Pengalaman Mendapatkan Beasiswa Brunei Darussalam Government

Pengalaman Mendapatkan Beasiswa Brunei Darussalam Government

Halo semuanya, perkenalkan Saya adalah Gita Afriani Putri. Saya adalah awardee atau penerima beasiswa Brunei Darussalam Government atau yang juga sering disebut dengan BDGS. Berikut ini adalah pengalaman serta bagaimana proses yang saya lalui untuk mendaftar beasiswa dari pemerintah Brunei Darussalam ini. Jadi, bagi kamu yang ingin mendapatkan beasiswa ini, baca dulu pengalaman mendapatkan beasiswa Brunei Darussalam Government berikut ini: Untuk persiapan beasiswa lain, click disini.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Informasi dan Jadwal Pendaftaran

Pengalaman saya dalam mendapatkan BDGS tentunya tidak mudah, butuh usaha, kesabaran dan perjuangan. Pendaftaran BDGS tidak menentu jadwalnya, sehingga pendaftar harus benar-benar aktif mencari informasi dan jadwal pendaftarannya. Pada tahun 2015, pendaftaran dibuka pada bulan November dan ditutup sekitar bulan Desember. Untuk 2020 ini, pendaftaran dibuka bulan Desember dan ditutup pada bulan Februari. Artinya, pendaftar harus mencari informasi secara berkala, jangan terfokus pada pendaftaran tahun sebelumnya karena kemungkinan berbeda.

Baca juga: Pengalaman Menerima Beasiswa Serbia

Dokumen-Dokumen Pendaftaran

Sebelum pendaftaran terbuka, persiapkanlah dokumen-dokumen pendaftaran BDGS. Jika dokumen-dokumen pendaftaran sudah siap, pada saat pendaftaran dibuka, kamu sudah bisa langsung mendaftar. Sementara jika baru mempersiapkan dokumen secara dadakan atau di detik-detik terakhir justru akan menjadi repot sendiri. Biasanya, pendaftaran yang dilakukan di hari-hari terakhir deadline akan cukup sulit karena sering error yang disebabkan banyaknya akses pada saat yang bersamaan. Jadi, persiapkan dokumen-dokumen pendaftaran sejak awal, kamu bisa mulai mencicil satu persatu agar tidak terlalu kewalahan.

Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa DAAD di Jerman

Proses Pendaftaran dan Seleksi

Saya melakukan pendaftaran pada bulan November 2015 dengan mengirimkan dokumen-dokumen pendaftaran melalui email serta mengirimkan hardcopy ke kedutaan Brunei di Jakarta. Pada bulan Maret tahun berikutnya yaitu 2016 saya mendapat email yang menyatakan bahwa saya lolos ke tahap berikutnya. Tahapan seleksi selanjutnya adalah wawancara yang dilakukan secara online melalui skype. Setelah lolos wawancara, saya diminta untuk mengikuti tes tertulis.

Saya mengikuti ujian tertulis di Kedutaan Besar Brunei. Pada saat itu ada 35 lembar soal yang terbagi dalam 20 lembar soal berbahasa Arab dan 15 lembar soal berbahasa Inggris dengan waktu pengerjaan 3 jam. Perlu kamu perhatikan yah, proses seleksinya kemungkinan berbeda dari tahun ke tahun. Proses seleksi juga mengikuti ketentuan dari kampus masing-masing. Jadi, tetaplah mencari informasi sebanyak-banyaknya. Berdasarkan pengalaman awardee lain, ada yang hanya mengikuti wawancara, ada juga yang langsung mendapatkan LoA tanpa ujian tertulis dan wawancara.

Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa Romanian Government Scholarship

Form Endorsement

Pada bagian akhir formulir pendaftaran, terdapat form endorsement yang artinya pengesahan. Pengesahan bisa kamu dapatkan dari pemerintah setempat. Waktu itu, saya meminta form endorsement di dinas pendidikan kabupaten. Alhamdulillah mereka mau memberikan endorsement, dengan persyaratan saya harus menerjemahkan formulir pendaftaran saya ke dalam Bahasa Indonesia serta melampirkan dokumen-dokumen pendaftaran saya.

Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa AAS di Australia

Essay

Untuk essay atau statement of purpose, saya buat perkenalan di awal. Selanjutnya saya menuliskan background pendidikan, keluarga, dan lingkungan saya. Selanjutnya, saya juga menjelaskan jurusan yang mau saya ambil serta alasan saya memilih jurusan tersebut. Saya juga menuliskan ketertarikan saya untuk melanjutkan pendidikan di Brunei, dengan menyebutkan hal-hal menarik atau keunggulan yang ada di Brunei namun tak dimiliki negara lain. Selain itu, saya juga menyebutkan cita-cita dan harapan saya di masa depan.

Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa Russian Government

Leave a Reply

Your email address will not be published.