini lebih cocok Anda lamar. Pelamar bisa siapa saja,  namun tidak ditujukan untuk dosen. Bila Anda saat ini baru diterima di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, bisa mendaftar. Atau yang sudah berstatus sebagai mahasiswa dan maksimum duduk di semester 2, juga diberi kesempatan mengajukan Beasiswa Unggulan 3T.

Baca juga:
Beasiswa Turki
Jasa Terjemah scholars

Program Prioritas Beasiswa Unggulan 3T

  1. Pendidikan (Pendidikan PAUD, Pendidikan PGSD),
  2. Kurikulum dan Pedadogi,
  3. Manajemen dan Kebijakan Pendidikan,
  4. Perfilman,
  5. Seni Pertunjukan,
  6. Seni Musik,
  7. Kebudayaan,
  8. Perpustakaan,
  9. Arkeologi (Permuseuman),
  10. Teknologi Informasi,
  11. Kebijakan Publik,
  12. Pariwisata
  13. Industri Kreatif,
  14. Teknologi Pangan,
  15. MIPA,
  16. Maritim,
  17. Pertanian, dan
  18. Energi

Baca juga: Cara mendapatkan surat rekomendasi

Persyaratan:

  1. Beasiswa Jenjang S1:
1) Mahasiswa Baru
  1. Maksimal 25 Tahun
  2. Memiliki surat keterangan lulus atau LoA di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
  3. Memiliki prestasi yang ditunjukan dalam bentuk sertifikat, plakat atau hal lain yang dapat dibuktikan kebenarannya berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
2) Mahasiswa On-Going
  1. Maksimal 25 Tahun
  2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
  3. IPK minimal 3.25 pada skala 4.0
  4. Memiliki prestasi yang ditunjukan dalam bentuk sertifikat, plakat atau hal lain yang dapat dibuktikan kebenarannya berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir

Beasiswa jenjang S1 tidak diwajibkan memiliki sertifikat TOEFL/IELTS.

Baca juga: Strategi Bealajar TOEFL yang ampuh

  1. Beasiswa Jenjang S2:
1) Mahasiswa Baru
  1. Maksimal 32 Tahun
  2. Memiliki surat keterangan lulus atau LoA di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
  3. IPK S1 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
  4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
  5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
  6. Peraih juara peringkat 5 besar
2) Mahasiswa On-Going
  1. Maksimal 32 Tahun
  2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
  3. IPK S1 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
  4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
  5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
  6. Peraih juara peringkat 5 besar

Baca juga: Test TOEFL Online

  1. Beasiswa Jenjang S3:
1) Mahasiswa Baru
  1. Maksimal 37 Tahun
  2. Memiliki surat keterangan lulus atau LoA di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
  3. IPK S2 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
  4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
  5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
  6. Peraih juara peringkat 5 besar
2) Mahasiswa On-Going
  1. Maksimal 37 Tahun
  2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
  3. IPK S2 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
  4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
  5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
  6. Peraih juara peringkat 5 besar

Baca juga: Diagnostic Test TOEFL untuk mengetahui skill apa yang harus dipelajari

Dokumen aplikasi:

  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. Kartu Tanda Mahasiswa (khusus On-Going)
  3. LoA Unconditional (Untuk On-Going ganti dengan surat tanda aktif kuliah)
  4. Kartu Hasil Studi (KHS) terakhir (Khusus On-Going)
  5. ljazah dan transkrip nilai terakhir
  6. Sertifikat TOEFL/IELTS (TOEFL/IELTS untuk S1 tidak diwajibkan)
  7. Proposal rencana studi (rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi, topik apa yang akan ditulis dalam skripsi/tesis/disertasi, deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan dilakukan selama studi dan bagaimana implementasi hasil studi di masyarakat)
  8. Surat rekomendasi dari civitas akademik atau institusi terkait (Download)
  9. Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain (Download)
  10. Sertifikat prestasi minimal tingkat kabupaten
  11. Essay menggunakan Bahasa Indonesia dengan judul: “Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia” ditulis sebanyak 3-5 ha la man pada kertas A4 dengan format huruf Times New Roman ukuran huruf 12 dengan spasi 1.5 lines.

* Daftar Daerah 3T Beasiswa Unggulan (Download)

Baca juga: Beasiswa Orbit Anun Habiebie

Pendaftaran:

Pendaftaran Beasiswa Unggulan 3T Kemdikbud dilakukan secara online di laman disini

Silakan buat akun terlebih dahulu, dan unggah dokumen aplikasi seperti yang diminta di atas. Pendaftaran dibuka mulai 20 Maret s/d 19 April 2018. Seleksi tahap 1 dan 2 dilakukan pada 20 April s/d 14 Mei 2018. Pengumuman hasil seleksi final akan diberitahukan kepada pelamar pada 15 Mei 2018 melalui email dan akun yang dimiliki.

Baca juga: Beasiswa Dataprint

Kontak:

Sekretariat Program Beasiswa Unggulan
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Gedung C Lantai 6 Jl Jenderal Sudirman
Senayan – Jakarta, 10270
T: (021) 57-111-44 ext.2616
Email: [email protected]

Baca juga:
Beasiswa Stuned
Beasiswa Djarum

Please follow and like us:
Follow by Email
Facebook
Twitter
INSTAGRAM

Leave a Reply

Your email address will not be published.