Pengalaman Mendapatkan Beasiswa PPA

Pengalaman Mendapatkan Beasiswa PPA

Halo, semuanya perkenalkan saya adalah Febri Kurnia Sari. Saya adalah penerima beasiswa PPA untuk periode tahun 2018 sampai 2019. Beasiswa PPA atau beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik merupakan program beasiswa yang ditujukan kepada para mahasiswa D3, D4, dan S1 baik dari universitas negeri maupun dari universitas swasta. Beasiswa ini memberikan dana beasiswa senilai 400.000 Rupiah per bulan selama 1 tahun. Wow, keren bukan? Jika kamu ingin menjadi penerima beasiswa PPA selanjutnya, baca dulu pengalaman mendapatkan beasiswa PPA berikut ini: Untuk persiapan beasiswa lain, click disini.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Saya mulai mengetahui informasi mengenai beasiswa PPA sejak semester satu. Saya mengetahui informasi beasiswa PPA melalui akun instagram BEM di kampus saya. Dari akun instagram BEM kampus, saya mengetahui bahwa salah satu persyaratan beasiswa PPA adalah aktif di organisasi. Karena itulah, saya mendaftarkan diri ke organisasi yang ada di kampus.

Baca juga: Penjelasan Persyaratan Dokumen Beasiswa PPA

Pertama kali berat rasanya ikut organisasi apalagi saya sendiri berkuliah di Politeknik pertanian yang 60% nya diisi dengan kegiatan praktik. Dari yang awalnya berat dan merasa terpaksa lama-lama jadi terbiasa dan mulai enjoy. Ikut organisasi merupakan salah satu cara untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab dan mendapatkan relasi. Persyaratan lainnya di kampus saya adalah memiliki nilai kedisiplinan minimal baik yang artinya harus rajin masuk kuliah, praktik, dan apel (kampus saya memiliki apel senin dan jumat jam 7 pagi).

Kemudian yang menjadi senjata saya adalah IPK. Untuk mendapat IPK yang baik tentu ada strateginya. Saya melihat SKS dari setiap mata kuliah. Jika ada mata kuliah yang SKS praktiknya lebih besar dibanding teori maka saya akan maksimalkan penilaian praktik tersebut dan begitupun sebaliknya. Tapi, bukan berarti saya meremehkan mata kuliah yang memiliki SKS lebih kecil. Saya tetap berusaha melakukan semuanya semaksimal mungkin. Hanya saja, dengan melihat SKS saya jadi tau mana yang harus di prioritaskan pada kondisi yang mengharuskan saya untuk memilih salah satunya.

Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa Karya Salemba Empat (KSE)

Singkatnya ketika pembukaan beasiswa PPA saat semester 2 saya langsung mendaftar dengan membawa berkas-berkas pendaftaran ke bagian akademik. Setelah dinyatakan lolos, saya diarahkan untuk terlibat dalam kegiatan PKM (Program Kreativitas Mahasiswa). PKM merupakan suatu kegiatan riset atau penelitian. Penulisan hasil penelitian sudah disediakan di panduan. Setiap penerima beasiswa akan diberikan pembimbing yang nantinya akan membimbing dalam proses penulisan hasil riset. Salah satu tips yang bisa saya berikan adalah carilah ide yang baru dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Selain itu, pastikan menggunakan referensi atau sumber pustaka yang 80% nya adalah terbitan 10 tahun terakhir.

Oh ya, saat dinyatakan lolos saya diperintahkan membuat rekening BTN agar dana PPA bisa ditransfer ke rekening tersebut. Penerimaan dana PPA ini langsung 1 semester (6 bulan), besar dana adalah Rp 2.400.000 (Rp 400.000 X 6 bulan) untuk sekali transfer. Karena periode beasiswa ini 1 tahun maka ditransfer 2 kali. Jadi pada satu periode ini (1 tahun) akan mendapatkan dana sebesar Rp 4.800.000. Dana beasiswa biasanya diberikan pada akhir-akhir semester atau awal-awal semester.

Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa Cendekia Baznas

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published.