Cara Pemilik IPK 2.75 – 3.25 Tetap Bisa Berpeluang Lolos S2 di Inggris dengan Beasiswa Chevening
Jujur, lanjut kuliah S2 ke Universitas di Inggris apalagi beasiswa Chevening itu sangat kompetitif, jadi buat kamu yang punya IPK 2.75 – 3.25 memang perlu strategi dan effort lebih agar tetap bisa berpeluang lolos. Walaupun beasiswa Chevening tidak ada syarat IPK minimum, setiap universitas dan program studi tetap punya kebijakan tersendiri terkait minimal IPK yang diminta. Nah, kalau IPK kamu belum jadi kekuatan utama, masih ada bagian lain dari profil yang bisa diperkuat. Minscho spill caranya
Buktikan Kualitas Internasional dengan IELTS
Beasiswa Chevening memang tidak mensyaratkan IELTS. Tapi, universitas tujuan tetap meminta IELTS. Kebanyakan universitas meminta IELTS 6.5. Karena dari segi nilai kamu belum memiliki kekuatan, maka memiliki IELTS lebih dari 6.5 akan menjadi salah satu kelebihan untuk mengimbangi.
Target IELTS 6.5 – 7++
Kalau kamu punya IELTS 6.5 – 7++, dampaknya kamu akan dipandang sebagai kandidat yang siap belajar di kampus bertaraf internasional. Lebih bagus lagi kalau Writing & Speaking kamu di 6.5++, karena skor ini bisa menjadi nilai tambah yang membedakan profil kamu, mengingat tidak semua kandidat memiliki kemampuan Writing dan Speaking di level tersebut. Apalagi skill ini sangat dibutuhkan dalam budaya belajar di universitas Inggris untuk berdiskusi, menyampaikan pendapat, berpikir kritis, sampai ngerjain academic essay.
Dapatkan poin plus dengan menonjolkan pengalaman
Universitas Inggris dan beasiswa chevening sangat menghargai pengalam kerja. Hal tersebut dibuktikan dengan terdapat form khusus “Employment history” di kampus-kampus di Inggris. Selain itu, Beasiswa chevening memiliki syarat pengalaman kerja minimal 2.800 jam.
Agar kamu dapat poin plus, pada bagian Employment history fokus ke pengalaman yang relevan dengan studi, keahlian dan karir pasca studi. Sementara di CV, selain pengalaman kerja relevan, tambahkan juga pengalaman kerja dengan soft skill yang relevan (walaupun pekerjaannya kurang relevan).
Tunjukkan Keahlian di Bidangmu
Walaupun nilai akademik kurang, kamu tetap bisa menunjukkan keunggulan akademik. Caranya sebutkan pengalaman, pendidikan non-formal dan kegiatan non-pekerjaan yang relevan
Contoh: Jika kamu jurusan Teknik Industri dan mau mengambil Data Science. Kamu bisa menunjukkan
- Non-formal education: Google Data Analytics Certificate, SQL course, Machine Learning course dll
- Pengalaman bekerja: menggunakan data untuk memprediksi inventory demand
- Independent learning: membaca paper/artikel mengenai predictive analytics
Pada saat menunjukkan keahlian di personal statement dan beasiswa chevening, tunjukkan juga skill leadershipmu. Jangan tulis: I led a team of 10 people to implement an education programme. Sebaiknya “I introduced a new outreach strategy and coordinated 10 team members, increasing student participation by 30%”.
Tunjukkan dampak karir dan kontribusi dari keilmuan
Pertama, tunjukkan program yang dipilih memang relevan dengan kebutuhan karir. Gunakan formula:
Background – Masalah – Course – Skill – Career goal – Impact
Contoh:
Bekerja di bidang pendidikan – Menemukan masalah dalam sistem pendidikan – Memilih Education Policy – Mempelajari Policy analysis & programme evaluation – Berkontribusi pada perbaikan kebijakan pendidikan
Hindari hanya fokus ke menyebutkan universitasnya terkenal, Ranking-nya tinggi, Ingin kuliah di London dll
Kedua, tunjukkan bagaimana kamu membangun Professional Global Networking yang relevan dengan keilmuan, karir dan kontribusi. Sebaiknya sampaikan “I built partnerships with local communities and education stakeholders to expand our programme”.
Rencanakan Dengan Matang
Salah satu yang juga bisa dijadikan keunggulan adalah persiapan dari sekarang. Dengan waktu yang lebih banyak, kamu bisa:
- Menargetkan skor IELTS lebih tinggi sesuai persyaratan universitas
- Riset dan memilih 3 master’s course yang paling sesuai dengan career goal
- Menyusun career plan yang jelas
Mempersiapkan aplikasi universitas lebih awal untuk mengejar unconditional offer. Kabar baiknya, Scholars bisa bantu kamu persiapkan semua hal di atas
Butuh persiapan IELTS untuk dapat LoA untuk beasiswa chevening? tanya-tanya dulu click IELTS LoA Beasiswa Chevening di bawah ini ya
Butuh dibimbing langsung oleh penerima beasiswa chevening? tanya-tanya dulu click Mentoring Beasiswa Chevening di bawah ini ya


