Mahasiswa yang Dibutuhkan Beasiswa S1

Mahasiswa seperti apa yang dibutuhkan Beasiswa S1

 

Dalam perjuangan kamu memantaskan diri untuk mendapatkan beasiswa, pasti sempat terlintas dibenak kamu pertanyaan ‘mahasiswa seperti apa yang sebenarnya dicari atau dibutuhkan pemberi beasiswa S1. Tentu saja pertanyaan tersebut lumrah dan memang harus ditanyakan agar kamu tidak membuang banyak waktu untuk hal-hal yang sama sekali tidak mendukung cita-cita mu untuk mendapatkan beasiswa. disadari atau tidak, apa yang kamu lakukan hari ini akan sangat menentukan apa yang akan kamu dapatkan nanti.

Baca juga: Jasa Penerjemah

Pastinya, setiap beasiswa mempunya syarat yang kadang tidak dimiliki oleh beasiswa lain. Sebagai contoh, Beasiswa DataPrint yang salah satu syaratnya adalah memiliki kode kupon yang didapatkan saat membeli produknya. Contoh lain, Beasiswa BukaLapak yang salah satu syaratnya adalah membuat video. Namun, dari sekian persyaratan yang berbeda antara satu beasiswa yang lain, tentu saja ada beberapa syarat yang sama atau mirip. Dan syarat-syarat tersebut dapat menuntun kamu untuk memantaskan diri untuk mendapatkan beasiswa S1. Adapun syarat-syarat tersebut sebagai berikut:

IPK (Indeks Prestasi Kumulatif)

Saya rasa tidak perlu dijelaskan apa itu IPK. Yang terpenting disini adalah bahwa rata-rata syarat minimal IPK beasiswa S1 adalah 3.00. Saya rasa untuk mencapai IPK tersebut bukanlah hal yang sulit. Asal kamu rajin hadir dalam perkuliahan, mengerjakan  dan mengumpulkan tugas dengan baik, IPK 3.00 tidak jadi masalah. Namun demikian, kamu harus ingat bahwa tidak mungkin beasiswa S1 menerima semua mahasiswa yang mendaftar. Ada tahapan seleksi yang harus dilewati. Jadi sebaiknya, jangan hanya puas dengan IPK 3.00 jika kamu bisa meningkatkannya lagi.

Baca juga: Kegiatan yang Mendukung untuk Mendapatkan Beasiswa

Aktif Organisasi

Salah satu syarat Beasiswa S1 yang juga sering diminta adalah aktif organisasi. Sebelum membahas lebih jauh, definisi organisasi disini sangat luas. Organisasi yang dimaksud bisa mencakup organisasi intrakampus seperti Unit Kegiatan Mahasiswa, Badan Eksekutif Mahasiswa, atau Unit Kegiatan Khusus. Juga, organisasi bisa dalam bentuk komunitas dan volunteer. Jadi, sebaiknya kamu pernah sekali mengikuti organisasi kampus dan organisasi di luar kampus. karena kadang juga diminta sertifikat, sebaiknya kamu juga menyimpan sertifikat yang kamu dapatkan saat mengikuti kegiatan organisasi tersebut. Namun demikian, dari 10 beasiswa S1 yang dirangkum, 5 diantaranya memiliki syarat aktif organisasi. Sedangkan 5 sisanya tidak menjadikan aktif organisasi sebagai salah satu syaratnya.

Baca juga: Apakah pengaruh Program Studi dan Universitas Untuk melamar beasiswa S2?

Tidak Double Funding

Double Funding adalah istilah untuk satu orang mahasiswa mendapatkan lebih dari satu pembiayaan beasiswa. Rata-rata beasiswa S1 menyebutkan syarat ‘Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain’. Hal ini jelas agar semakin besar kesempatan bagi mahasiswa yang belum mendapatkan beasiswa dan semakin banyak mahasiswa yang mendapatkan beasiswa. Aturan ini sangat tegas karena beberapa beasiswa akan meminta surat pernyataan baik dari pelamar beasiswa atau surat resmi dari universitas. Sanksi yang diberikan adalah pencabutan semua beasiswa yang didapat jika ternyata penerima beasiswa mendapatkan double funding. Jadi, jika kamu sudah mendapatkan beasiswa, sebaiknya kamu tidak mendaftar beasiswa lain terlebih dahulu sampai batas beasiswa kamu habis karena biasanya beasiswa S1 ada yang hanya diberikan selama satu tahun. Tapi, ada juga beasiswa S1 yang diberikan sampai lulus.

Baca juga: Cara Mendapatkan Beasiswa

Prestasi

Mungkin kamu berfikir bahwa mahasiswa yang mendapatkan beasiswa adalah mahasiswa yang penuh dengan prestasi. Kamu tidak sepenuhnya salah dan tidak juga sepenuhnya benar. dari 10 beasiswa, hanya 3 beasiswa yang menjadikan prestasi sebagai salah satu syarat. Itupun, redaksi bahasa yang dipilih tidak mengindikasikan ‘wajib’ memiliki prestasi. Artinya, jika kamu memiliki sertifikat prestasi bagus. Jika tidak memiliki, jangan mundur untuk daftar beasiswa S1. Pada dasarnya, prestasi saat ini bukan lagi tentang juara lomba. Tapi, mengikuti kegiatan-kegiatan komunitas, volunteer, dan organisasi juga termasuk organisasi.

Kamu sudah memiliki sedikit gambaran tentang mahasiswa yang dibutuhkan beasiswa S1. Mungkin hal tersebut bisa menjadi referensi kamu. Tapi, kamu harus selalu ingat bahwa kamu sebaiknya selalu mengasah diri dengan berproses sebaik mungkin baik dalam bidang akademis maupun non-akademis. Dan yang paling penting, tentukan dari jauh-jauh hari beasiswa apa yang ingin kamu dapatkan. Baca syarat-syaratnya baik-baik. Kemudian, memantaskan diri perlahan-lahan.

Baca juga:
Cara Mendapatkan Beasiswa Unggulan

Please follow and like us:
Follow by Email
Facebook
Twitter
INSTAGRAM

Leave a Reply

Your email address will not be published.