Kuliah Gratis di PKN STAN 2024! Lulus Diangkat Jadi CPNS

Kuliah Gratis di PKN STAN 2024! Lulus Diangkat Jadi CPNS

Politeknik Keuangan Negara STAN kembali membuka pendaftaran untuk calon mahasiswa/mahasiswi baru 2024. PKN STAN yang merupakan perguruan tinggi kedinasan yang dinaungi oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia ini menawarkan total 722 kuota mahasiswa/mahasiswi baru. Jadi, jika kamu ingin menjadi salah satunya, yuk segera daftarkan dirimu. Untuk info selengkapnya, yuk baca artikel selengkapnya di bawah ini. Untuk info beasiswa lain, click di sini.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5

Cakupan Beasiswa

  1. Pembebasan biaya kuliah
  2. Asrama untuk tahun pertama
  3. Setelah lulus kuliah akan diangkat menjadi CPNS

Baca juga: Beasiswa Pelita untuk Kuliah di Politeknik Swasta Dalam Negeri

Persyaratan

  1. Lulusan tahun 2022, tahun 2023 atau lulusan/calon lulusan tahun 2024 semua lulusan pendidikan menengah atas di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,Riset, dan Teknologi atau Kementerian Agama.
  2. Nilai Peserta:
    • Lulusan tahun 2022 atau tahun 2023, memiliki rata-rata nilai ujian pada ijazah tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00;
    • Lulusan tahun 2024, memiliki nilai rata-rata pada Surat Keterangan Lulus (SKL) tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00;
    • Bagi calon lulusan 2024 yang belum memiliki SKL, memiliki nilai rapor untuk komponen pengetahuan pada 5 (lima) semester (semester gasal dan genap untuk kelas X dan XI serta semester gasal kelas XII) tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00 dengan ketentuan pada saat pendaftaran ulang yang bersangkutan telah dinyatakan lulus dan memiliki rata-rata nilai ujian pada ijazah tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00;
    • Nilai di atas bukan hasil dari pembulatan.
  3. Usia maksimal pada tanggal 1 Oktober 2024 adalah 22 tahun, dalam pengertian calon peserta yang lahir sebelum tanggal 1 Oktober 2002 tidak diperkenankan untuk mendaftar. Usia minimal pada tanggal 1 Oktober 2024 adalah 14 tahun.
  4. Memiliki Nomor Peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berbasis Tes (UTBK-SNBT) Tahun 2024.
  5. Batas minimal nilai UTBK-SNBT untuk masing-masing jalur penerimaan adalah sebagai berikut:
    • Tes Potensi Skolastik/TPS: jalur reguler minimal 600, jalur afirmasi kewilayahan minimal 400, dan jalur pembibitan minimal 450.
    • Tes Literasi dalam Bahasa Indonesia: jalur reguler minimal 550, jalur afirmasi kewilayahan minimal 375, dan jalur pembibitan minimal 450.
    • Tes Literasi dalam Bahasa Inggris: jalur reguler minimal 500, jalur afirmasi kewilayahan minimal 325, dan jalur pembibitan minimal 375.
    • Tes Penalaran Matematika: jalur reguler minimal 500, jalur afirmasi kewilayahan minimal 375, dan jalur pembibitan minimal 375.
  6. Sehat jasmani dan rohani serta bebas dari ketergantungan narkoba.
  7. Bagi pria, tidak bertato/bekas tato dan tidak bertindik atau bekas ditindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali karena ketentuan agama/adat.
  8. Bagi wanita, tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain telinga dan tidak bertindik/bekas tindik di telinga lebih dari 1 (satu) pasang (telinga kiri dan kanan), kecuali karena ketentuan agama/adat.
  9. Belum pernah menikah/kawin dan bersedia untuk tidak menikah/kawin selama mengikuti pendidikan.
  10. Peserta tidak pernah dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan SPMB PKN STAN pada tahun-tahun sebelumnya.
  11. Khusus Jalur Afirmasi Kewilayahan ditambahkan syarat sebagai berikut:
    • Peserta dari Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Papua dan Papua Barat:
      • Memiliki surat keterangan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) atau yang sederajat yang menyatakan bahwa peserta merupakan peserta ADEM Provinsi Papua dan Papua Barat; dan
      • Memiliki orang tua (ayah kandung dan/atau ibu kandung) lahir di provinsi afirmasi yang dipilih yang dibuktikan dengan Akta Kelahiran Peserta dan Kartu Tanda Penduduk (KTP)/Kartu Keluarga (KK) ayah kandung dan/atau ibu kandung peserta.
    • Peserta dari Afirmasi non-ADEM dengan kuota per kabupaten/kota:
      • Telah menyelesaikan Sekolah Dasar (SD)/sederajat, Sekolah Menengah Pertama (SMP)/sederajat, dan telah menyelesaikan Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat pada tahun 2022, 2023, 2024, atau masih berstatus pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat kelas XII pada tahun 2024 di kabupaten/kota afirmasi yang dipilih; dan
      • Memiliki orang tua (ayah kandung dan/atau ibu kandung) lahir di kabupaten/kota afirmasi yang dipilih yang dibuktikan dengan Akta Kelahiran Peserta dan KTP/KK ayah kandung dan/atau ibu kandung peserta.
    • Peserta dari Afirmasi non-ADEM dengan kuota per provinsi:
      • Telah menyelesaikan Sekolah Dasar (SD)/sederajat, Sekolah Menengah Pertama (SMP)/sederajat, dan telah menyelesaikan Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat pada tahun 2022, 2023, 2024, atau masih berstatus pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat kelas XII pada tahun 2024 di provinsi afirmasi yang dipilih.
      • Memiliki orang tua (ayah kandung dan/atau ibu kandung) lahir di provinsi afirmasi yang dipilih yang dibuktikan dengan Akta Kelahiran peserta dan KTP/KK ayah kandung dan/atau ibu kandung peserta.
  12. Khusus Jalur Pembibitan ditambahkan syarat:
    • Berdomisili pada provinsi/kabupaten/kota pembibitan yang dipilih dibuktikan dengan KTP/KK; dan
    • Memiliki orang tua (ayah kandung dan/atau ibu kandung) lahir di provinsi/kabupaten/kota yang melaksanakan kerja sama pembibitan yang dipilih, dibuktikan dengan Akta Kelahiran peserta dan KTP/KK ayah kandung dan/atau ibu kandung peserta.

Baca juga: Beasiswa APERTI BUMN 2024 untuk Kuliah D3 D4 dan S1 Dalam Negeri

Persyaratan Dokumen

  1. Pasfoto (bukan hasil pindai) berwarna terbaru (3 bulan terakhir).
  2. KTP bagi peserta yang berusia 17 tahun ke atas atau KK bagi yang belum memiliki KTP atau Surat Keterangan Pengganti KTP.
  3. Kartu peserta UTBK-SNBT tahun 2024.
  4. Bukti nilai ijazah/rapor:
    • Rekapitulasi nilai rapor khususnya komponen pengetahuan pada semester ganjil dan genap untuk kelas X dan XI serta semester ganjil kelas XII atau rapor SMA/sederajat (semester ganjil dan genap untuk kelas X dan XI serta semester ganjil untuk kelas XII) Formulir Keterangan Rekapitulasi Nilai Rapor dapat diunduh di sini.
    •  Ijazah/SKL SMA/sederajat.
    • Ijazah SD/sederajat dan ijazah SMP/sederajat.
  5. KK atau Surat Keterangan Hubungan Keluarga dari Kelurahan/Desa.
  6. Akta Kelahiran.
  7. KTP ayah kandung dan/atau ibu kandung atau surat keterangan lain ayah kandung dan/atau ibu kandung.
  8. Khusus bagi penerima program ADEM Provinsi Papua dan Papua Barat, menyertakan Surat keterangan dari Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat yang menyatakan bahwa peserta merupakan peserta ADEM. Formulir surat keterangan dapat diunduh di sini.

Baca juga: Beasiswa SCG Sharing the Dream 2024 untuk Pelajar dan Mahasiswa

Prosedur Pendaftaran

  1. Mengakses portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) Sekolah Kedinasan;
  2. Membuat akun SSCASN Sekolah Kedinasan dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor KK kemudian mencetak Kartu Informasi Akun;
  3. Login ke SSCASN Sekolah Kedinasan menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan;
  4. Memilih sekolah kedinasan PKN STAN, memilih Jalur Penerimaan mahasiswa baru (reguler/afirmasi kewilayahan/pembibitan), melengkapi biodata, nomor UTBK-SNBT, Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat, serta mengunggah dokumen persyaratan;
  5. Melakukan review atas resume dan mencetak Kartu Pendaftaran;
  6. Logout dari portal SSCASN Dikdin untuk melanjutkan proses berikutnya melalui portal SPMB PKN STAN.
  7. Peserta mengisi formulir pendaftaran online (e-registration) melalui portal SPMB PKN STAN dengan tahapan:
    • Login dengan menggunakan username dan password yang didaftarkan pada portal SSCASN Dikdin;
    • Mengisi Pakta Integritas peserta SPMB (formulir dapat diunduh pada tautan ini);
    • Mengisi data pilihan program studi;
    • Mengisi data tambahan pada formulir pendaftaran online; dan
    • Mengunci data.

Baca juga: Beasiswa CIMB ASEAN 2024 untuk Mahasiswa S1 dan S2 Dalam dan Luar Negeri

Timeline Pendaftaran

  1. Deadline pendaftaran SSCASN Dikdin: 13 Juni 2024
  2. Deadline pendaftaran SPMB PKN STAN: 20 Juni 2024

Baca juga: Beasiswa Pendidikan Indonesia Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) 2024 untuk Kuliah S1 Dalam Negeri

Official Account

Official Website: https://spmb.pknstan.ac.id/
Instagram: @pknstan  
Untuk info lebih lanjut dan pendaftaran, click di bawah ini:
Official Info || Pendaftaran SSCASN Dikdin || Pendaftaran SPMB PKN STAN

Leave a Reply

Your email address will not be published.