Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag: Beasiswa Prestasi untuk Kuliah S1 Dalam dan Luar Negeri

Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag: Beasiswa Prestasi untuk Kuliah S1 Dalam dan Luar Negeri

Beasiswa Indonesia Bangkit yang diselenggarakan oleh kerja sama antara LPDP dan Kementerian Agama membuka pendaftaran untuk tiga kategori beasiswa, yakni beasiswa umum, beasiswa prestasi, dan beasiswa target. Di artikel ini akan dibahas mengenai beasiswa prestasi untuk jenjang S1 dengan tujuan studi di dalam dan luar negeri. Bagi kamu yang tertarik untuk mengikuti program beasiswa ini, yuk simak info selengkapnya di bawah ini. Untuk info beasiswa lain, click di sini.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5

Cakupan Beasiswa

  1. Biaya Pendidikan:
    • Biaya Pendaftaran
    • Biaya SPP (Tuition Fee)
    • Bantuan Penelitian Skripsi
  2. Biaya Pendukung:
    • Transportasi
    • Asuransi Kesehatan
    • Biaya Hidup Bulanan (Living Cost)
    • Settlement Allowance
    • Biaya Aplikasi Visa/Residence Permit
    • Dana Darurat
  3. Biaya Tambahan (Disabilitas):
    • Biaya Transportasi Pendamping
    • Biaya Asuransi Kesehatan Pendamping
    • Biaya Pendukung Lainnya yang disetujui
  4. Biaya Peningkatan Kemampuan Bahasa (Afirmasi):
    • Biaya Program
    • Biaya Hidup Bulanan
    • Biaya Transportasi

Baca juga: Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag: Beasiswa Umum untuk Kuliah S3 Dalam dan Luar Negeri

Persyaratan S1 Dalam Negeri

  1. Mengisi data diri lengkap dengan mengunggah pas foto terbaru berukuran 3×4 dengan background merah pada aplikasi pendaftaran daring dan mengunggah semua persyaratan dokumen yang ditetapkan;
  2. Warga Negara Indonesia (WNI);
  3. Mempunyai Ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar dari satuan pendidikan jenjang pendidikan menengah di bawah binaan Kementerian Agama (daftar jenis satuan pendidikan tercantum dalam aplikasi pendaftaran) atau pemilik Ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar dari SMA/SMK yang dikelola oleh Pondok Pesantren (dibuktikan dengan surat keterangan dari pondok pesantren, dengan mengetahui kepala kantor kementerian agama kabupaten/kota setempat), dilengkapi fotokopi buku rapor nilai 3 (tiga) semester terakhir dan bagi lulusan luar negeri melampirkan hasil penetapan penyetaraan ijazah luar negeri;
  4. Telah lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui jalur SPAN-PTKIN, UM-PTKIN, Seleksi Mandiri PTKIN, lulus seleksi masuk SNBP, SNBT, seleksi mandiri perguruan tinggi, seleksi sejenis lainnya (kecuali bagi pendaftar jalur reguler). Bagi pendaftar yang belum mendapat surat kelulusan masuk perguruan tinggi dapat mendaftar pada Jalur Reguler; Masa mulai perkuliahan adalah semester ganjil TA 2023/2024.
  5. Memiliki prestasi akademik dan/atau non-akademik dalam 3 (tiga) tahun terakhir pada salah satu sebagai berikut:
    • Tingkat internasional setara juara 1 (emas), 2 (perak), 3 (perunggu) pada ajang Olimpiade Sains Internasional atau Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) atau sejenisnya di tingkat internasional yang diperoleh selama jenjang Pendidikan Menengah yang diselenggarakan oleh organisasi/lembaga yang telah dikurasi oleh Kementerian Agama; atau
    • Memiliki prestasi tingkat nasional setara juara 1 (emas), 2 (perak), dan 3 (perunggu) pada ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) atau Olimpiade Sains Nasional (OSN) atau Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) atau Utsawa Dharma Gita dan Jambore Pasraman atau Sippa Dhamma Samajja atau ajang perlombaan sejenis yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Ristek, LIPI/BRIN, atau lembaga yang telah dikurasi oleh Kementerian Agama; atau
    • Finalis Nasional pada ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) atau Olimpiade Sains Nasional (OSN); atau
    • Memiliki prestasi akademik atau non-akademik yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama.
  6. Mendaftar pada program studi dan perguruan tinggi tujuan yang ditetapkan oleh Kementerian Agama;
  7. Menandatangani Surat Pernyataan Komitmen dan Integritas di atas materai Rp10.000 (format terlampir) yang memuat pernyataan antara lain:
    • Tidak sedang mendaftar, akan menerima, atau menerima beasiswa dari sumber lain yang berpotensi double funding selama menjadi penerima Beasiswa Indonesia Bangkit;
    • Tidak sedang atau telah menempuh studi pada jenjang sarjana (S1) baik pada perguruan tinggi di dalam negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri;
    • Wajib mengikuti pendidikan secara penuh waktu (full time) di Perguruan Tinggi tujuan;
  8. Memiliki sertifikat kompetensi bahasa Inggris (bagi pendaftar rumpun ilmu umum atau ilmu agama) dengan masa berlaku maksimal 2 (dua) tahun sejak diterbitkan dengan ketentuan skor sebagai berikut:
    • TOEFL ITP® minimal 400
    • TOEFL IBT® minimal 32
    • TOEFL CBT® minimal 97
    • TOEIC® minimal 345
    • IELTS™ minimal  4,5
    • Duolingo English Test minimal 70
    • Sertifikat kompetensi bahasa Inggris Pusat Bahasa PTKIN/PTN minimal 425
  9. Memiliki sertifikat kompetensi bahasa Arab (bagi pendaftar program studi rumpun ilmu agama) dengan masa berlaku maksimal 2 (dua) tahun sejak diterbitkan dengan ketentuan skor TOAFL atau sertifikat kompetensi bahasa Arab Pusat Bahasa PTKIN minimal 425
  10. Memiliki surat rekomendasi dari kepala satuan pendidikan asal atau tokoh masyarakat (format terlampir);
  11. Memiliki surat keterangan sehat jasmani dan bebas narkoba dari rumah sakit atau pusat layanan kesehatan;
  12. Menulis Personal Statement / Esai Motivasi Diri (ditulis dalam bahasa Indonesia, 1.000-1.500 kata);
  13. Pendaftar khusus yang berasal dari: (i) daerah terdepan / terluar / tertinggal: (ii) orang asli Papua; (iii) anak pekerja migran Indonesia; (iv) latar belakang keluarga pra-sejahtera; (v) korban konflik; (vi) korban bencana alam; dan (vii) penyandang disabilitas dapat dimungkinkan diprioritaskan;
  14. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
    • Kelas Eksekutif;
    • Kelas Khusus;
    • Kelas Karyawan;
    • Kelas Jarak Jauh;
    • Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    • Kelas Internasional khusus tujuan Dalam Negeri;
    • Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 (satu) negara perguruan tinggi; atau
    • Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama.

Baca juga: Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag: Beasiswa Umum untuk Kuliah S2 Dalam dan Luar Negeri

Persyaratan S1 Luar Negeri

  1. Mengisi data diri lengkap dengan mengunggah pas foto terbaru berukuran 3×4 dengan background merah pada aplikasi pendaftaran daring dan mengunggah semua persyaratan dokumen yang ditetapkan;
  2. Warga Negara Indonesia (WNI);
  3. Mempunyai Ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar dari satuan pendidikan jenjang pendidikan menengah di bawah binaan Kementerian Agama (daftar jenis satuan pendidikan tercantum dalam aplikasi pendaftaran) atau pemilik Ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar dari SMA/SMK yang dikelola oleh Pondok Pesantren (dibuktikan dengan surat keterangan dari pondok pesantren, dengan mengetahui kepala kantor kementerian agama kabupaten/kota setempat), dilengkapi fotokopi buku rapor nilai 3 (tiga) semester terakhir dan bagi lulusan luar negeri melampirkan hasil penetapan penyetaraan ijazah luar negeri;
  4. Memiliki prestasi akademik dan/atau non-akademik dalam 3 (tiga) tahun terakhir pada salah satu sebagai berikut:
    • Tingkat internasional setara juara 1 (emas), 2 (perak), 3 (perunggu) pada ajang Olimpiade Sains Internasional atau Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) atau sejenisnya di tingkat internasional yang diperoleh selama jenjang Pendidikan Menengah yang diselenggarakan oleh organisasi/lembaga yang telah dikurasi oleh Kementerian Agama; atau
    • Tingkat internasional setara juara 1 (emas), 2 (perak), 3 (perunggu) pada ajang Olimpiade Sains Internasional atau Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) atau sejenisnya di tingkat internasional yang diperoleh selama jenjang Pendidikan Menengah yang diselenggarakan oleh organisasi/lembaga yang telah dikurasi oleh Kementerian Agama; atau
    • Finalis Nasional pada ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) atau Olimpiade Sains Nasional (OSN); atau
    • Memiliki prestasi akademik atau non-akademik yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama.
  5. Memiliki Letter of Acceptance (LoA) unconditional yang masih berlaku dari Perguruan Tinggi Tujuan di luar negeri (bagi yang sudah memiliki). Bagi pendaftar yang belum memiliki Letter of Acceptance (LoA) unconditional dapat mendaftar melalui Jalur Reguler atau Kemitraan;
  6. Mendaftar pada program studi dan perguruan tinggi tujuan yang ditetapkan oleh Kementerian Agama;
  7. Menandatangani Surat Pernyataan Komitmen dan Integritas di atas materai Rp10.000 (format terlampir) yang memuat pernyataan antara lain:
    • Tidak sedang mendaftar, akan menerima, atau menerima beasiswa dari sumber lain yang berpotensi double funding selama menjadi penerima Beasiswa Indonesia Bangkit;
    • Tidak sedang atau telah menempuh studi pada jenjang sarjana (S1) baik pada perguruan tinggi di dalam negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri;
    • Wajib mengikuti pendidikan secara penuh waktu (full time) di Perguruan Tinggi tujuan;
  8. Memiliki sertifikat kompetensi bahasa Inggris (bagi pendaftar rumpun ilmu umum atau ilmu agama) dengan masa berlaku maksimal 2 (dua) tahun sejak diterbitkan dengan ketentuan skor sebagai berikut:
    • TOEFL ITP® minimal 450
    • TOEFL IBT® minimal 45
    • TOEFL CBT® minimal 131
    • IELTS™ minimal 5
    • Duolingo English Test minimal 80
  9. Memiliki sertifikat kompetensi bahasa Arab (bagi pendaftar program studi rumpun ilmu agama) dengan masa berlaku maksimal 2 (dua) tahun sejak diterbitkan dengan ketentuan skor TOAFL atau sertifikat kompetensi bahasa Arab Pusat Bahasa PTKIN minimal 450
  10. Memiliki surat rekomendasi dari kepala satuan pendidikan asal atau tokoh masyarakat (format terlampir);
  11. Memiliki surat keterangan sehat jasmani dan bebas narkoba dari rumah sakit atau pusat layanan kesehatan;
  12. Menulis Personal Statement / Esai Motivasi Diri (ditulis dalam bahasa Indonesia, 1.000-1.500 kata);
  13. Pendaftar khusus yang berasal dari: (i) daerah terdepan / terluar / tertinggal: (ii) orang asli Papua; (iii) anak pekerja migran Indonesia; (iv) latar belakang keluarga pra-sejahtera; (v) korban konflik; (vi) korban bencana alam; dan (vii) penyandang disabilitas dapat dimungkinkan diprioritaskan;
  14. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
    • Kelas Eksekutif;
    • Kelas Khusus;
    • Kelas Karyawan;
    • Kelas Jarak Jauh;
    • Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    • Kelas Internasional khusus tujuan Dalam Negeri;
    • Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 (satu) negara perguruan tinggi; atau
    • Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama.

Baca juga: Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag: Beasiswa Umum untuk Kuliah S1 Dalam Negeri

Persyaratan Dokumen

  1. Biodata diri (diisi pada formulir pendaftaran online)
  2. Pas foto (diunggah pada formulir pendaftaran online)
  3. Scan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK)
  4. Scan asli ijazah atau Surat Tanda Tamat Belajar dari satuan pendidikan jenjang menengah di bawah binaan Kementerian Agama.
  5. Scan asli buku rapor nilai 3 semester terakhir
  6. Scan dokumen penyetaraan ijazah (bagi lulusan luar negeri)
  7. Scan asli Surat Bukti Kelulusan Seleksi Masuk Perguruan Tinggi pada Program studi yang dipilih (kecuali bagi pendaftar jalur reguler atau kemitraan) untuk pendaftar dalam negeri
  8. Scan asli Letter of Acceptance (LoA) yang masih berlaku dan sesuai dengan Perguruan Tinggi dan Program studi yang dipilih di luar negeri (bagi yang sudah memiliki) untuk pendaftar luar negeri
  9. Scan asli Surat Keterangan/Sertifikat Kepemilikan Prestasi
  10. Scan asli Sertifikat Kompetensi bahasa Inggris/Arab yang dipersyaratkan dan masih berlaku
  11. Scan asli Surat Keterangan sehat jasmani dan bebas narkoba dari rumah sakit atau pusat layanan kesehatan
  12. Scan asli Surat Pernyataan Komitmen dan Integritas    
  13. Scan asli Rekomendasi dari kepala satuan pendidikan atau tokoh masyarakat 
  14. Scan asli Personal Statement / Esai Motivasi Diri          
  15. Scan asli Surat Keterangan bagi Pendaftar Khusus

Baca juga: Beasiswa PPG Prajabatan 2023 untuk Lulusan D4 atau S1

Prosedur Pendaftaran

  1. Mengakses laman pendaftaran dan membuat akun pendaftaran
  2. Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran
  3. Memilih jenis beasiswa sesuai yang ingin didaftar, dalam hal ini Beasiswa Indonesia Bangkit kategori Beasiswa Prestasi S1 Dalam Negeri maupun S1 Luar Negeri

Baca juga: Beasiswa Baznas Provinsi Riau untuk Mahasiswa D4 dan S1

Timeline Pendaftaran

  1. Pengumuman dan sosialisasi beasiswa: 29 Mei – 25 Juni 2023
  2. Pendaftaran: 05 Juni – 10 Juli 2023
  3. Seleksi administrasi: 11 – 20 Juli 2023
  4. Pengumuman hasil seleksi administrasi: 21 Juli 2023
  5. Seleksi skolastik dan psikotes: 24 – 28 Juli 2023
  6. Pengumuman hasil seleksi skolastik dan psikotes: 31 Juli 2023
  7. Wawancara: 07 – 09 Agustus 2023
  8. Pengumuman: 18 Agustus 2023

Baca juga: Beasiswa Baznas Provinsi Riau untuk Mahasiswa Tahun Akhir

Official Account

Official Website: https://beasiswa.kemenag.go.id/
Instagram: @kemenag_ri
Untuk info lebih lanjut dan pendaftaran, click di bawah ini:
Official Info S1 DN || Official Info S1 LN || Pendaftaran

Leave a Reply

Your email address will not be published.