Pengalaman Mendapatkan Beasiswa New Zealand Asean Scholarship

Pengalaman Mendapatkan Beasiswa New Zealand Asean Scholarship

Halo semuanya, perkenalkan nama saya adalah Fariz Kustama Loude. Saya adalah penerima beasiswa New Zealand Asean Scholarship untuk tahun 2020 di Auckland Universty. Saat ini saya menempuh jenjang S2 atau di jurusan Master of Energy. Di artikel ini, saya akan membagikan pengalaman saya dalam mendapatkan beasiswa New Zealand Asean Scholarship. Untuk persiapan beasiswa lain, click disini.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5

Beasiswa New Zealand Asean Scholarship adalah program beasiswa yang berasal dari pemerintah New Zealand. Beasiswa ini ditujukan untuk mahasiswa jenjang S2 dan S3. Cakupan pembiayaan yang ditawarkan termasuk sangat lengkap seperti biaya kuliah, biaya hidup, tiket pesawat PP, pengembalian biaya visa, pengembalian biaya medical check up, pengembalian biaya tes IELTS (jika mengikuti tes di negara asal), serta biaya kursus IELTS (bagi yang skornya masih kurang).

Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa MAIPs (Majelis Agama Islam dan Adat Istiadat Melayu Perlis)

Tahapan Seleksi

Setiap beasiswa tentunya memiliki tahapan pendaftaran yang berbeda-beda. Untuk beasiswa New Zealand Asean Scholarship, tahapan pendaftarannya meliputi pengisian formulir pendaftaran online, tes Psikometri (tes Psikologi), wawancara, serta tes IELTS. Untuk pendaftaran online sendiri, kamu harus menyiapkan ijazah, transkrip nilai, surat rekomendasi, dan essay. Selain itu, pastikan kamu memiliki pengalaman kerja minimal satu tahun atau memiliki pengalaman magang/organisasi/volunteering jika kamu adalah fresh graduate. Proses pendaftaran dan persyaratan beasiswa ini tergolong mudah, karena itu kamu wajib mempertimbangkan beasiswa satu ini.

Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa YTB Turki

Essay

Essay merupakan salah satu poin penilaian paling utama dan penting dalam beasiswa New Zealand Asean Scholarship. Dengan essay yang ditulis dengan maksimal, tentunya peluangmu akan lebih terbuka lebar untuk mendapatkan beasiswa. Dalam menuliskan essay, ceritakan diri sendiri lebih detail. Sebaiknya jangan terpaku pada contoh-contoh di Google ataupun hasil tulisan orang lain. Kamu bisa menjadikannya pembanding, tapi pastikan essay tersebut murni hasil pemikiran sendiri. Jadi, cobalah tuliskan essaymu sesuai dengan apa yang ada di dirimu sendiri.

Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa LPDP untuk Kuliah di Melbourne University

Leave a Reply

Your email address will not be published.