Essay kontribusi untuk Indonesia part 3

Tanya Jawab tentang Essay kontribusi untuk Indonesia part 3

  1. PIMNAS yang diajukan tentang pendeteksi mastitis sapi perah, background saya di vetmed, alatnya jauh dari sempurna, nah saya rencananya ke arah teknologi pertanian, sebenarnya lebih baik teknologi hasil peternakan sih, Cuma direkomendasi bidang studinya peternakan tidak dicantumkan. (lanjutan) Apakah perlu mencantumkan analisa secara statistik dan studi kasus berkaitan dengan masalah yang akan kita pecahkan masalahnya? 

    Syariful Imam,“Bisa tuh, nanti kamu ceritakan kenapa buat itu, manfaatnya apa, hasilnya bagaimana, sudah disebarkan ke masyarakat apa belum. Intinya kontribusi itu ketika apa yang mau kita beri itu sudah dirasakan oleh masyarakat. 

  2. Kalau kontribusi kita terhadap pendidikan desa misalnya sewaktu SMA boleh diceritakan juga kah ? Seperti memberi les gratis bagi anak kurang mampu 

    Syariful Imam,“Wah boleh banget. Ceritakan, kasih tahu LPDP , apalagi gratis dan untuk orang kurang mampu. Saya dulu malah kontribusinya ngajar juga, Cuma murah bukan gratis. 

  3. Apakah bisa kita masukkan sebagai kontribusi kalau misalnya kita mengajar bahasa indonesia kepada foreigner melalui WA atau FB atau kumpulan international melalui WA atau hal-hal lain yang kita lakukan melalui online? Bukankah itu kontribusi sepele sekali? 

    Syariful Imam,“Untuk pertanyaan ini dibutuhkan waktu berpikir karena pertimbangan ada manfaat untuk orang luar tapi juga ada manfaat untuk Indonesia, yaitu secara tidak langsung memboomingkan bahasa Indonesia. Kontribusi itu usahakan cari, ambil yang kasih ke Indonesia, karena pernah kejadian ada yang mencantumkan kontribusi volunteer ke luar negeri, ditanya kenapa volunteer ke luar negeri, emang di Indonesia tidak butuh lagi? 

  4. Saya sudah punya kontribusi di kampung halaman saya, sejak 2015 tapi saat ini programnya sedang ada kendala untuk dilanjutkan, dan apabila saya meninggalkan program dengan S2 apakah akan menjadi pertanyaan pada saat wawancara? Atau masalah dari pewawancara? 

    Syariful Imam,“Bagus sekali. Memang semua hal akan ditanyakan dengan detail, termasuk apa kendalanya. Dan meninggalkan program tersebut tidak ada untuk S2. Apalagi tujuan S2 salah satunya untuk program itu lebih baik ke depannya. Saya juga, bisnis saya masih pending karena saya mau lanjut S2 dulu. Dan bisnis itu salah satu kontribusi saya dulu. 

  5. Saya tinggal di daerah dari kecil, kemudian saya kuliah saya pindah ke Jakarta kuliah dan sekarang mengajar. Namun orang tua masih di kampung. Yang jadi pertanyaan saya: 

    Bisakah untuk kontribusi yang telah dan sedang saya lakukan itu di Jakarta, namun untuk kontribusi yang akan saya lakukan ke depan akan dilakukan di daerah ? Atau harus di daerah yang sama? 

    Syariful Imam,“Boleh banget, dimanapun kontribusi kamu asal masih di daerah Indonesia,boleh-boleh saja. Sedangkan yang justru jadi boomerang itu kalau kontribusi yang disampaikan ternyata di negara lain. 

    Untuk kontribusi masa depan, kamu boleh di daerah yang akan kamu tinggali. Dimana kamu berada, disitulah kamu sebaiknya menebarkan kontribusi, asal Indonesia (hiiihihihi). 

    Pertanyaan lanjutan : 

    Apakah membudayakan kebiasaan atau bisa dibilang promotor lah ya, juga termasuk kontribusi kita ? trus kalau kerjanya gotong-royong, apa itu juga masih dibilang kontribusi kita? 

    Syariful Imam,“Termasuk. Karena kontribusi bukan cuma pemberian dalam bentuk fisik, tapi malah bagus kalau ada perubahan attitude juga. Kemudian, tidak mungkin seseorang berkontribusi sendiriran. Semua kontribusi pasti melibatkan orang lain. Oleh karena itu, tidak apa-apa tinggal tunjukkan peran kita dimana.

  6. Khusus kontribusi yg akan dilakukan, mngenai detail yg harus d tuliskan, sebagaimana detail mas..? Misal Kontribusinya: dosen, detail apa saja yg perlu kita uraikan? 

    Syariful Imam,“Intinya bisa Jawab pertanyaan 5W 1H plus apa saja yg kamu mau lakukan saat jadi dosen. Ingat 3 darma perguruan tinggi. 

  7. Jika kontribusi yang akan dilakukan untuk masa depan adalah ingin membangun perusahaan sendiri dg menjelaskan ptg perusahan di bidang tersebut untuk Indonesia. Apakah itu terlalu muluk2? Ataukah harus memilih sesuatu yang lebih aplikatif? 

    Syariful Imam,“ Personally terlalu muluk. Namun kamu bisa menunjukkan bagaimana langkah-langkahnya, apa saja yang harus kamu lakukan secar detail. 

  8. Kalau kontribusinya nanti di masa depan misalnya bercita-cita jadi peneliti dan kelak setelah selesai pendidikan akan mencoba berkontribuusi dalam riset-riset serta riset-riset di daerah saya untuk mengembangkan pariwisatanya, apakah bisa itu dijadikan kontribusi untuk Indonesia? 

    Syariful Imam,“ Memang kontribusi itu sesuai dengan passion, keilmuan dan kira-kira wilayah kita membutuhkan apa. Jika berniat begitu, it’s ok bagus. Usahakan kamu sudah tau minimal satu Research yang mau kamu lakukan  di masa depan. 

  9. Volunteer apakah termasuk kontribusi dan kalau kontribusi itu dilakukan dengan campur tangan orang asing bagaimana kak ? contohnya project sosial yang dilakukan aiesec yang melibatkan volunteer asing. Terima kasih.Syariful Imam,“ Pertanyaan bagus. Karena negara kita lagi sensitif dengan istilah asing ya.  Sebenarnya tidak jadi masalah, karena sebenarnya fokusnya apa yang kita berikan , apa peran kita. Bahasa kasarnya, selama kita hidup sudah ngapaian aja sih kita untuk Indonesia. Begitu.

     

  10. Berdasarkan Info dari temen-teman yang udah test substantif, kebanyakan calon awardee ingin berkontribusi menjadi dosen karena memang linear dengan jurusan. Jika kita punya tujuan yang sama, apa yg harus dilakukan agar LPDP bisa lebih tertarik terhadap kita? 

    Syariful Imam,“ Pandangan saya, memang dosen cara paling mudah untuk berkontribusi. Tapi sepertinya LPDP juga mulai jenuh dengan jawaban mudah itu  Jadi saran saya untuk kedepannya tunjukkan bahwa dosen memang dibutuhkan atau banyak kampus dibangun. 

  11. Bukankah menulis sukses terbesar juga sma seperti Kapan, dimana, siapa yang merasakan manfaat, dll? 

    Syariful Imam,“Kontribusi itu lebih menekankan pada apa yang dirasakan orang lain. Sedangkan kesuksesan menekankan pada apa yang kamu rasakan 

  12. Kontribusi yang / berkesinambungan seperti di jelaskan dalam tips menulis, apakah maksudnya kontribusi yang masih di lakukan hingga sekarang atau bgaimana? 

    Syariful Imam,“Berkesinambungan artinya, berlanjut sampai sekarang walaupun bukan kamu lagi yang melakukan, atau kamu yang melakukan sampai sekarang dan jika gak berkesinambungan juga tak jadi masalah. 

  13. Kalau kontribusinya relevan dengan rencana S2 tapi S1 dan S2 nya tidak relevan, apakah itu bagus? Misalnya: saya lulusan kesehatan masyarakat dan saya berkontribusi di administrasi kantor camat, apakah saya boleh mengambil administrasi pemerintahan untuk S2 nya? 

    Syariful Imam,“Pindah jurusan harus memiliki alasan yang kuat, harus logis dan akademik. Jangan sampai bilang S2 salah jurusan misalnya. Kemudian, memang ketika kita mau S2 yang tidak linear, kita harus tunjukkan kalau ktia tidak kosong di S2 nanti. Jadi saya rasa, jika ada pengalaman, ada ilmu non-formal, itu bagus. Karena bisa menjadi background kita dalam mengambil S2. 

  14. Saya ingin bertanya tentang pengalaman-pengalaman kakak-kakak tentang pendaftaran beasiswa afirmasi dari masyarakat tertinggal. Kesulitan yang dihadapi dalam melengkapi persyaratan apa saja? 

    Syariful Imam,“Sayangnya saya afirmasi miskin berprestasi, bukan 3T. Kesulitannya ya saat ngurus-ngurus surat terkait dengan desa, toefl, essay sih. Tapi kalau surat-surat mudah tinggal ke desa, yang perlu benar-benar disiapin tuh essay dan toefl. 

  15. Apakah nilai essay akan minus di mata penyeleksi LPDP apabila si calon awardee tidak memiliki kontribusi yang telah di lakukan? 

    Syariful Imam,Karena memang kontribusi yang sudah itu wajib ada, jadi kita simpulkan pastinya itu akan  mempengaruhi 

    Pertanyaan lanjutan:
    Apakah ada durasi tertentu dilaksanakannya kontribusi? Contoh : mengajarkan bahasa Inggris secra volunteer ke pada anak-anak tetangga dalam sebulan. Apakah itu worth dlam penilaian essay? 

    Syariful Imam,Worth.Yang penting tunjukkan bahwa itu benar-ben’ar dibutuhkan, bermanfaat, membantu dan mereka merasakan hasilnya.

 

Deskriptif singkat mengenai narasumber

Lahardian Syah awardee LPDP University of Liverpool
Syariful Imam awardee LPDP UPI-Bandung