Cara mendapatkan LoA

LoA (Letter of Acceptence)

 

LoA atau letter of Acceptance adalah sebuah surat dari universitas sebagai bukti bahwa kamu sudah diterima di universitas tersebut, nama lain dari LoA adalah letter of offer. LoA sering menjadi salah satu syarat beberapa beasiswa. Namun, tidak semua beasiswa menjadikan LoA sebagai syarat wajib. Setidaknya ada dua jenis LoA di dunia akademisi yaitu LoA Unconditional dan LoA conditional.

Baca juga:
3 hal penting untuk meraih beasiswa
Jasa Penerjemah Tersumpah

LoA unconditional atau LoA tak bersyarat adalah sebua LoA yang menunjukkan bahwa kamu sudah resmi menjadi mahasiswa di kampus tersebut dan kamu sudah memenuhi semua persyaratan yang dibutuhkan. Kamu hanya menunggu waktu saja untuk masuk saja. Sedangkan, LoA bersyarat adalah LoA yang menyatakan bahwa kamu diterima di universitas tersebut, namun masih ada syarat yang belum kamu penuhi seperti sertifikat bahasa. Memang sertifikat bahasa menjadi salah satu syarat yang lumayan menantang untuk dipenuhi. Selain faktor belum mencapai target nilai yang disyaratkan, biaya juga menjadi salah satu faktor yang sering menghambat. Seperti IELTS yang satu kali official test membutuhkan dana 2.8 – 3 juta.

Baca juga: tips wawancara agar berkesan

Perlu diingat bahwa kampus-kampus luar negeri memang banyak mengeluarkan LoA, tapi kampus dalam negeri sendiri ada beberapa kampus yang tidak mengeluarkan LoA. Tapi jangan khawatir, biasanya Surat Keputusan pengumuman diterima kampus juga dapat menjadi pengganti sah LoA. Sebaiknya konfirmasi ke pihak kampus terlebih dahulu apakah kampus menyediakan LoA atau tidak.

Baca juga: Soal grammar Bahasa Inggris

Cara mendapatkan LoA antara kampus dalam negeri dan luar negeri cukup berbeda. Kampus dalam negeri akan mengadakan seleksi masuk seperti saat kamu ingin mengambil S1. Biasanya testnya berupa TPA dan Bahasa Inggris, ada juga beberapa kampus yang menambahkan dengan tes wawancara. Setelah semua proses tersebut, akan ada pengumuman berupa surat keputusan tentang siapa saja yang diterima. Surat keputusan inilah yang dapat digunakan sebagai pengganti LoA jika kampus tidak mengeluarkan LoA. Namun, beberapa kampus seperti UPI (Universitas Pendidikan Bandung) mengeluarkan LoA yang langsung dapat diunduh di website saat pengumuman siapa saja yang diterima.

Baca juga: Tanya jawab tentang essay kontribusi LPDP

Disisi lain, Kampus-kampus luar negeri memiliki banyak cara untuk memberikan LoA kepada calon mahasiswanya. Salah satunya mirip dengan di Indonesia. Artinya kamu harus mengikuti tes seleksi masuk terlebih dahulu. Namun, ada kampus yang kamu cukup apply di website resminya. Isi formulir pendaftaran dan lengkapi semua yang diminta. Jika kamu diterima atau qualified, LoA akan dikirim ke kamu via email.

Selain dua cara di atas, LoA kadang bisa didapatkan dengan mudah misal mendapatkan dari dosen karena kamu adalah mahasiswa yang aktif penelitian dengan dosen tersebut, penelitian kamu sama dengan dosen tersebut, atau kampus memberikan LoA langsung kepada mahasiswanya. Biasanya, Mahasiswa yang mendapatkan LoA secara cuma-cuma tersebut adalah mahasiswa yang memiliki track record akademis bagus. Kamu juga bisa persiapkan dari sekarang.

Jika ada yang mau ditanyakan, tinggalkan di kolom komentar!

Baca juga:
Beasiswa fulbright
Beasiswa Turki
Beasiswa Stuned Belanda

Please follow and like us:
Follow by Email
Facebook
Twitter
INSTAGRAM

13 thoughts on “Cara mendapatkan LoA

  1. Sams says:

    btw…kak alamat office detailnya dmn kak?? sepertinya d Pare Kediri ya….mungkin nama officenya bgtu….karena saya sdg mengambil Ielts nihh kak d kamp. Inggris…jd biar bisa diskusi lbh mudah bgtu,,hehehe

  2. I have interest in this, cheers.

  3. Piya says:

    Oya kak, semisal udah dapet LoA tapi kita gak jadi buat kuliah disana karena gak keterima beasiswanya itu gimana ya?

    1. imam says:

      gak jadi masalah ka. Jadi LoA nya hangus
      cuman sebaiknya memberikan pemberitahuan kepada kampus yang bersangkutan

  4. Wiyanti says:

    Ka untuk mendapatkan loA Dari dosen itu. Kita harus mempunyai dosen Dari university yg Kita tuju ?

    1. imam says:

      iya ka. Biasanya jepang ada kayak gitu.

  5. Sukmayanti says:

    Ka, mau nanya mengenai LoA bersyarat. Pada penjelasn diatas dikatakan ada dua jenis LoA yaitu yg tdk bersyarat dgn yang bersyarat. Dikatakan diatas bahwa LoA yang bersyarat diberika apabila ada pensyaratan yang belum di penuhi seperti sertifikat bahasa. Apakah ini maksudnya kita ad kemungkinan lolos tanpa sertifika toefl atau IELS?
    Mohon penjelasannya ka

  6. Risman says:

    Assalamualaikum ka imam…
    Jadi gini kak,, untuk dapat info detail mata kuliah sampai sks/per semester d.kampus tujuan itu dpt.x dari mana..??
    Krna klaw buka d.website kampus hampir sulit d.temukan..

    1. imam says:

      biasanya ada di website resmi kampus ka

  7. Anonymous says:

    Kak..adikku ingn lnjut S2 tpi cm punya IPK 3,05..
    apa mmungkinkn untk dftr LPDP
    mksih

    1. imam says:

      Bisa banget ka
      minimal IPK 3.00 untuk jalur regular

  8. Nao says:

    kak, saya sudah keterima jalur snmptn di astu universitas, dan ingin ambil beasiswa ug salah satu syaratnya pakai LoA. terus itu ngambil LoA nya ke universitas ada berkas yg diperlukan lagi atau gimana ya kak? atau saya nda harus ujian ujian lagi untuk dapetin LoA nya kan?

    1. imam says:

      Tidak ada ka
      kaka cukup minta LoA atau surat keterangan lulus

Leave a Reply

Your email address will not be published.