Pengalaman Mendapatkan Beasiswa XL Future Leaders

Pengalaman Mendapatkan Beasiswa XL Future Leaders

Hallooo semua!!! Selamat Malam! Senang sekali bisa sharing sama temen temen sekalian. Ini kali kedua aku sharing di acara Ngopi nih. Hallo semua perkenalkan nama aku Haris Hendrik, Mahasiswa Semester 6 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada. Langsung saja ya kita sharing-sharingnya. Kebetulan materi ini aku dapatin dari senior aku yang lolos batch 6. Untuk info persiapan beasiswa lainnya, click disini.

Baca juga:Jasa Penerjemah Tersumpah

XL Future Leaders merupakan program pelatihan terpadu bagi mahasiswa tingkat 1–2 (semester 1-4) yang diselenggarakan oleh XL Axiata. Target dari program ini adalah para mahasiswa-mahasiswi terbaik Indonesia untuk dididik menjadi calon pemimpin masa depan yang mampu bersaing secara global. Proses pendidikan dan bimbingan bagi peserta akan mengacu pada kurikulum yang dirancang oleh XL, bekerja sama dengan Cognition Education, sebuah lembaga pendidikan global yang juga telah mengembangkan kurikulum program sejenis yang kini diterapkan di sejumlah negara, antara lain di Malaysia. Pada kurikulum ini, peserta antara lain akan mendapatkan materi yang menekankan pada 3 kompetensi yaitu Komunikasi Efektif, Jiwa Kewirausahaan dan Inovasi, serta Mengelola Perubahan.

Baca juga:Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Exchange Global Peace Summit Turkey Tahun 2020

Online registration

Aku ikut online registration dengan mengisi online form. kalo gak salah dulu ngisi data diri, data pendidikan, organisasi, hobi, ekonomi, keluarga, prestasi, gitu—gitu. Pastikan data yang diisikan adalah data terbaik, paling update, dan paling aktif dari apa yang kita punya. Ada satu pertanyaan yang menurutku krusial dan menjadi penentu disini, yaitu tentang pengalaman kita dalam memimpin yang dideskripsikan dalam 150 kata. Nah, disini kita harus tunjukkan bahwa kita pemimpin yang spesial.

Baca juga:Pengalaman Kuliah di Jepang

Seleksi Administrasi

Tes kelengkapan administrasi ini adalah yang paling mudah untuk lolosnya. Poin terpenting adalah mengisi form dengan baik, jujur dan efektif dalam mengisi kalimatnya. Misal kalian ditanya pengalaman pemimpin yang paling berkesan, apakah pengalaman itu impactful atau tidak. Jadi pengalaman itu yang ditekankan adalah impact terhadap sekitarnya.

Tips dan trik lolos tahap satu sebenernya simpel aja be honest aja untuk ngejawabnya, be effective dan be branding. Jadi kamu bener-bener jelasin branding kamu itu disitu dan be impactfull.

Baca juga:Penjelasan Persyaratan Beasiswa MEXT S1

Online assessment

Setelah lolos online registration, Hal yang harus disiapkan untuk menghadapi online assessment adalah:

  1. Laptop yang oke
  2. Koneksi internet yang lancar (kalau perlu ngebut)
  3. Baterai always full
  4. Speaker aktif (kalau perlu pakai headset)
  5. Tempat yang tenang dan tidak berisik
  6. Alat tulis
  7. Air minum

Ada dua ujian yang harus dikerjakan, yaitu:

  1. Graduate Management Aptitude Test (GMAT)
  2. English Test

Masing—masing tes diberi waktu lima puluh menit. Jadi, totalnya 100 menit. Tipe soalnya pilihan ganda dan ada timing pengerjaannya. GMAT apaan? Ini semacam soal matematis logis berbau bisnis gitu. Eh mirip juga sama Soal UN Bahasa Indonesia yang bagian membaca tabel, grafik, dan sebagainya itu. Soal English Testnya ada tiga bagian, yaitu listening, writing, dan reading. Menurut aku soalnya gak susah banget sih. Mirip soal UN Bahasa Inggris.

Baca juga:Pengalaman Mendapatkan Beasiswa PMDSU

In tray Exercise, Focus Group Discussion, Presentation

In Trac Exercise ini kayak nyelesain studi kasus bisnis gitu. Kita memposisikan diri sebagai pemegang tampuk kebijakan. Nah disini pertanyaannya Berbahasa Inggris, saran dari aku adalah jawab pakai Bahasa Inggris, gimana kalau kita gk bisa bahasa Inggris kak? nah it’s okay to answer in Bahasa tapi make sure bener bener argumentasinya strong dan teratur. FGD (Focus Group Discussion), Ini sih basically jangan mendominasi dan pasif aja sih tipsnya. Presentation, Latihan speech impromtu dari sekarang.

FGD pada dasarnya seperti diskusi kecil-kecilan. Presentasi ini adalah speech impromtu, kamu dikasi satu kertas terus dikasi satu case selama satu menit kalian memikirkan jawabannya. Kalo aku dulu ditanya, “apakah kamu setuju dengan adanya ujian nasional atau tidak dan bagaimana pendapat aku” Kemudian kita diminta untuk pidato terkait pendapat kita tadi selama 2 menit. Hal yang perlu diperhatikan selama tahap 4 ini adalah be prepare, don’t be nervous, be confidence but not over confidence. Yang paling penting adalah kamu latih gimana caranya bisa ngomong di depan orang dengan teknik impromtu.

Baca juga:Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa MEXT untuk Kuliah S1 di Jepang

Interview

Dalam seleksi tahap akhir ini yaitu Interview tipsnya adalah Just Be You! Be Humble! Jangan lupa juga untuk berpenampilan bersih dan rapi. Lakukan latihan interview atau berbicara di depan cermin agar kamu tidak nervous saat waktunya tiba nanti. Dan jangan lupa untuk mempelajari tentang sikap yang baik saat interview.

Baca juga:Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa di Sekolah Tinggi Intelijen Negara

Sistem Gugur

Pada tiap tahapan berlaku sistem gugur. Jadi kamu harus memberikan yang terbaik di setiap sesinya. Tidak ada ketentuan khusus berapa orang yang akan diterima, as long as you meet the criteria untuk tahap selanjutnya maka akan diterima. Tahun aku 2019 yang daftar di tahap 1 ada 17.106 applicants yang melaju ke tahap kedua sekitar 1.000 orang, yang ke tahap 3 ada 900 sampai tahap akhir ada 600-800. Terus nanti dikerucutin jadi 150 orang.

Baca juga:Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Ikatan Dinas di STIS

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published.