tips memilih jurusan

Tips memilih jurusan

 

  1. Passion

Passion adalah apa yang benar-benar kamu minati. Ciri-ciri passion adalah walaupun kamu merasa lelah mengerjakan itu tapi kamu tetap seperti selalu memiliki energi cadangan untuk melakukannya. Passion adalah ketika kamu tetap memandang sesuatu itu layak dan berhaga untuk dikerjakan walaupun seberat apapun dan tanpa dibayar sepeser pun. Passion adalah ketika kamu mau menghabiskan banyak waktu melakukan itu dan kamu menikmatinya.

Baca juga:
Soal grammar
Jasa Terjemah

Jika kamu memilih jurusan berdasarkan passion kamu, kamu akan menikmati masa 4 tahun kuliah. Sebalikanya, jika jurusan yang dipilih tidak sesuai dengan passion kamu, kamu akan merasa tersiksa dan merasa tidak mendapatkan apa-apa. Selain itu, jurusan yang kamu pilih akan mempengaruhi pemilihan karir atau pekerjaan pada nanti saat kamu sudah lulus kuliah.

Baca juga: Tips bsia reading TOEFL

  1. Kualifikasi

Kualifikasi adalah modal akademik apa yang kamu miliki. Apakah sesuai dengan jurusan yang kamu mau ambil. Tentu saja, kamu harus melihat track record nilai, sertifikat lomba atau prestasi lain, dan mencocokan dengan jurusan yang ingin kamu ambil. Jika kamu mempunyai sertifikat juara lomba akuntansi di lomba yang diadakan oleh sebuah universitas, sangat logis saat kamu memilih jurusan akuntasi.

Baca juga: Panduan menulis essay Beasiswa Unggulan

  1. Hobi

Kamu pasti sering mendengar bahwa pekerjaan yang paling menyenangkan adalah hobi yang dibayar. Jaman sekarang hobi sudah dapat digunakan sebagai pekerjaan. Kamu bisa browsing di google dan kamu pasti menemukan banyak orang yang sudah mengalaminya. Kamu juga bisa melakukan hal yang sama saat kamu mau memilih jurusan. Hobi kamu dapat memberikan sedikit clue tentang kemampuan yang kamu miliki.

 

  1. Cita-cita

Cita-cita memang sering berubah-ubah. Dari jaman SD sampai SMA bahkan saat kamu kuliah, kemungkinan cita-cita kamu masih dapat berubah. Cita-cita dapat dipengaruhi oleh lingkungan. Ketika kamu menonton film tentang dunia kedokteran, kamu tertarik menjadi dokter. Cita-cita juga cenderung berubah seiring dengan perkembangan jaman. Ambil saja contoh saat ini, kebanyakan orang bercita-cita ingin membangun startup, menjadi youtuber atau vloger. Kamu juga bisa mulai dari apa cita-cita kamu. Cuman, kamu harus jeli dalam melihat peluang karena jaman sekarang bergerak dan berubah begitu cepat.

Baca juga:
cara Menulis daftar Pustaka yang benar
Cara membuat abstrak yang benar

Please follow and like us:
Follow by Email
Facebook
Twitter
INSTAGRAM

Leave a Reply

Your email address will not be published.