Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Ikatan Dinas di STIS

Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Ikatan Dinas di STIS

STIS atau Sekolah Tinggi Ilmu Statistika atau yang juga sering disebut dengan Politeknik Statistika menyediakan program beasiswa ikatan dinas kepada 600 calon mahasiswa baru. Beasiswa yang diberikan berupa biaya kuliah serta adanya ikatan dinas untuk menjadi Aparatur Sipil Negara atau ASN. Setelah lulus kuliah, para penerima beasiswa akan ditugaskan di Badan Pusat Statistika (BPS) di seluruh Indonesia. Wow, keren kan? Dapat beasiswa sekaligus langsung menjadi ASN. Jika kamu tertarik untuk mendaftar program beasiswa ini, sebaiknya baca dulu cara mendaftar dan mendapatkan beasiswa ikatan dinas di STIS berikut ini: Untuk persiapan beasiswa lain, click disini.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Mempersiapkan Dokumen-Dokumen Pendaftaran

Dokumen-dokumen pendaftaran merupakan hal paling awal yang harus dipersiapkan dalam proses pendaftaran. Dengan mempersiapkan dokumen-dokumen pendaftaran lebih awal, tentunya pendaftar memiliki lebih banyak waktu untuk beralih ke tahapan selanjutnya. Sehingga persiapan pendaftaran menjadi jauh lebih matang. Dokumen-dokumen pendaftaran yang perlu dipersiapkan meliputi, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), ijazah atau surat keterangan lulus, rapor atau transkrip nilai, serta foto.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Ikatan Dinas untuk Calon Praja IPDN

Mengisi Formulir Pendaftaran Online

Setelah melengkapi dokumen-dokumen pendaftaran, pendaftar bisa mulai mengisi formulir pendaftaran online. Formulir pendaftaran online dapat diakses di https://sscasn.bkn.go.id/. Langkah pertama adalah membuat akun pendaftaran dengan mengisi data diri berupa Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor Kartu Keluarga (KK), nama lengkap, serta tanggal lahir. Setelah memiliki akun pendaftaran, pendaftar bisa mulai melengkapi formulir pendaftaran onlinenya. Pastikan untuk mengisi formulir pendaftaran online selengkap mungkin.

Setelah mengisi formulir pendaftaran online di website SSCASN, pendaftar juga harus mengisi formulir pendaftaran online di website resmi STIS di https://spmb.stis.ac.id/. Pendaftar hanya perlu melengkapi formulir pendaftaran onlinennya selengkap mungkin. Pastikan juga untuk mengupload dokumen-dokumen pendaftaran dengan benar. Sebelum menekan tombol submit pendaftaran, pastikan untuk mengecek kembali pengisian formulir pendaftaran, jangan sampai ada kesalahan-kesalahan pengetikan.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Ikatan Dinas di POLTEKIP dan POLTEKIM

Membayar Biaya Seleksi

Langkah selanjutnya adalah membayar biaya seleksi sebesar 300.000 Rupiah. Pembayaran dapat dilakukan melalui Bank BRI dengan membawa kode pembayaran yang dapat dilihat pada formulir pendaftaran. Pastikan untuk membayar sebelum batas waktu pembayaran berakhir. Jangan sampai kamu gagal sebelum mengikuti seleksi hanya karena telat membayar biaya seleksi. Jadi, pastikan untuk mencermati batas akhir pembayaran biaya seleksi.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Perguruan Tinggi di Lingkungan Kementerian Perhubungan

Tes Kompetensi Dasar

Pendaftar yang lolos dalam seleksi administrasi akan dihubungi untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya, yaitu tes kompetensi akademik. Tes kompetensi akademik merupakan tes untuk mengetahui kemampuan akademik pendaftar. Tes kompetensi dasar akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test atau CAT. Kamu tidak perlu khawatir untuk menghadapi tes kompetensi dasar karena ada banyak soal-soal tes yang bisa kamu download di internet. Pastikan kamu sering berlatih dan memperbanyak membaca.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Kuliah Ikatan Dinas di Politeknik Siber dan Sandi Negara

Tes Potensi Akademik

Tahapan seleksi selanjutnya adalah tes potensi akademik khusus untuk mata pelajaran matematika. Hal ini dilakukan karena jurusan statistika membutuhkan keahlian dalam pelajaran matematika. Oleh karena itu, pendaftar harus benar-benar berlatih sebelum tes potensi akademik. Pendaftar bisa mendownload soal-soal TPA khusus matematika di internet sebagai bahan pelajaran. Selain itu, jangan ragu untuk meminta saran dari senior-senior yang pernah mengikuti tes masuk STIS.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Rencanamu untuk Kuliah S1 di Telkom University

Tes Kesehatan dan Tes Kebugaran

Tahapan seleksi selanjutnya adalah tes kesehatan dan tes kebugaran. Tes kesehatan selalu menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan lolos atau tidaknya seorang pendaftar. Hal ini disebabkan, pihak beasiswa ikatan dinas STIS mencari calon mahasiswa yang tidak hanya unggul di bidang akademik tapi juga memiliki kesehatan yang mumpuni, baik secara fisik maupun mental. Dengan kesehatan yang baik, para penerima beasiswa tentunya bisa melaksanakan proses pendidikannya dengan lancar.

Tes kesehatan yang dilakukan biasanya berupa tes darah, gigi, mata, serta riwayat cedera atau patah tulang. Selain tes kesehatan, pendaftar juga harus mengikuti tes kebugaran. Pada tes ini, pendaftar akan dites stamina fisiknya. Pendaftar akan diminta untuk melakukan berbagai aktivitas fisik seperti lari, push-up, sit-up, serta berbagai jenis aktivitas fisik lainnya. untuk menghadapi tes kebugaran, pendaftar sebaiknya memperbanyak latihan fisik sebelum tes kebugaran berlangsung.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Kaltim Tuntas

Pengumuman

Pengumuman kelulusan pendaftar beasiswa ikatan dinas STIS akan disampaikan melalui website resmi SSCASN atau di website resmi STIS.  Pastikan untuk mengecek website lebih sering agar tidak ketinggalan pengumuman kelulusan.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa S1 Tahfidz di Telkom University

Leave a Reply

Your email address will not be published.