Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa di Sekolah Tinggi Intelijen Negara

Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa di Sekolah Tinggi Intelijen Negara

Sekolah Tinggi Intelijen Negara atau STIN merupakan salah satu perguruan tinggi kedinasan di Indonesia. Tahun ini, STIN kembali memberikan kesempatan beasiswa bagi para calon mahasiswa baru. Selain kesempatan beasiswa, para mahasiswa STIN juga memiliki kesempatan untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) setelah menyelesaikan perkuliahannya. Wow, keren bukan. Makanya, jangan sampai kelewatan kesempatan ini. Bagi kamu yang ingin mendaftar beasiswa di STIN, baca dulu cara mendaftar dan mendapatkan beasiswa di Sekolah Tinggi Intelijen Negara berikut ini: Untuk persiapan beasiswa lain, click disini.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Mempersiapkan Dokumen-Dokumen Pendaftaran

Mempersiapkan dokumen-dokumen pendaftaran merupakan langkah awal yang harus dilakukan sebelum melangkah ke proses pendaftaran. Hal ini dilakukan karena beberapa dokumen harus diupload pada saat pendaftaran. Artinya, pendaftar harus mempersiapkan dokumen-dokumen tertentu sebelum mulai mengisi formulir pendaftaran. Dokumen-dokumen pendaftaran yang harus dipersiapkan untuk mendaftar beasiswa STIN meliputi surat izin dari orang tua/wali, salinan ijazah atau surat keterangan lulus, foto seluruh badan dengan ukuran 4-6 (pendaftar laki-laki menggunakan latar merah, sedangkan pendaftar perempuan menggunakan latar biru), salinan akte kelahiran, salinan Kartu Keluarga, serta salinan kartu BPJS.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Ikatan Dinas di STIS

Mengisi Formulir Pendaftaran Online

Setelah melengkapi dokumen-dokumen pendaftaran, langkah selanjutnya adalah pengisian formulir pendaftaran online. Formulir pendaftaran online dapat diakses di https://dikdin.bkn.go.id/. Untuk dapat mengisi formulir pendaftaran online, pendaftar harus memiliki akun pendaftaran terlebih dahulu. Untuk membuat akun pendaftaran, pendaftar harus mengisi data diri berupa Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor Kartu Keluarga (KK), nama lengkap, serta tanggal lahir. Setelah memiliki akun pendaftaran, pendaftar bisa mulai melengkapi formulir pendaftaran onlinenya. Pastikan untuk mengisi formulir pendaftaran online selengkap mungkin serta mengupload dokumen-dokumen pendaftaran. Sebelum menekan tombol submit pendaftar juga harus memeriksa pengisian formulir pendaftaran onlinenya agar tidak ada kesalahan-kesalahan pengetikan.

Selain mengisi formulir pendaftaran online di website SSCASN, pendaftar juga harus mengisi formulir pendaftaran online di website Sekolah Tinggi Intelijen Negara. Firmulir pendaftaran untuk STIN dapat diakses di https://daftarptb.stin.ac.id/login. Untuk login di website STIN, pendaftar harus menggunakan akun pendaftaran yang digunakan di website SSCASN. Pastikan untuk menggunakan akun pendaftaran yang sama. Pendaftar tidak perlu membuat akun pendaftaran lain. Sama halnya di website SSCASN, pendaftar harus melengkapi formulir pendaftaran onlinenya selengkap mungkin. Pastikan juga untuk mengupload dokumen-dokumen pendaftaran dengan benar. Periksalah beberapa kali pengisian formulir pendaftaran onlinemu sebelum menekan tombol submit.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Ikatan Dinas untuk Calon Praja IPDN

Tes Kemampuan Dasar

Pendaftar yang lolos dalam tahapan administrasi akan dihubungi untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya, yaitu tes kemampuan dasar. Tes kompetensi dasar akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test atau CAT. Tes Kompetensi Dasar meliputi 3 jenis tes, yaitu Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Intelektual Umum, serta Tes Karakteristik Pribadi. Untuk menghadapi tahapan seleksi ini, pendaftar dapat mendownload contoh soal-soal Tes Kompetensi Dasar di internet. Pendaftar sebaiknya memperbanyak berlatih mengerjakan soal-soal Tes Kompetensi dasar sebelum tes berlangsung.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Ikatan Dinas di POLTEKIP dan POLTEKIM

Tes Kemampuan Kerja

Tahapan seleksi selanjutnya adalah Tes Kemampuan Kerja. Dalam tahapan ini, pendaftar akan menghadapi 4 jenis tes, yaitu tes psikologi, tes kesehatan fisik, tes kesehatan jiwa, serta tes kesamaptaan. Untuk tes psikologi, pendaftar bisa mempersiapkan diri dengan mempelajari soal-soal psikotes di internet. Untuk tes kesehatan fisik dan kesehatan jiwa, pendaftar harus melakukan tes di Rumah Sakit. Pendaftar hanya perlu memastikan untuk mengkonsumsi makanan-makanan sehat serta olahraga dengan teratur sebelum tes kesehatan. Sementara untuk tes kesamaptaan atau tes fisik, pendaftar harus memperbanyak melakukan aktivitas fisik agar memiliki stamina yang baik pada saat tes berlangsung.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Perguruan Tinggi di Lingkungan Kementerian Perhubungan

Tes Wawancara

Tahapan terakhir adalah tes wawancara. Untuk menghadapi tes wawancara, sebaiknya pendaftar melakukan simulasi wawancara dengan meminta bantuan teman atau keluarga. Semakin sering pendaftar melakukan simulasi wawancara, akan semakin terbiasa pula pendaftar untuk berbicara di depan umum. Sehingga pada saat tes wawancara yang sebenarnya, pendaftar sudah terbiasa dan bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan pewawancara dengan percaya diri. Pada saat wawancara berlangsung, pendaftar juga harus memperhatikan etika. Artinya, bertindaklah dengan sopan, berbicara dengan bahasa yang formal, serta menatap mata pewawancara agar komunikasi terjalin dengan lancar.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Kuliah Ikatan Dinas di Politeknik Siber dan Sandi Negara

Pengumuman

Pengumuman kelulusan pendaftar beasiswa Sekolah Tinggi Intelijen Negara akan disampaikan melalui website resmi STIN. Pastikan untuk mengecek website lebih sering agar tidak ketinggalan pengumuman kelulusan.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Rencanamu untuk Kuliah S1 di Telkom University

Leave a Reply

Your email address will not be published.