Tips dan Trick Lolos Beasiswa PMDSU

Tips dan Trick Lolos Beasiswa PMDSU

Beasiswa PMDSU atau Program Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul merupakan program beasiswa yang didanai oleh ristekdikti. Program beasiswa ini ditujukan bagi para lulusan S1 untuk melanjutkan kuliah S2 sekaligus S3. Beasiswa PMDSU memberikan biaya kuliah, biaya hidup, biaya buku, biaya penelitian, serta kesempatan untuk melakukan program riset di luar negeri. Wow, keren banget kan. Jika kamu ingin mendaftar beasiswa ini, baca dulu tips dan trick lolos beasiswa PMDSU berikut ini: Untuk persiapan beasiswa lain, click disini.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Memenuhi Persyaratan Umur

Persyaratan-persyaratan paling penting beasiswa PMDSU adalah batasan umur pendaftar. Umur pendaftar menjadi poin penilaian yang sangat penting. Jadi, bagi kamu yang ingin mendapatkan beasiswa PMDSU, pastikanlah bahwa umurmu belum melewati batasan maksimal. Pendaftar beasiswa PMDSU dibatasi maksimal berusia 24 tahun. Artinya, jika kamu berusia lebih dari 24 tahun, kamu tidak bisa mendaftar untuk program beasiswa ini.

Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa Bakti Nusa

Memenuhi Persyaratan IPK

Selain persyaratan umur, persyaratan lainnya yang menjadi pertimbangan lolos tidaknya pendaftar adalah dari IPK. Pihak beasiswa PMDSU memiliki beberapa pertimbangan dalam menentukan standar IPK. Pertama, pendaftar dari universitas terakreditasi A dan program studi terakreditasi A dengan IPK minimal 3.25. Kedua, pendaftar dari universitas terakreditasi A dan program studi terakreditasi B dengan IPK minimal 3.5. Ketiga, pendaftar dari universitas terakreditasi B dan program studi terakreditasi A dengan IPK minimal 3.5. Keempat, pendaftar dari universitas terakreditasi B dan program studi terakreditasi B dengan IPK minimal 3.75. Kelima, pendaftar dari universitas dan program studi terakreditasi di bawah B dengan IPK minimal 3.8.

Baca juga: Tips and Tricks Lolos Beasiswa DAAD di Jerman

Proposal Penelitian

Salah satu dokumen persyaratan yang membutuhkan waktu dalam proses pengerjaannya. Pastikan kamu memilih topik penelitian yang benar-benar bisa kamu pertanggung jawabkan. Artinya, jangan sekedar memilih judul atau topik karena hal tersebut sedang viral, tapi pertimbangkan juga dari kemampuanmu. Apakah kamu benar-benar mampu untuk meneliti hal tersebut dan bisa mempertanggung jawabkan hasilnya. Selain itu, dalam proses menulis proposal penelitian, perhatikan juga referensi yang kamu gunakan. Sebaiknya, gunakan referensi dengan terbitan terbaru.

Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa PPA

Mendapatkan Promotor atau Pembimbing

Promotor adalah pembimbing yang nantinya akan membimbing dalam penelitian. Pendaftar sebaiknya sejak awal sudah mulai mempersiapkan calon promotor atau pembimbingnya. Pendaftar dapat menemukan informasi promotor di website universitas tujuannya. Mencari promotor tentunya harus disesuaikan dengan latar belakang penelitian promotor tersebut. Pendaftar harus mencari promotor yang memiliki penelitian yang berkaitan dengan rencana penelitian yang akan dilakukan. Untuk itu, pendaftar bisa membaca jurnal-jurnal atau hasil penelitian dari promotor tersebut. Pendaftar bisa menghubungi promotornya melalui email dengan melampirkan CV serta proposal penelitiannya.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Rencanamu untuk Kuliah S1 di Telkom University

Leave a Reply

Your email address will not be published.