Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Utusan Daerah S1 di IPB

Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Utusan Daerah S1 di IPB

Beasiswa Utusan Daerah (BUD) merupakan beasiswa yang sekaligus jalur pendaftaran mahasiswa baru di Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk program Sarjana (S1). Beasiswa BUD terbilang cukup unik karena kandidat beasiswa harus merupakan kandidat yang didaftarkan oleh badan kepemerintahan (pusat atau daerah), perusahaan, atau lembaga swasta. Instansi yang mendaftarkan kandidat lah yang akan memberikan beasiswa. Nantinya instansi tersebut harus bersedia membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 500 ribu, biaya pendidikan sebesar Rp 15 juta per semester, biaya pengembangan institusi, biaya asrama sebesar Rp 1,4 juta (hanya untuk tahun pertama), biaya iuran BPJS, dan biaya penunjang pendidikan lainnya (biaya hidup, biaya buku, biaya riset, disesuaikan oleh kemampuan instansi masing-masing).

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Beasiswa BUD membuka kesempatan pendaftaran setiap tahun pada saat penerimaan calon mahasiswa IPB. Tujuan beasiswa ini adalah agar mahasiswa yang menjadi kandidat beasiswa kembali ke daerah dan membantu perkembangan daerah masing-masing setelah lulus. Tahun ini, beasiswa BUD membuka pendaftaran sejak tanggal 9 Maret 2020 hingga 30 Mei 2020. Jadi bagi kamu yang berminat, kamu masih punya kesempatan untuk mendaftar. Nah, untuk kamu yang masih bingung perihal bagaimana pendaftaran serta ingin tahu cara mendapatkan beasiswa BUD, kamu bisa menyimak artikel kali ini. Di artikel ini akan dijelaskan hal yang perlu kamu perhatikan sekaligus cara mendaftar dan mendapatkan beasiswa utusan daerah. Untuk info beasiswa lain, silahkan click disini.

Baca juga: Beasiswa DataPrint untuk SMP SMA D3 D4 dan S1 Dalam Negeri

Calon Penyandang Dana

Calon penyandang dana atau instansi yang bersedia membiayai beasiswa adalah hal pertama yang harus kamu perhatikan. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, instansi ini bisa berupa lembaga kepemerintahan (pusat atau daerah), perusahaan, atau swasta.  Instansi ini nantinya juga akan berperan merekomendasikan kamu sebagai calon kandidat beasiswa BUD. Tidak menutup kemungkinan kamu akan melalui serangkaian tes dari instansi tersebut sebelum menjadi kandidat yang akan direkomendasikan. Lalu bagaimana cara mendapat penyandang dana? Jika kamu berminat mengikuti jalur BUD, kamu dapat mencoba menghubungi dinas pendidikan daerah/pemda setempat atau perusahaan swasta yang ada di daerah untuk mencari peluang menjadi sponsor/penyandang dana.

Instansi yang bersedia menyandang dana beasiswa BUD juga tidak bisa langsung memasukkan rekomendasi. Pertama-tama, instansi menerima surat penawaran kerja sama dari IPB. Jika instansi bersedia, maka instansi dapat membuat surat resmi permohonan kerjasama sebagai calon mitra atau datang langsung ke IPB. Setelah itu, instansi tersebut akan melakukan serangkaian proses kesepakatan sebagai calon penyandang dana beasiswa dan disetujui oleh pihak IPB. IPB akan membuka akun calon mitra untuk calon mitra mengisi data dan formulir komitmen beasiswa. Formulir tersebut dicetak dan ditempel materai senilai 6 ribu lalu dikirim ke IPB. Jika formulir telah diverifikasi dan pendaftaran telah dibayar, pihak penyandang dana akan diberikan akses untuk merekomendasikan calon mahasiswa sekaligus mengisi biodata calon mahasiswa. Jika kamu ingin mengetahui lembaga mana saja yang telah menjadi penyandang dana untuk BUD, silahkan click disini.

Baca juga: Beasiswa Utusan Daerah untuk Mahasiswa S1 Lulusan SMA Sederajat

Seleksi dari Mitra Beasiswa BUD

Instansi atau mitra IPB yang telah bersedia mendanai kandidat beasiswa BUD akan mengadakan penjaringan atau penyeleksian untuk kandidat yang mereka biayai. Setiap mitra memiliki ketentuan tersendiri, tergantung dari pihak mitra tersebut. Bisa jadi akan ada serangkaian seleksi tes tertulis hingga wawancara, atau justru mitra tersebut hanya menyeleksi kandidat berdasarkan nilai rapor SMA. Informasi ini bisa kamu dapat dari lembaga mitra tersebut. Jika kepemerintahan daerahmu menjadi mitra IPB untuk beasiswa BUD, maka kamu dapat menanyakan ketentuan dan proses penyeleksian yang mereka pakai untuk dapat menjadi kandidat yang direkomendasikan. Namun, beasiswa BUD memiliki persyaratan yang harus dimiliki semua calon kandidat, yaitu: maksimal berusia 25 tahun, nilai rapor minimal 70.00 selama 5 semester pertama (untuk matapelajaran matematika, fisika, kimia, dan biologi), sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba, dan bersedia tinggal di asrama pada tahun pertama.

Baca juga: Beasiswa Kementerian Kominfo untuk S2 Dalam Negeri

Verifikasi Data

Jika kamu telah diterima oleh salah satu instansi mitra IPB untuk menjadi kandidat beasiswa BUD, maka langkah selanjutnya yang akan kamu lakukan adalah verifikasi data. Data dan profilmu memang seharusnya telah diinput oleh mitra IPB yang akan membiayai kamu. Kamu hanya tinggal memverifikasi data tersebut. Jika ada data atau nilai rapor yang salah, maka kamu dapat melapor ke pihak mitra. Pihak mitra lah akan memperbaiki dan mengedit data atau nilai yang tidak sesuai tersebut. Lalu kamu akan dipersilahkan memilih program studi dan mengunggah foto berwarna dengan maksimal ukuran 5Mb. Setelah itu, pihak mitra IPB lah yang akan melakukan approval/penyelesaian data pendaftaran. Perlu diingat, begitu pedaftaran selesai, kamu tidak bisa lagi merubah data jika masih ada yang salah. Maka sebaiknya kamu melakukan verifikasi data dengan teliti. Nah, jika proses data pendaftaran telah selesai, mitra/ penyandang dana menyerahkan kartu peserta jalur BUD 2020 pada kandidat.

Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa XL Future Leaders

Seleksi Berkas

Proses selanjutnya adalah proses penyeleksian berkas calon mahasiswa. Proses ini berlangsung tanggal 15 sampai 20 Juni 2020. Pada proses ini akan dipilih kandidat terbaik yang bisa diterima sebagi calon mahasiswa melalui jalur BUD. Jika ditemukan berkas atau data yang tidak sesuai, kamu otomatis gagal. Maka dari itu sangat penting memeriksa dengan seksama data (terutama nilai rapor). Hasil seleksi ini akan diumumkan pada tanggal 6 Juli 2020 jam 16.00 WIB. Kamu dapat mengetahui hasilnya disini.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa CIMB Asean

Registrasi Online dan verifikasi Berkas

Jika kamu menerima kabar baik dan berhasil menjadi kandidat beasiswa BUD, selanjutnya kamu dapat melakukan registrasi online. Registrasi ini berlangsung pada tanggal 7 hingga 18 Juli 2020. Prosedur registrasi online nanti akan diberitahukan lebih lanjut oleh pihak IPB. lalu, langkah selanjutnya adalah verifikasi berkas yang diadakan padang tanggal 22 Juli 2020.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Cargill Global Scholar

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published.