Cara Mendaftarkan dan Mendapatkan Beasiswa PSB UII

Cara Mendaftarkan dan Mendapatkan Beasiswa PSB UII

UII atau Universitas Islam Indonesia adalah universitas yang terletak di Yogyakarta dan merupakan salah satu universitas swasta terbaik di Indonesia. Bahkan berdasarakan QS, UII masuk dalam rangking 500 besar perguruan tinggi terbaik di Asia. UII memang menyediakan berbagai fasilitas bagi mahasiswanya, yaitu seperti pusat pengembangan riset, pusat studi Islam, pusat studi kota hijau, dan masih banyak lagi. Nah, perguruan tinggi bergengsi ini rutin membuka beasiswa Penelusuran Siswa Berprestasi (PSB). Bagi kamu yang bermimpi melanjutkan studi di UII bisa mencoba mendaftar melalui jalur PSB ini. Pendaftaran jalur beasiswa PSB saat ini sudah dibuka, dan akan di tutup pada pertengahan atau akhir Juli. Tapi, sebelum melakukan pendaftaran, ada baiknya kamu menyimak pemaparan cara mendaftar dan mendapatkan beasiswa PSB berikut ini. Untuk info beasiswa lain, silahkan click disini.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Memperhatikan Kategori Beasiswa

Beasiswa PSB memiiki 3 Kategori. Sertiap kategori ditujukan kepada mahasiswa dengan latarbelakang yang berbeda. Kategori pertama adalah kategori pondok pesantren UII. Seperti namanya, jalur ini ditujukan kepada calon mahasiswa lulusan pondok pesantren. Lulusan yang dicari adalah lulusan dengan nilai rata-rata minimal 85. Selanjutnya ada kategori duafa. Calon pendaftar UII yang berasal dari keluarga kurang mampu dapat mencoba jalur ini. Status keluarga kurang mampu tersebut bisa dibuktikan dengan KIP Kuliah (bagi yang memiliki), atau surat keterangan tidak mampu danri kepala desa/kecamatan. Bahkan, kemungkinan, pihak UII akan melakukan pemeriksaan kondisi keluarga secara langsung. Terakhir ada kategori atlet dan juara seni. UII membuka kategori ini sebagai bentuk apresiasi calon mahasiswa dengan prestasi di luar ranah akademik. Jika kamu seorang atlet atau juara seni tingkat nasional, kamu bisa mencoba pendaftaran melalui kategori ini.

Baca juga: Beasiswa Penelusuran Siswa Berprestasi untuk Kuliah S1 dan D3 di UII

Memperhatikan Persyaratan

Setelah memilih kategori yang paling cocok dengan kamu, kamu bisa mulai mempersipakan persyaratan yang kamu butuhkan. Ketiga kategori PSB memiliki nilai rata-rata rapot dengan standar sendiri. Pendaftar kategori duafa dan lulusan pondok pesantren harus memiliki nilai rata-rata sebesar 85 dalam skala 100. Sedang kan untuk kategori altet dan juara seni menetapkan nilai standar yang lebih rendah, yaitu 70 dalam skala 100.

Ketiga kategori PSB memiliki persyaratan khusus. Pendaftar kategori duafa harus mempersipakan KIP Kuliah atau surat keterangan tidak mampu dari kepala desa/kelurahan. Selain itu, kamu juga diharapkan mempersiapkan salinan pembayaran listrik bulan terakhir. Nah, bagi pendaftar kategori pondok pesantren kamu SKKB dari sekolah atau SKCK dari polri. Dokumen lain yang harus kamu persiapkan adalah surat keterangan kamu berasa diperingkat 5 besar, lalu surat keterangan sehat, serta sertifikat TOEFL (Inggris) atau TOAFL (Arab). Kandidat yang menyertakan piagam atau sertifikat prestasi bisa mendapat nilai tambah.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa S2 di Skoltech Rusia

Lantas, kandidat dengan Atlet dan juara seni bisa mempersiapkan persiapan dokumen berdasarkan prestasi yang mereka raih. Pendaftar kategori ini bisa menyertakan piagam atau pemenang juara 1 hingga 3. Kejuaraan yang diikuti minimal harus dalam tingkat regional dengan peserta yang minimal berasal dari 5 provinsi. Keaslian dokumen bisa dibuktikan dengan legalisasi dinas pendidikan dan kebudayaan. Atau dokumen bisa diperiksa oleh petugas PMB dengan menunjukkan dokumen asli. Bagi atlet diharapkan dapat menyertakan surat rekomendasi dari pelatih yang terlah bersertifikasi.

Baca juga: 5 Fakta Unik dan Menarik Beasiswa APERTI BUMN

Mengisi Surat Asesmen Diri

Surat asesmen diri adalah dokumen wajib bagi pendaftar. Surat ini berisi kolom yang menanyakan keterangan informasi pribadi kamu, seperti anggota keluarga, riwayat pendidikan, daftar prestasi, hingga riwayat organisasi. Pada surat ini kamu juga diminta menyebutkan kekuatan, kelemahan, serta keahlian utama yang kamu miliki. Selain itu, juga ada bagian esai yang menanyakan alasan memilihan jurusan yang kamu pilih, rencana kamu setelah lulus S1, dan alasan kelayakan kamu menerima beasiswa PSB. Dalam menjawab pertanyaan pertanyaan pada asesmen diri, pastikan kamu menjawab dengan jujur dan apa adanya. Dalam manulis esai, kamu bisa menyusun jawaban terlebih dulu lantas meminta pendapat ornag lain tentang jawaban yang berikan. Pastikan kamu mengutarakan jawabanmu dengan jelas, ya.

Baca juga: Fakta Unik Beasiswa Rumania Government

Menulis Esai

Kamu, pendaftar kategori pondok pesantren juga harus mempersiapkan dua buah esai. Esai tersebut masing-masing berjudul ‘Sukses Tebesar dalam Hidupku’ dan ‘Peranku untuk Umat’. Manulis esai bisa menjadi hal yang tidak mudah. Maka dari itu kamu bisa mulai dengan mempelajari berbagai contoh yang ada di internet. Setelah itu kamu bisa mulai menyusun kerangka esai yang ingin kamu tulis. Akan lebih baik jika kamu minta bimbingan ustazh atau ustazah kamu. Atau bahkan, jika memungkinkan, kamu bisa menghubungi kakatingkat atau kenalan yang pernah lulus kategori ini. Jika memungkinkan kamu bisa minta pendapat dan daran dari kakak alumni tersebut.

Baca juga: Penjelasan Persyaratan Dokumen Beasiswa Romanian Government

Melakukan Pendaftaran

Sebelum lanjut ke pendaftaran beasiswa PSB, kamu harus membuat akun UII di portal admisi. Setelah itu kamu akan menerima Nomor induk Utama untuk log in portal admisi. Nah, baru kamu bisa melakukan pendaftaran beasiswa PSB dengan memilih pola seleksi PSB secara online pada menu ‘Beli Formulir’. Lalu kamu bisa memilih program studi dan mengisi data diri dan prestais sesuai dengan kategori yang kamu pilih. Jika sudah selesai kamu akan menerima nomer tagihan.

Pendaftaran jalur beasiswa PSB memang menarik biaya. Bagi kandidat yang dalah satu pilihan prodinya pendidikan dokter, maka kamu harus membayar uang pendaftaran sebesar Rp. 500 ribu. Sedangkan kandidat tanpa pilihan program studi dokter membayar Rp. 300 ribu, dan untuk kandidat duafa cukup membayar sebesar Rp. 50 ribu. Pembayaran dapat dilakukan di Bank Mandiri, Bank Syariah Mandiri, Bank BPD DIY, Bank Muamalat, dan Bank Bukopin. Kamu cukup menyebutkan nomer tagihan pada teller, dan kamu bisa melakukan pembayaran.

Baca juga:Pengalaman Mendapatkan Beasiswa Romanian Government Scholarship

Setelah itu, kamu log in ke portal admisi dan mengisi data prestasi, serta mengunggah seluruh dokumen persyaratan sesuai kategori yang kamu pilih. Selesai melakukan langkah-langkah tersebut, kamu hanya perlu menunggu hasil seleksi administrasi. Perlu diingat, deadline pendaftaran dan pengumpulan berkas kategori pondok pesantren serta atlet dan juara adalah 15 Juli 2020. Sedangkan untuk jalur duafa, deadlinenya adalah 29 Juli 2020.

Baca juga: Penjelasan Persyaratan Beasiswa Russian Government

Mengikuti Tahap Peseleksian

Setiap kategori beasiswa PSB memiliki tahapan penyeleksian yang berbeda seletelah seleksi administrasi. Untuk kategori duafa, kamu cukup mengikuti seleksi berkas dan peninjauan langsung. Namun, jika salah satu prodi yang kamu pilih adalah program studi kedokteran, kamu akan melewati ujian tahap 2 pada awal bulan Agustus. Jika kamu kandidat pendaftar kategori pondok pesantren, setelah lolos administrasi, kamu harus mengikuti ujian kemampuan bahasa Arab dan Inggris. lalu, jika lolos uji kemampuan bahasa, kamu akan diwawancara. Dan jika lolos wawancara, kamu bisa melakukan registrasi ulang.

Baca juga: Keuntungan Menjadi Penerima Beasiswa Romanian Government

Bagi kandidat beasiswa atlet dan juara seni, kamu diminta untuk membuat video untuk menunjukkan keterampilan yang kamu miliki. Kamu bsia membuat video dimana kamu mempraktikkan keahlian atau bakat serta prestasi yang kamu miliki. Lantas, kamu akan diberitahukan untuk seleksi wawancara. Dan jika lolos, maka kamu bisa melakukan registrasi ulang. Seluruh tahap penyeleksian dilakukan secara online. Seleksi wawancara akan dilakukan memalui ZOOM. Nah, langkah terakhir dari semua seleksi tersebut adalah verifikasi dokumen. Verifikasi dokumen berupa mahasiswa menandatangani kontrak beasiswa dengan UII, tanpa diwakili. Namun, karena bencana pandemi, verifikasi ditunda hingga kondisi memungkinkan, dan mahasiswa dapat datang langsung ke kampus.

Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa Karya Salemba Empat (KSE)

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published.