Tahapan Seleksi Beasiswa XL Future Leaders

Tahapan Seleksi Beasiswa XL Future Leaders

Beasiswa XL Future Leaders adalah salah satu program beasiswa yang sangat dinanti-nantikan oleh para mahasiswa S1. Beasiswa XL Future Leaders merupakan program beasiswa dari XL Axiata. Beasiswa ini memberikan berbagai fasilitas penunjang akademik serta berbagai pelatihan softskill yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa. Bagi kamu yang ingin mendaftar beasiswa XL Future Leaders, sebaiknya mantapkan persiapkan pendaftaranmu dengan memahami tahapan seleksi beasiswa XL berikut ini: Untuk persiapan beasiswa lain, click disini.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Pendaftaran Online

Pendaftaran online dilakukan dengan mengisi formulir pendaftaran online. Pendaftar akan diminta untuk mengisi data diri, data pendidikan, organisasi, prestasi, dan pengalaman kepemimpinan. Pastikan data yang diisi di formulir pendaftaran online adalah data paling baik, paling update, dan paling aktif. Ada satu pertanyaan yang cukup krusial dan menjadi penentu, yaitu tentang pengalaman dalam memimpin. Jadi, pastikan untuk menunjukkan bahwa kita adalah pemimpin yang benar-benar memiliki potensi, aktif, serta dapat bertanggung-jawab. Poin terpenting adalah mengisi formulir pendaftaran online dengan baik, jujur dan efektif. Sebagai contoh, pendaftar akan diminta untuk menuliskan pengalaman pemimpin yang paling berkesan, Jadi, tuliskanlah pengalaman yang benar-benar memberi impact terhadap sekitar.

Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa XL Future Leaders

Online Assessment

Setelah lolos dalam tahapan pendaftaran online, pendaftar harus mengikuti tahapan online assessment. Online Assessment terbagi dalam dua jenis tes, yaitu GMAT dan English Test. Hal-hal yang harus disiapkan adalah laptop, koneksi internet yang lancar, speaker aktif (kalau perlu pakai headset), tempat yang tenang dan tidak berisik, serta alat tulis. Graduate Management Aptitude Test (GMAT) dan English Test yang masing-masing diberi waktu lima puluh menit. Jadi, totalnya 100 menit. Tipe soalnya pilihan ganda dan ada batasan waktu dalam pengerjaannya. GMAT berisi soal-soal matematis logis tentang bisnis. Sedangkan untuk English Test ada tiga bagian, yaitu listening, writing, dan reading.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa di Sekolah Tinggi Intelijen Negara

Offline Test

Tahapan selanjutnya adalah seleksi secara offline. Offline tes terbagi dalam 3 jenis tes, yaitu In Tray Exercise, Focus Group Discussion, dan Presentation. Model tes In Tray Exercise adalah menyelesaikan studi kasus tentang bisnis. Pendaftar seakan diposisikan sebagai pemegang tampuk kebijakan. Pendaftar akan diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan dalam Bahasa Inggris. Selanjutnya, FGD (Focus Group Discussion), poin utama yang harus diperhatikan adalah jangan mendominasi dan dan juga jangan terlalu pasif.

Presentation, pendaftar sebaiknya memperbanyak latihan speech sebelum tes offline berlangsung. Hal ini bertujuan untuk membiasakan diri untuk berbicara di depan umum. Presentasi dilaksanakan selama kurang lebih 2 menit dimana pendaftar akan diminta untuk memberikan pendapatnya tentang suatu kasus. Pendaftar boleh memilih untuk menggunakan Bahasa Indonesia ataupun Bahasa Inggris. Namun, pendaftar akan mendapatkan nilai plus dengan menggunakan Bahasa Inggris saat presentasi.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Ikatan Dinas di STIS

Wawancara

Kunci utama dalam wawancara adalah menjadi diri sendiri. Pertanyaan saat wawancara biasanya berbeda-beda. Namun, pada dasarnya pendaftar akan ditanya mengenai hal-hal yang dituliskan pada formulir pendaftaran online. Karena itu tetaplah percaya diri dan persiapkan diri sebaik mungkin. Pewawancara juga biasanya akan meminta pendaftar untuk menceritakan diri. Jadi, sampaikanlah sisi yang menarik, kelebihan, serta personal brandingmu.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Ikatan Dinas untuk Calon Praja IPDN

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published.