Pendaftaran Program Alexander Rave Foundation 2027 di Jerman untuk Praktisi Budaya
Alexander Rave Foundation yang dikelola oleh Institut für Auslandsbeziehungen (ifa) memberikan kesempatan bagi praktisi budaya dari negara-negara yang masuk dalam daftar DAC OECD, termasuk Indonesia, untuk mengikuti program pengembangan profesional di Jerman. Program ini bertujuan memperkuat kerja sama internasional, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan jaringan profesional di bidang warisan budaya, museum, arsip, dan koleksi budaya. Peserta terpilih akan menjalani program di host institutio di Jerman selama 3–6 bulan mulai tahun 2027. Jika kamu tertarik untuk berpartisipasi, yuk simak info selengkapnya di bawah ini. Untuk info beasiswa lain, click di sini.
Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah
Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5
Cakupan Beasiswa
- Biaya hidup sebesar EUR 1.500 per bulan
- Tunjangan keluarga bagi anggota keluarga yang ikut mendampingi:
- EUR 250 per bulan untuk pasangan
- EUR 250 per bulan untuk setiap anak
- Biaya visa
- Tiket perjalanan PP
- Asuransi kesehatan (termasuk keluarga)
- Tiket transportasi umum bulanan di kota tempat tinggal
- Bantuan biaya kursus bahasa hingga EUR 500
Baca juga: Beasiswa Henan University of Chinese Medicine untuk Kuliah S2 dan S3 di China
Persyaratan
- Berasal dari negara yang masuk dalam daftar DAC OECD, termasuk Indonesia.
- Bekerja di bidang kebudayaan, seperti:
- Kurator (curator)
- Restorator atau konservator benda budaya (restorer)
- Mediator atau edukator budaya
- Manajer budaya (culture manager)
- Memiliki pengalaman bekerja dengan warisan budaya, koleksi museum, arsip, atau dokumentasi budaya dalam suatu lembaga atau institusi.
- Memiliki institusi tuan rumah (host institution) di Jerman yang bersifat non-komersial, seperti museum, galeri, lembaga budaya, atau lembaga penelitian. Institusi tersebut harus memiliki lokasi fisik serta koleksi atau arsip yang relevan dengan proyek yang diajukan.
- Menyusun proposal atau konsep proyek bersama host institution. Proposal ini menjadi salah satu komponen terpenting dalam proses seleksi karena akan digunakan untuk menilai relevansi dan kualitas program yang akan dijalankan selama masa beasiswa.
- Telah menyelesaikan pendidikan tinggi atau pendidikan vokasi yang relevan dengan bidang pekerjaan atau proyek yang diusulkan.
- Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang sangat baik. Kemampuan bahasa Jerman atau bahasa negara tujuan lainnya menjadi nilai tambah, tetapi tidak diwajibkan.
- Bersedia mengikuti program secara langsung (on-site) di Jerman selama 3–6 bulan. Beasiswa ini bukan program daring dan mengharuskan penerima beasiswa hadir secara rutin di institusi tuan rumah.
- Tidak sedang menerima beasiswa lain atau mengikuti program residensi lain pada periode yang sama, karena penerima beasiswa harus fokus pada program yang didanai oleh Alexander Rave Foundation.
- Bersedia menyusun laporan akhir setelah program selesai sebagai bentuk pertanggungjawaban dan dokumentasi kegiatan.
Baca juga: Beasiswa Tut Wuri Handayani 2026 untuk Kuliah S2 dan S3 Dalam dan Luar Negeri
Persyaratan Dokumen
- Bukti legalitas host institution sebagai lembaga non-profit atau lembaga publik, misalnya melalui akta, sertifikat, atau dokumen resmi yang menunjukkan status kelembagaan host.
- Surat undangan (Invitation Letter) dari institusi tuan rumah di Jerman untuk pelaksanaan program beasiswa.
- Surat rekomendasi (Reference Letter), misalnya dari atasan, supervisor, atau pimpinan di tempat kerja pelamar.
- Dokumen pengalaman kerja (Employment References) yang membuktikan pengalaman profesional pelamar di bidang terkait.
- Informasi kontak institusi tuan rumah, termasuk data kontak yang dapat dihubungi oleh penyelenggara beasiswa.
- Concept Note atau proposal proyek yang disusun bersama antara pelamar dan institusi tuan rumah. Dokumen ini menjelaskan kegiatan, tujuan, dan hasil yang diharapkan selama masa beasiswa.
Baca juga: Pendaftaran Australia-Indonesia Muslim Exchange Program (AIMEP) 2026
Prosedur Pendaftaran
- Mencari institusi tuan rumah (host institution) yang memenuhi syarat di Jerman.
- Berdiskusi dan menyusun proyek bersama pihak host institution.
- Menyiapkan seluruh dokumen aplikasi yang diperlukan.
- Mengisi formulir pendaftaran secara online.
- Mengunggah seluruh dokumen yang diminta sebelum batas waktu pendaftaran.
- Menunggu proses seleksi dan pengumuman hasil.
Baca juga: Beasiswa LPDP Kerja Sama 2026 untuk Kuliah S2 di Dalam dan Luar Negeri
Timeline Kegiatan
- Deadline: 30 Juni 2026.
- Program berlangsung selama 3–6 bulan di Jerman.
- Beasiswa dimulai paling cepat pada 1 Februari 2027.
- Program harus selesai paling lambat 31 Desember 2027.
Baca juga: Pendaftaran MIKTA Young Leaders’ Camp 2026 untuk Mahasiswa S1 S2 S3
Official Account
Official Website: https://www.ifa.de/
Untuk info lebih lanjut dan pendaftaran, click di bawah ini:
Official Info || Pendaftaran


