Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk S1, S2, S3

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk S1, S2, S3

 

Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memiliki beragam variasi beasiswa. Selain Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud. Yang satu ini tak kalah menariknya. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi. Namanya lebih spesifik untuk membedakan Beasiswa Unggulan yang satu dengan lainnya.

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi ditujukan bagi masyarakat berprestasi di segala bidang, terutama calon mahasiswa yang sudah diterima di perguruan tinggi maupun mahasiswa aktif maksimal semester 2. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi ditujukan bagi pelamar umum dan tidak diprioritaskan bagi dosen.

Baca juga: Beasiswa Unggulan Masyarakat 3T untuk S1 S2 dan S3

Beasiswa yang ditawarkan ditujukan untuk program gelar S1, S2, dan S3. Bila Anda saat ini telah diterima di perguruan tinggi dalam negeri dengan akreditasi perguruan tinggi minimal B, Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi ini sayang untuk dilewatkan. Begitupun dengan Anda yang sudah berstatus mahasiswa aktif dan maksimal semester 2, Anda juga bisa mendaftar. Jadi, pelamar bisa berasal dari mahasiswa baru atau mahasiswa yang sedang menjalani perkuliahan (on going). Beasiswa yang diberikan untuk program gelar S1, S2, dan S3 dapat berupa biaya pendidikan (tuition fee), biaya hidup, dan biaya buku.

Baca juga: Beasiswa AAS

Pada 2018, Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan prioritas pada sejumlah bidang keilmuan, yakni:

1. Pendidikan (Pendidikan PAUD, Pendidikan PGSD),
2. Kurikulum dan Pedadogi,
3. Manajemen dan Kebijakan Pendidikan,
4. Perfilman,
5. Seni Pertunjukan,
6. Seni Musik,
7. Kebudayaan,
8. Perpustakaan,
9. Arkeologi (Permuseuman),
10. Teknologi Informasi,
11. Kebijakan Publik,
12. Pariwisata
13. Industri Kreatif,
14. Teknologi Pangan,
15. MIPA,
16. Maritim,
17. Pertanian, dan
18. Energi.

Baca juga: Beasiswa LPDP

Persyaratan:
Jenjang S1:
▪ Mahasiswa Baru:
1. Maksimal 22 Tahun
2. Memiliki surat keterangan lulus atau LoA di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
3. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
4. Peraih juara peringkat 5 besar

Baca juga: cara mendapatkan surat keterangan lulus (LoA)

▪ Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 22 Tahun
2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
3. IPK minimal 3.25 pada skala 4.0
4. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
5. Peraih juara peringkat 5 besar

NB: Beasiswa jenjang S1 tidak diwajibkan memiliki sertifikat TOEFL/IELTS.

Baca juga:
Penjelasan syarat Beasiswa Unggulan
Tes TOEFL online

Jenjang S2:
▪ Mahasiswa Baru:
1. Maksimal 32 Tahun
2. Memiliki surat keterangan lulus di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
3. IPK S1 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
6. Peraih juara peringkat 5 besar

▪ Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 32 Tahun
2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
3. IPK S1 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
6. Peraih juara peringkat 5 besar

Baca juga: Beasiswa Baznas

Jenjang S3:
▪ Mahasiswa Baru:
1. Maksimal 37 Tahun
2. Memiliki surat keterangan lulus di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
3. IPK S2 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
6. Peraih juara peringkat 5 besar

▪ Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 37 Tahun
2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
3. IPK S2 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
6. Peraih juara peringkat 5 besar

Baca juga: Beasiswa Stuned

Dokumen aplikasi S1, S2, S3:
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
2. Kartu Tanda Mahasiswa (khusus On-Going)
3. LoA Unconditional (Untuk On-Going ganti dengan surat tanda aktif kuliah)
4. Kartu Hasil Studi (KHS) terakhir (Khusus On-Going)
5. ljazah dan transkrip nilai terakhir
6. Sertifikat TOEFL/IELTS (TOEFL/IELTS untuk S1 tidak diwajibkan)
7. Proposal rencana studi (rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi, topik apa yang akan ditulis dalam skripsi/tesis/disertasi, deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan dilakukan selama studi dan bagaimana implementasi hasil studi di masyarakat)
8. Surat rekomendasi dari civitas akademik atau institusi terkait (download)
9. Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain (download)
10. Sertifikat prestasi minimal tingkat kabupaten
11. Esai menggunakan Bahasa Indonesia dengan judul: “Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia” ditulis sebanyak 3-5 halaman pada kertas A4 dengan format huruf Times New Roman ukuran huruf 12 dengan spasi 1.5 line

Baca juga:
Cara mendapatkan surat rekomendasi
Dokumen beasiswa yang harus dipersiapkan

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat mengajukan Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk jenjang S1, S2, dan S3 dapat mendaftar secara online.

Batch 1 (CLOSE)
Berikutnya unggah dokumen aplikasi beasiswa yang diminta sesuai tertera di atas. Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2018 untuk program gelar ini dibuka mulai 20 Maret s/d 19 April 2018. Seleksi tahap 1 dan 2 mulai 20 April s/d 14 Mei 2018. Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan pada 15 Mei 2018.

Batch 2 (CLOSED)
Pendaftaran : 1 – 31 juli 2018
Seleksi tahap 1 dan tahap 2 : –
Pengumuman : –
Pendaftaran Batch 2 click disini

Kontak:
Sekretariat Program Beasiswa Unggulan
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Sekretariat Jenderal Kemendikbud
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
Telp. 021-5711144 (ext. 2616)
www.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
Email: [email protected]

Baca juga:
Tips Menulis Essay Beasiswa Unggulan
Tips Menulis Proposal Rencana Studi Beasiswa Unggulan
Tips wawancara beasiswa unggulan

Please follow and like us:
Follow by Email
Facebook
Twitter
INSTAGRAM

13 thoughts on “Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk S1, S2, S3

  1. Aurel says:

    Bapak/Ibu, bagaimana minta surat rekomendasi jika baru saja keterima di perguruan tinggi negeri?

    1. imam says:

      Surat rekomendasi tidak harus dari dosen saat ini, bisa dosen sebelumnya di S1

  2. Melly says:

    Bapak/ibu bagaimana jurusan nya tidak sesuai dg yg ketrima di PTKIN?

    1. imam says:

      maksudnya jurusannya tidak ada di daftar beasiswa unggulan?

      1. Anonymous says:

        Saya prodi bahasa inggris tapi prodi tsb tidak ada didaftar tsb. Bagaimana ya?

        1. imam says:

          Salam scholars
          Kenapa kamu bisa berasumsi seperti itu?
          Mohon memberikan alasan dan bukti

  3. Aprilia says:

    Kak, saya mahasiswa baru S1. Surat rekomendasi minta ke siapa ya? Apakah ke universitas atau SMA asal? Karena saya belum masuk kuliah sedangkan pendaftaran beasiswa ditutup tanggal 30 juli

    1. imam says:

      Bisa ke guru SMA asal
      Atau bisa ke pimpinan tempat kamu les

  4. Zaenal says:

    Kak, kalo saat ini saya sedang mendaftar beasiswa lpdp, apakah saya bisa mendaftar beasiswa unggulan? Soalnya disurat pernyataan sedang tidak menerima beasiswa lain dan mendaftar beasiswa lain. Terima kasih

    1. imam says:

      yang saya tahu keteragannya hanya tidak sedang menerima beasiswa lain, bukan tidak sedang mendaftar beasiswa lain.
      Jika ada dua beasiswa yang sama-sama sedang buka dan kamu mengikuti keduanya, saya rasa tidak jadi masalah. asalkan, saat kamu lulus keduanya, kamu harus memilih salah satu dan mengundurkan diri dari yang lain sebelum tanda tangan kontrak.

  5. Zaenal says:

    Kak, saya sedang mendaftar beasiswa lpdp masih dalam proses seleksi, apakah saya bisa mendaftar beasiswa unggulan ini? Soalnya disurat pernyataan sedang tidak menerima beasiswa lain dan mendaftar beasiswa lain?

  6. Handari says:

    Kak apakah mendaftarkan nya sistemnya langsung atau bagaimana ya kak tata caranya . Atau mengirimkan semua nya melalui email. Atau harus mengambil form dari link tertentu. ?

    1. imam says:

      link sudah kami sediakan di artikel ya ka

Leave a Reply

Your email address will not be published.