Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Ikatan Dinas di POLTEKIP dan POLTEKIM

Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Ikatan Dinas di POLTEKIP dan POLTEKIM

Beasiswa ikatan dinas di POLTEKIP dan POLTEKIM merupakan program beasiswa untuk kuliah D4 atau Diploma 4. Program beasiswa ikatan dinas ini didanai oleh Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia. Beasiswa ini mencakup biaya seleksi serta biaya kuliah penuh. Selain dana beasiswa, setelah lulus para penerima beasiswa juga akan mendapatkan penempatan kerja. Jika kamu tertarik untuk menjadi salah satu taruna/taruni di POLTEKIP atau POLTEKIM, jangan lewatkan kesempatan ini. Untuk persiapan beasiswa lain, click disini.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Memastikan Jalur Pendaftaran

Jalur pendaftaran beasiswa ikatan dinas POLTEKIP dan POLTEKIM terbagi atas 4 jalur, yaitu jalur umum, jalur pegawai, jalur putra/putri asal Papua atau Papua Barat, jalur pegawai asal Papua atau Papua Barat. Jalur umum artinya jalur yang bisa didaftar oleh seluruh lulusan SMA/sederajat. Untuk jalur putra/putri Papua atau Papua Barat, pendaftar haruslah lulusan SMA/sederajat yang merupakan keturunan Papua atau Papua Barat asli. Untuk mendaftar jalur putra/putri Papua atau Papua Barat, pendaftar harus melampirkan KTP orang tua, akta kelahiran, serta surat keterangan dari lurah, desa, atau kepala suku. Untuk jalur pegawai, pendaftar haruslah pegawai negeri sipil atau PNS di lingkup Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia. Sedangkan untuk jalur pegawai asal Papua atau Papua Barat, pendaftar haruslah PNS di lingkup Kementerian Hukum dan HAM dan merupakan keturunan asli Papua atau Papua Barat.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Perguruan Tinggi di Lingkungan Kementerian Perhubungan

Mempersiapkan Dokumen-Dokumen Pendaftaran

Setelah memastikan jalur pendaftaran, langkah selanjutnya adalah mempersiapkan dokumen-dokumen pendaftaran. Dokumen-dokumen pendaftaran yang harus dipersiapkan meliputi, surat lamaran, Kartu Tanda Penduduk atau KTP, ijazah atau surat keterangan lulus, akta kelahiran, surat keterangan belum pernah menikah, surat pernyataan, dan foto. Pendaftar harus benar-benar memperhatikan dokumen-dokumen pendaftarannya, karena satu kesalahan kecil bisa saja berakibat fatal dan menggagalkan pada seleksi administrasi. Oleh karena itu, perhatikan detail-detail kecil dari dokumen-dokumen pendaftaranmu.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Kuliah Ikatan Dinas di Politeknik Siber dan Sandi Negara

Mengisi Formulir Pendaftaran Online

Setelah melengkapi semua dokumen-dokumen pendaftaran, langkah selanjutnya adalah mengisi formulir pendaftaran online. Formulir pendaftaran online bisa diakses di https://dikdin-daftar.bkn.go.id/akun. Langkah pertama adalah membuat akun pendaftaran dengan mengisi data diri berupa Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor Kartu Keluarga (KK), nama lengkap, serta tanggal lahir. Setelah memiliki akun pendaftaran, pendaftar bisa mulai melengkapi formulir pendaftaran onlinenya. Pada saat mengisi formulir, pastikan untuk melengkapinya selengkap mungkin. Pastikan juga untuk mengunggah dokumen-dokumen pendaftaran dengan benar. Jangan sampai salah unggah dokumen. Sebelum menekan tombol submit pendaftaran, pastikan untuk mengecek ulang pengisian formulir pendaftaran. Hal ini berguna untuk menghindari kesalahan-kesalahan pengetikan. Selain itu, jangan ragu untuk meminta bantuan orang lain, seperti teman atau keluarga untuk mereview formulir pendaftaran onlinemu.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Rencanamu untuk Kuliah S1 di Telkom University

Tes Kompetensi Dasar

Pendaftar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi akan dihubungi untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya, yaitu tes kompetensi dasar. Pada tes kompetensi dasar, pendaftar akan melakukan serangkaian tes tertulis seperti tes potensi akademik atau TPA. Untuk menghadapi tes kompetensi dasar, pendaftar bisa berlatih dengan mempelajari soal-soal TPA yang bisa didownload secara online. Pastikan untuk belajar berbagai pengetahuan dasar dan memperbanyak membaca buku, artikel, dan berita. Jangan ragu untuk meminta saran dari senior-senior yang pernah mengikuti tes kompetensi dasar dalam seleksi taruna/taruni.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Kaltim Tuntas

Tes Kesehatan

Pendaftar yang lolos di tes kompetensi dasar akan diminta untuk mengikuti tahapan selanjutnya, yaitu tes kesehatan. Sebagai calon taruna/taruni, kesehatan merupakan salah satu poin penting. Oleh karena itu, tes kesehatan selalu menjadi salah satu penilaian wajib dalam rangkaian seleksi. Sebelum tes kesehatan, pastikan untuk menjaga pola makan dan olahraga dengan teratur. Pada tes kesehatan, biasanya pendaftar akan tes darah, gigi, mata, dan berbagai tes kesehatan lainnya.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa S1 Tahfidz di Telkom University

Tes Kesamaptaan

Selain tes kesehatan, pendaftar beasiswa ikatan dinas POLTEKIP dan POLTEKIM juga akan melalui tes kesamaptaan. Tes kesamaptaan merupakan tes fisik. Jika tes kesehatan dilakukan untuk mengetahui seberapa sehat calon taruna/taruni, maka tes kesamaptaan dilakukan untuk mengetahui seberapa kuat stamina dari calon taruna/taruni. Pada tes kesamaptaan, pendaftar akan dites untuk melakukan berbagai aktivitas fisik, seperti lari, push-up, sit-up, pull-up dan berbagai tes lainnya. Beberapa pekan sebelum tes kesehatan dilakukan, perbanyaklah aktivitas-aktivitas fisik agar staminamu semakin baik. Namun, hindari melakukan aktivitas yang berat di beberapa hari terakhir sebelum tes. Hal ini dilakukan untuk menghindari cedera atau kelelahan sebelum tes kesamaptaan.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Program Beasiswa Unggulan UISI

Psikotes

Selain tes pengetahuan, tes kesehatan, dan tes fisik, pendaftar juga akan melalui psikotes. Psikotes merupakan tes yang dilakukan untuk mengetahui kepribadian atau karakter seseorang. Psikotes beasiswa ikatan dinas POLTEKIP dan POLTEKIM dilakukan dalam dua jenis tes, yaitu tes tertulis dan wawancara. Untuk mempersiapkan diri, pendaftar bisa mempelajari tips dan trik yang tersedia di youtube ataupun media lainnya. Selama psikotes, pendaftar hanya perlu jujur. Artinya, pendaftar tidak perlu memikirkan jawaban yang benar atau salah. Karena pada psikotes, yang dinilai adalah karakter. Jadi, pendaftar hanya perlu jujur, menjadi diri sendiri, serta tidak perlu mengada-ada.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Semua Sekolah

Wawancara, Pengamatan Fisik dan Keterampilan

Setelah dinyatakan lolos psikotes, pendaftar akan dihubungi untuk mengikuti tahapan seleksi terakhir, yaitu wawancara, pengamatan fisik, dan keterampilan. Pada tes wawancara, pendaftar harus percaya diri dan mampu meyakinkan pewawancara. Sebelum tes wawancara berlangsung, pendaftar bisa melakukan simulasi wawancara dengan bantuan teman maupun keluarga. Selain itu, pendaftar juga bisa menonton tips dan trik wawancara di youtube untuk memantapkan persiapan. Selama wawancara berlangsung, pastikan untuk bertindak responsif, aktif, jujur, dan selalu menatap mata pewawancara. Untuk tes pengamatan fisik, pendaftar akan diukur tinggi dan berat badan, tes penglihatan, tes buta warna, serta tes tato. Selain itu, pihak beasiswa juga biasanya menghadirkan tim kesehatan untuk memeriksa riwayat operasi, riwayat patah tulang, serta cacat fisik. Sedangkan untuk tes keterampilan, pendaftar akan diminta untuk menunjukkan keterampilan atau bakat yang dimiliki. 

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa APERTI BUMN

Pengumuman

Pengumuman kelulusan pendaftar beasiswa ikatan dinas POLTEKIP dan POLTEKIM akan disampaikan pada November 2020. Pengumuman akan disampaikan melalui website resmi pendaftaran beasiswa ikatan dinas di https://dikdin.bkn.go.id/. Pastikan untuk mengecek website lebih sering agar tidak ketinggalan pengumuman kelulusan.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Adaro untuk Mahasiswa S1 Dalam Negeri

Leave a Reply

Your email address will not be published.