Beasiswa LPDP Akselerasi pada Universitas Unggulan 2026 untuk Kuliah S2 dan S3 di Luar Negeri

Beasiswa LPDP Akselerasi pada Universitas Unggulan 2026 untuk Kuliah S2 dan S3 di Luar Negeri

Beasiswa Akselerasi pada Universitas Unggulan merupakan program beasiswa dari LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) yang ditujukan bagi Warga Negara Indonesia yang ingin melanjutkan studi S2 dan S3 di universitas-universitas unggulan di luar negeri. Program ini memberikan kesempatan bagi penerima beasiswa untuk menempuh pendidikan di kampus-kampus terbaik dunia dengan dukungan pendanaan dari LPDP, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pendidikan tinggi di tingkat internasional. Jika kamu tertarik, yuk simak info selengkapnya di bawah ini. Untuk info beasiswa lain, click di sini.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5

Cakupan Beasiswa

  1. Dana pendaftaran
  2. Dana SPP/tuition fee/uang kuliah tunggal
  3. Dana tunjangan buku
  4. Dana penelitian tesis/disertasi
  5. Dana seminar internasional
  6. Dana publikasi jurnal internasional
  7. Dana transportasi
  8. Dana aplikasi visa
  9. Dana asuransi kesehatan
  10. Dana kedatangan
  11. Dana hidup bulanan
  12. Dana lomba internasional
  13. Dana tunjangan keluarga (khusus doktor/S3)
  14. Dana keadaan darurat (jika diperlukan)

Baca juga: Sering Mentok Mau Mulai Personal Statement Dan Rencana Studi Beasiswa LPDP? Berikut Tips Mencari Ide Untuk Personal Statement Dan Rencana Studi Beasiswa Lpdp Dijamin Anti Stuck Dan Gak Kehabisan Ide!

Persyaratan

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Telah menyelesaikan studi:
    • Program diploma empat (D4) atau sarjana (S1) untuk beasiswa jenjang magister;
    • Program magister (S2), dokter spesialis, atau dokter subspesialis untuk beasiswa jenjang doktor; atau
    • Program diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung doktor.
  3. Pendaftar yang telah menyelesaikan studi magister (S2) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa magister dan pendaftar yang telah menyelesaikan studi doktor (S3) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa doktor.
  4. Pendaftar yang sedang menempuh studi (on going) dapat mendaftar dengan ketentuan berikut:
    • Mendaftar pada program studi dan/atau perguruan tinggi tujuan yang berbeda dari yang sedang ditempuh;
    • Pendaftar yang lulus seleksi substansi wajib membuat dan menandatangani surat pengunduran diri yang ditujukan kepada perguruan tinggi atas program studi yang sedang ditempuh serta menyampaikan surat tersebut kepada LPDP paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah diumumkan lulus seleksi substansi melalui kanal tiket bantuan LPDP pada tautan berikut https://bantuan.lpdp.kemenkeu.go.id/.
    • Pendaftar wajib untuk menyerahkan surat pemberhentian resmi dari program studi atau perguruan tinggi sebelum penandatanganan Surat Pernyataan Penerima Beasiswa.
    • Bagi pendaftar yang lulus seleksi substansi dan tidak memenuhi ketentuan tersebut di atas, maka LPDP dapat membatalkan statusnya sebagai Calon Penerima Beasiswa.
    • Bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dan mendapat gelar sebelum pengumuman seleksi substansi, maka LPDP dapat membatalkan statusnya sebagai Calon Penerima Beasiswa.
  5. Pendaftar yang sedang menempuh studi (on going) dokter spesialis/dokter subspesialis dapat mendaftar program magister/doktor dengan ketentuan:
    • Pendaftar yang lulus seleksi substansi wajib menyelesaikan jenjang studi sebelumnya yang berbeda dengan yang didaftarkan ke LPDP, sebelum melakukan penandatanganan Surat Pernyataan Penerima Beasiswa.
    • Pendaftar wajib menyerahkan ijazah atau surat keterangan lulus resmi dari perguruan tinggi jenjang studi sebelumnya, sebelum penandatanganan Surat Pernyataan Penerima Beasiswa.
    • Bagi pendaftar yang lulus seleksi substansi dan tidak memenuhi ketentuan tersebut di atas, maka LPDP dapat membatalkan statusnya sebagai Calon Penerima Beasiswa.
  6. Pendaftar yang pernah menempuh studi namun tidak menyelesaikan studi pada program magister, doktor, dokter spesialis, dan dokter subspesialis baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri dapat mendaftar Beasiswa LPDP di jenjang studi yang sama, dibuktikan dengan melampirkan surat pemberhentian/sejenisnya sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi tersebut.
  7. Bagi pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya, wajib melampirkan:
    • Hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, melalui laman ini. https://ijazahln.kemdikbud.go.id/ijazahln/
    • Tangkapan layar (screenshot) ajuan penyetaraan ijazah dan konversi IPK pada laman Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mengenai penyetaraan ijazah dan konversi IPK bagi pendaftar yang penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK-nya belum terbit.
  8. Bagi pendaftar yang merupakan lulusan Sekolah Kedinasan yang belum diangkat menjadi CPNS diperbolehkan mendaftar dengan mengunggah surat keterangan dari Kementerian/Lembaga yang menaungi sekolah tersebut dan menjelaskan bahwa pendaftar sedang dalam proses pengangkatan CPNS dan mendapatkan izin untuk mengikuti seleksi beasiswa LPDP sebagai pengganti surat usulan dari institusi pendaftar.
  9. Pendaftar jenjang doktor diutamakan bagi yang melampirkan:
    • Surat pernyataan promotor yang menyatakan persetujuan co-promotor dari perguruan tinggi dalam negeri, khususnya pendaftar jenjang doktor luar negeri; dan/atau
    • Surat keterangan yang menyatakan kesesuaian bidang riset dengan kebutuhan lembaga/instansi/perusahaan dari pimpinan lembaga/instansi/ perusahaan, dengan mengacu pada contoh format surat pernyataan promotor dan/atau surat keterangan dari pimpinan lembaga/instansi/perusahaan sebagaimana terlampir.
  10. Pendaftar dapat melampirkan surat rekomendasi yang ditandatangani/disetujui paling lama 1 (satu) tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa. Surat rekomendasi dapat disampaikan dengan dua cara:
    • Online Form, yaitu dengan cara menginput data pemberi rekomendasi melalui aplikasi pendaftaran yang terdiri dari nama perekomendasi, instansi, jabatan, email aktif dan nomor handphone. Selanjutnya, LPDP akan mengirimkan email kepada perekomendasi untuk mengisikan rekomendasi yang kemudian dikirimkan (submit) kepada LPDP.
    • Offline Form (unggahan), yang ditandatangani oleh pemberi rekomendasi, disampaikan dengan cara mengunggah dokumen pada aplikasi pendaftaran serta mengisikan data: nama pemberi rekomendasi, bulan dan tahun penerbitan/penandatangan surat rekomendasi.
  11. Bagi pendaftar berstatus CPNS/PNS, wajib melampirkan surat usulan pada saat Surat usulan sekurang-kurangnya ditandatangani oleh pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/ pengembangan SDM pada Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah tempat pendaftar bekerja dengan ketentuan:
    • Mengusulkan atau merekomendasikan pendaftar untuk mengikuti program beasiswa LPDP; dan
    • Mencantumkan Nama Lengkap serta Nomor Induk Pegawai (NIP) pendaftar (mengacu contoh format surat terlampir).
  12. Bagi pendaftar berstatus prajurit TNI di semua program beasiswa LPDP wajib melampirkan surat usulan yang ditujukan kepada LPDP sekurang-kurangnya ditandatangani oleh pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes TNI/ TNI AD/ TNI AL/ TNI AU untuk mengikuti program beasiswa LPDP (mengacu contoh format surat terlampir).
  13. Bagi pendaftar berstatus anggota POLRI di semua program beasiswa LPDP wajib melampirkan surat usulan yang ditujukan kepada LPDP sekurang-kurangnya ditandatangani oleh pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada MABES POLRI untuk mengikuti program beasiswa LPDP (mengacu contoh format surat terlampir).
  14. Memilih Perguruan Tinggi Tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP.
  15. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu:
    • Pendaftar jenjang pendidikan magister berusia paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun.
    • Pendaftar jenjang pendidikan doktor berusia paling tinggi 40 (empat puluh) tahun.
  16. Pendaftar pada jenjang magister wajib melampirkan LoA sesuai ketentuan LPDP.
  17. Pendaftar pada jenjang magister dan jenjang doktor yang telah melampirkan LoA tidak dipersyaratkan batas nilai minimal IPK pada jenjang studi sebelumnya dan syarat minimal kemampuan Bahasa Inggris.
  18. Pendaftar pada jenjang doktor yang belum memiliki LoA wajib mengunggah:
    • Dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan sebagai berikut:
      • Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi magister, dokter spesialis, atau dokter subspsesialis sekurang-kurangnya 3,25 pada skala 4 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai yang asli atau telah dilegalisir.
      • Khusus untuk pendaftar jenjang doktor dari jenjang magister yang tidak menerbitkan nilai IPK, wajib melampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi asal magister tersebut.
    • Dokumen sertifikat kemampuan Bahasa Inggris yang diterbitkan berlaku paling lambat 2 (dua) tahun terakhir terhitung sampai dengan tanggal pengumuman hasil sanggah (20 April 2026). Sertifikat diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic (www.pearsonpte.com), atau IELTS (www.ielts.org), dengan ketentuan skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 94, PTE Academic 65, atau IELTS™ 7,0.
    • Bukti pendaftaran pada maksimal 3 (tiga) perguruan tinggi tujuan yang dapat berupa tangkapan layar pada sistem pendaftaran di perguruan tinggi tujuan dan/atau bukti korespondensi dengan akademisi di perguruan tinggi tujuan.
  19. Beasiswa LPDP tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
    • Kelas eksekutif;
    • Kelas khusus;
    • Kelas karyawan;
    • Kelas jarak jauh;
    • Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    • Kelas internasional bagi pendaftar tujuan studi dalam negeri;
    • Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 (satu) negara perguruan tinggi; atau
    • Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan LPDP.
  20. Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan (tidak lulus) pada aplikasi pendaftaran.
  21. Menulis personal statement yang mencerminkan kesadaran diri, proses pembelajaran, serta kesiapan pendaftar untuk melanjutkan studi.
  22. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia, disertai bentuk pengabdian di industri tertentu sesuai dengan program studi tujuan. Pengabdian dan kontribusi diutamakan untuk mendukung industri strategis, seperti ketahanan pangan, energi, pertahanan, digitalisasi, kesehatan, hilirisasi, maritim, manufaktur & material maju.
  23. Menulis Proposal Penelitian bagi pendaftar program pendidikan doktor dengan mengacu pada contoh format kerangka proposal penelitian terlampir.
  24. Jika pendaftar memiliki publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi maka pendaftar mengisi riwayat publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi pada aplikasi pendaftaran.
  25. Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan pada aplikasi pendaftaran beasiswa LPDP (poin-poin tertera pada lampiran).

Baca juga: Bocoran Isi Personal Statement Menurut Kepala Divisi Recruitment Beasiswa LPDP! Tips dan Struktur Menulis Berdasarkan Bocorannya!

Persyaratan Dokumen

  1. Biodata Diri                    
  2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)               
  3. Scan Ijazah S1/D4/S2/ Spesialis (Asli atau Legalisir) atau SKL (Surat Keterangan Lulus).      
  4. Surat pemberhentian sebagai mahasiswa dari Perguruan Tinggi (bagi yang tidak menyelesaikan studi)                
  5. Dokumen penyetaraan ijazah dari Kemendiktisaintek/ Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan penyetaraan ijazah sesuai ketentuan                   
  6. Letter of Acceptance (LoA) Unconditional yang sesuai dengan ketentuan LPDP (jika ada)
  7. Surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit (poin-poin terlampir)                       
  8. Profil diri pada formulir pendaftaran online                   
  9. Personal Statement pada formulir pendaftaran online.               
  10. Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia
  11. Publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi             
  12. Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi (opsional) *)            
  13. Scan Transkrip Nilai D4/S1/S2/Spesialis (bukan Transkrip Profesi) **)             
  14. Dokumen konversi IPK dari Kemendiktisaintek/ Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan konversi IPK sesuai ketentuan. **)                       
  15. Sertifikat bahasa asing yang dipersyaratkan dan masih berlaku (Asli) sesuai ketentuan LPDP.            
  16. Surat usulan dari pejabat setingkat eselon II yang membidangi SDM untuk pendaftar PNS/TNI/POLRI sesuai ketentuan.                       
  17. Proposal Penelitian (khusus Doktor)                   
  18. Surat keterangan pimpinan instansi/Lembaga/ perusahaan bagi pendaftar jenjang doktor (opsional)                
  19. Surat pernyataan promotor bagi pendaftar jenjang doktor (opsional)    
  20. Dokumen tambahan sesuai kriteria pendaftaran yang dipilih     
    Note:
    *) Surat harus diterbitkan paling lama 1 (satu) tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa.
    **) Tidak berlaku untuk pendaftar Kriteria Afirmasi – Putra Putri Papua

Baca juga: Bocoran Langsung Dari Direktur Beasiswa LPDP Ini Ciri-ciri Essay & Wawancara yang Bawa Kamu Lolos Jadi Awardee Tips Menulis Essay Beasiswa dan Wawancara Sesuai Bocoran

Prosedur Pendaftaran

  1. Mendaftar secara online pada situs pendaftaran Beasiswa LPDP.
  2. Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran.
  3. Pastikan melakukan submit aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran.

Baca juga: Last Check Pendaftaran Beasiswa LPDP!!! Apa yang Bikin Gagal dan Lolos Seleksi Administrasi Beasiswa LPDP

Universitas Mitra

  1. Tsinghua University
  2. University of Tokyo
  3. Imperial College London
  4. University of Cambridge
  5. University of Oxford
  6. Technical University of Munich
  7. University Paris Sciences & Lettres
  8. London School of Economic and Political Science
  9. California Institute of Technology
  10. Cornell University
  11. Harvard University
  12. Johns Hopkins University
  13. Massachusetts Institute of Technology
  14. Princeton University
  15. Stanford University
  16. University of California, Berkeley
  17. Babson College

Baca juga: Banyak Yang Gugur Ditahap Ini Kupas Tuntas & Tips Lolos Tahapan TBS Beasiswa LPDP Batch 1 2026 Pola Soal, Ketentuan Passing Grade, Kesalahan yang Sering Bikin Gugur dan Tips Lolos

Timeline Pendaftaran

  1. Pembukaan Pendaftaran: 06 Maret 2026
  2. Deadline Pendaftaran: 27 Maret 2026
  3. Seleksi Administrasi: 30 Maret – 08 April 2026
  4. Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 09 April 2026
  5. Pengajuan Sanggah: 10 – 12 April 2026
  6. Pengumuman Hasil Sanggah: 20 April 2026
  7. Seleksi Substansi: 20 – 30 April 2026
  8. Penyampaian LoA Unconditional ke LPDP : 11 – 12 Mei 2026
  9. Pengumuman Hasil Seleksi Substansi: 22 Juni 2026
  10. Periode Perkuliahan paling cepat: Juli 2026

Baca juga: Berdasarkan Pola Penerima Sebelumnya Ini 16 Ciri-Ciri Kandidat yang Bakal Lolos Beasiswa LPDP Batch 2 2026! Pastiin Kamu Punya Semua Ciri-Ciri Ini Ya

Official Account

Official Website: https://lpdp.kemenkeu.go.id/en/
Untuk info lebih lanjut dan pendaftaran, click di bawah ini:
Official Info || Pendaftaran

Leave a Reply

Your email address will not be published.