Fakta Unik Beasiswa Sawit Indonesia

Fakta Unik Beasiswa Sawit Indonesia

Beasiswa Sawit adalah beasiswa BPDP-KS Indonesia. Beasiswa ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja profesional berkarakter di lingkungan perkebunan kelapa sawit. Dengan dikoordinasi oleh alpensi, keenam lembaga penyelenggara beasiswa pendidikan sawit kembali membuka pendaftaran. Melalui beasiswa sawit Indonesia kamu bisa memperoleh pendidikan gratis bidang persawitan. Salain itu, kamu juga bisa mendapatkan kauntungan lain, seperti: biaya asrama, biaya transportasi, dan lain-lain. Bagi kamu yang tertarik, kamu bisa mulai mempersiapkan persyaratan yang diperlukan, dan melakukan pendaftaran sebelum 31 Juli 2020. Nah, sambil melakukan persiapan, kamu bisa membaca artikel ini untuk menambah pengetahuan terkait beasiswa sawit Indonesia. Untuk info beasiswa lain, silahkan click disini.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Khusus untuk Putra dan Putri Lingkungan Kelapa Sawit

Fakta yang satu ini juga merupakan salah satu persyaratan utama yanng harus dimiliki pendaftar beasiswa sawit Indonesia. Persyaratan tersebut adalah pendaftar harus merupakan anak dari pekerja di lingkungan sawit. Beasiswa ini memang ditujukan kepada mereka yang bekerja di lingkungan perkebunan maupun pabrik kelapa sawit, seperti putra/putri pekebun kelapa sawit, buruh kebun, buruh pabrik, pengurus koperasi/lembaga perkebunan, tenaga/petugas pendamping, dan fasilitator. Tidak hanya itu, beasiswa sawit Indonesia juga bisa didaftarkan oleh ASN atau disebut juga aparatur sipil negara. Tentu saja ASN yang diperbolehkan mendaftar adalah ASN yang bekerja di perkebunan kelapa sawit.

Baca juga: Beasiswa Sawit Indonesia untuk Kuliah D1 D3 dan D4

Memiliki Dua Jalur

Sebelumnya telah disinggung persyaratan utama beasiswa sawit. Berdasarkan persyaratan tersebut, beasiswa sawit Indonesia membuka dua kategori atau memiliki 2 jalur pendaftaran. Jalur pertama adalah jalur umum yang dapat diikuti pendaftar lulusan SMA sederajat tahun 2018 hingga 2020, dan merupakan anak pegawai sekitar lingkungan perkebunan kelapa sawit. Jalur kedua adalah jalur ASN (Aparatur Sipil Negara) yang ditujukan kepada ASN pekebunan kelapa sawit namun berumur tidak lebih dari 28 tahun. Sebelum mendaftar kamu perlu mempersiapkan surat keterangan bahwa kamu merupakan putra/putri pekerja di kelapa sawit atau merupakan ASN lingkungan perkebunan kelapa sawit. Bagi kamu yang orang tuanya merupakan pegawai atau buruh di lingkungan perkebunan kelapa sawit, kamu bisa melampirkan surat keterangan dari kepala desa/kelurahan. Sedangkan untuk ASN, kamu bisa menyertakan surat keputusan PNS atau surat PPPK.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Sawit Indonesia

Cakupan Beasiswa yang Banyak

Beasiswa yang didapat kandidat beasiswa sawit Indonesia terbilang cukup banyak. Kamu bisa memperoleh beasiswa pendidikan penuh untuk jenjang D1, D3, dan D4. Biaya pendidikan tersebut didukung oleh bantuan biaya hidup perbulan hingga biaya buku kuliah. Tidak hanya itu, kamu juga akan menpadat tiket pesawat gratis jika kuliah di luar daerah. Selama kuliah kamu juga akan disediakan akomodasi. Pada tahun pertama kamu mungkin akan tinggal di asrama. Lantas selanjutnya kamu kemungkinan dipindah ke kost. Semua hal tersebut bisa kamu nikmati gratis, lo. Jadi kamu tidak perlu lagi khawatir untuk masalah biaya pendidikan. Beasiswa ini memang mengharapkan kandidatnya untuk fokus menuntut ilmu. Nah, setelah lulus, kamu akan mendapatkan kesempatan magang di perusahaan.

Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa PPA

Memiliki Enam Universitas Mitra

Beasiswa sawit Indonesia bekerjama dengan enam perguruan tinggi di Indonesia. keenam perguruan tinggi tersebut menawarkan beberapa program studi di bidang yang dapat membantu perkembangan industri kelapa sawit. Perguruan tinggi pertama adalah Akpy – Stiper Yogyakarta yang menawarkan 2 program studi, yaitu:D1 pembibitan kelapa sawit dan D1 pemeliharaan kelapa sawit. Selanjutnya ada Politeknik LPP Yogyakarta yang menawarkan lima program studi, yaitu: D4 budidaya tanaman perkebunan, D3 budidaya tanaman perkebunan, D3 teknik kimia, D3 teknik mesin, dan D3 akuntansi. Perguruan tinggi ketiga adalah Politeknik Citra Widya Edukasi di Bekari dengan program studi D4 teknologi produksi tanaman perkebunan, D3 teknologi pengolahan kelapa sawit, D3 budidaya perkebunan kelapa sawit, dan D3 manajemen logistik. Lalu ada Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Agrobisnis Perkebunan di Medan yang menawarkan D4 budidaya perkebunan dan D4 teknologi pengolahan hasil perkebunan. Ada juga Politeknik Kampar di Riau dengan program studi D3 teknik pengolahan sawit, D3 perawatan dan perbaikan mesin, dan D3 teknik informatika. Terakhir ada Institut Teknologi Sains Bandung (Bekasi) dengan pilihan program studi D3 teknologi pengolahan sawit. Dengan program studi yang disediakan, kandidat beasiswa dipastikan lulus sebagai SDM bidang kelapa sawit yang lebih profesional dan berkarakter.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Kaltim Tuntas

Tes Pengetahuan Tentang Sawit

Salah satu tahap penyeleksian beasiswa sawit Indonesia adalah tes sawit atau tes pengetahuan perihal sawit. Kamu memang diharapkan memiliki pengetahuan perihal sawit, baik tanamannya maupun pengolahannya. Karena para pendaftar berlatar belakang keluarga pekerja di perkebunan kelapa sawit. Terlebih pendaftar jalur ASN yang notabenenya sudah terjun langsung ke lapangan. Namun, walaupun begitu, kamu tetap harus belajar untuk mempersiapkan tes sawit ini. Dengan begitu, hasil tes tersebut akan lebih maksimal. Tes ini dilaksanakan berbarengan dengan tes TPA. Tahun ini tes tersebut akan diadakan secara online.

Baca juga: 5 Fakta Unik dan Menarik Beasiswa APERTI BUMN

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published.