Penjelasan Persyaratan Beasiswa Russian Government

Penjelasan Persyaratan Beasiswa Russian Government

Russian Government Scholarship Program (RGSP) adalah program beasiswa untuk melanjutkan studi jenjang S1, S2, dan S3 di Rusia. Beasiswa ini memberikan keuntungan berupa biaya pendidikan hingga lulus dan tunjangan bulanan. RGSP biasanya membuka pendaftaran pada akhir tahun. Lalu proses penyeleksian dimulai pada awal tahun. Kuota kandidat untuk beasiswa ini adalah 161 mahasiswa. Cukup banyak bukan? Untuk info beasiswa silahkan click disini.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Nah, artikel sebelumnya telah membahas mengenai pengalaman hingga keuntungan menjadi penerima beasiswa RGSP. Jika kamu mulai tertarik untuk mendaftar, maka sebaiknya kamu menyimak artikel kali ini. Disini akan dibahas penjelasan terkait persyaratan beasiswa RGSP. Penjelasan ini berdasarkan keterangan kandidat penerima beasiswa RGSP. Dengan adanya artikel ini diharapkan kamu bisa lebih mempersiapkan diri terutama pada persyaratan dokumen. Berikut penjelasan persyaratan beasiswa Russian Government.

Baca juga: Penjelasan Proses Seleksi Beasiswa AAS

Paspor

Parpor merupakan surat penting untuk mahasiswa yang ingin berkuliah di luar negeri. Mungkin sebagian besar dari kamu sudah paham jika paspor sama dengan ijin tinggal di suatu negara. Paspor biasanya memiliki beberapa jenis seperti paspor pelajar hingga paspor kerja. Kandidat RGSP harus membuat paspor dengan keterangan paspor pelajar atau student. Memiliki paspor pelajar artinya nanti ketika di Rusia kamu tidak bisa melamar pekerjaan. Ketika membuat paspor, kamu harus datang sendiri ke kantor bagian yang berwenang. Biasanya pembuatan paspor memakan waktu dengan antrian yang tidak sedikit.

Baca juga: Penjelasan Syarat Beasiswa Malaysian International Scholarship (MIS)

Ijazah, SKHUN, dan Transkrip

Ijazah berguna sebagai keterangan nilai atau prestasi akademis kamu. Ada standar nilai tertentu untuk beasiswa ini. Bagi lulusan SMA/SMK yang ingin melanjutkan studi S1, kamu harus melampirkan ijazah dengan nilai rata-rata sebesar 8.00. Sedangkan bagi yang ingin melanjutkan ke jenjang S2 atau S3, kamu harus melampirkan transkrip dengan nilai IPK sebesar 3.00 dan telah dilegalisir.

Nah, ijazah ini bisa kamu translate ke bahasa Inggris sendiri lalu minta legalisir ke sekolahan. Atau kamu bisa menggunakan jasa penerjemah tersumpah untuk ijazah maupun transkrip nilai. Pada proses pendaftaran kamu akan diminta untuk mengunggah 2 file dari masing-masing dokumen ini. File pertama merupakan bentuk scan dari dokumen asli, dan file kedua merupakan bentuk scan dari dokumen yang telah di translate. Tapi, nantinya pada saat proses wawancara kamu akan diminta mentranslate dokumen ini secara resmi ke bahasa Rusia.

Baca juga: Penjelasan Syarat Dokumen Beasiswa AAS

Cek Kesehatan

Riwayat kesehatan calon kandidat juga menjadi perhatian utama pihak Rusia. Tidak tanggung-tanggung, kamu harus menyerahkan cek medikal mulai dari cek kesehatan secara lengkap, keterangan bebas hepatitis, bebas TBC, hingga cek HIV + AIDS. Dokumen-dokumen ini diserahkan ketika kamu dalam proses pendaftaran. Pada official info memang tidak disebutkan syarat cek keterangan bebas TBC dan hepatitis. Namun, kandidat yang memiliki TBC dan hepatitis tidak dapat lolos beasiswa RGSP. Nah, saat pendaftaran kamu bisa mengunggah keterangan bebas TBC dan hepatitis pada kolom ‘other documents’.

Tentu saja kamu juga harus mempersiapkan dokumen yang telah di terjemahkan. Jadi, seperti ijazah, kamu juga harus mengunggah scan dokumen asli dan scan dokumen yang terlah diterjemahkan. Kamu bisa menerjemahkan dokumen ini sendiri lalu meminta jasa notaris untuk membuktikan keasliannya. Atau kamu bisa juga menggunakan jasa penerjemah tersumpah. 

Baca juga: Beasiswa Penuh Forum OSIS Jawa Barat (FOJB) Untuk Kuliah S1 di Telkom University

Abstract Research

Abstrach reserach biasanya dibuat oleh kandidat yang mendaftar jejang S2 atau S3. File dokumen satu ini dinilai berdasarkan kesesuaian antara skripsi/thesis yang akan kamu buat dengan jurusan atau fakultas yang kamu ambil di Rusia. Kamu cukup memberikan penjelasan singkat terkait rencana research kamu. Buatlah seperti abctract research pada umumnya.

Baca juga: Program Mahasiswa Beasiswa TNI Untuk Jenjang S1 Dalam Negeri

Motivation Letter

Motivation letter (Motlet) merupakan salah satu poin penting penentu diterimanya seorang kandidat. Untuk menulis Motlet, kamu bisa mengawali dengan banyak-banyak mencari referensi di google. Motlet ini dilampirkan dalam bahasa Inggris, tapi kamu bisa mulai menulis dalam bahasa Indonesia terlebih dulu. Tulislah Motlet semaksimal mungkin. Kalaupun sudah selesai, mintalah pendapat orang sekitar kamu. Kamu bisa bertanya apakah masih perlu ada tambahan pada Motlet yang kamu tulis. Setelah itu barulah kamu bisa menterjemahkan Motlet kamu ke bahasa Inggris. Kamu bisa menterjemahkan sendiri. Tapi jangan lupa untuk mengkoreksi terjemahan tersebut pada teman atau orang yang lebih ahli.

Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa Russian Government

Akreditasi

Pihak penyelenggara beasiswa juga akan minta keterangan akreditasi. Keterangan akreditasi yang dimaksud adalah keterangan akreditasi institusi asal. Bagi calon kandidat lulusan SMA, kamu bisa menyerahkan salinan akreditasi resmi sekolah. Sedangkan untuk calon kandidat lulusan SMK, kamu sebaiknya menyerahkan akreditasi dari jurusan kamu. Lalu bagi pendaftar jejang S2 dan S3, kamu bisa menyerahkan akreditasi fakultas kamu sebelumnya.

Baca juga: Keuntungan Menjadi Penerima Beasiswa Russian Government Scholarship

Formulir Pendaftaran

Setelah mempersiapkan persyaratan dokumen jauh-jauh hari, dan ketika tiba saatnya pendaftaran beasiswa RGSP, kamu bisa mengunduh formulir pendaftaran beasiswa RGSP. Isilah formulir pendaftaran dengan jujur dan apa adanya. Perhatikan baik-baik setiap pertanyaan. Jangan sampai kamu melakukan kesalahan saat mengisi formulir, ya.

Baca juga: Tips dan Trick Untuk Mendapatkan Beasiswa Russian Government Scholarships

Tanpa TOEFL/EILTS

Beasiswa RGSP memang merupakan salah satu beasiswa yang tidak mengharuskan kandidat menyerahkan sertifikat kemampuan bahasa. Ini karena bahasa pengantar yang digunakan merupakan bahasa Rusia. Tapi kamu juga tidak harus sudah mahir dan memahami bahasa Rusia, lo. Karena kandidat penerima beasiswa akan mendapatkan pelatihan bahasa Rusia nantinya. Namun, bagi kamu yang memilih jurusan atau fakultas bahasa Inggris, kamu sebaiknya memiliki kemampuan berbahasa Inggris dan dibuktikan oleh sertifikat TOEFL/EILTS.

Baca juga: Beasiswa Luar Negeri yang Paling Dicari Lulusan SMA

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published.