Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa TNI

Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa TNI

Beasiswa TNI merupakan program beasiswa yang ditujukan kepada para mahasiswa S1 ongoing. Program beasiswa ini dapat didaftar oleh mahasiswa semester 6 ke atas atau mahasiswa yang telah menyelesaikan 120 SKS (untuk jurusan kedokteran) dan 110 SKS (untuk jurusan lainnya). Pembiayaan beasiswa ini meliputi tunjangan bulanan serta biaya skripsi. Selain itu, penerima beasiswa TNI juga berkesempatan untuk menjadi perwira TNI setelah menyelesaikan kuliahnya. Wah, keren kan, beasiswanya dapat, bisa jadi anggota TNI juga. Yuk, daftar secepatnya. Kamu bisa membaca panduan cara mendaftar dan mendapatkan beasiswa TNI berikut ini: Untuk persiapan beasiswa lain, click disini.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Memastikan Universitas Mitra dan Jurusan Prioritas

Langkah pertama yang harus diperhatikan sebelum memulai proses pendaftaran adalah memastikan universitas mitra beasiswa TNI. Dengan mengetahui universitas mitranya, kamu bisa mengetahui dapat atau tidaknya kamu mendaftar program beasiswa ini. Beasiswa TNI tidak menetapkan universitas mitra tertentu, namun salah satu persyaratannya adalah pendaftar harus berasal dari universitas negeri. Artinya, selama kamu berasal dari universitas negeri, kamu boleh mendaftar program beasiswa ini.

Selanjutnya adalah jurusan prioritas, pihak beasiswa TNI menetapkan beberapa jurusan. Jurusan-jurusan tersebut adalah jurusan yang dibutuhkan di militer. Jurusan-jurusan yang dibutuhkan adalah, kedokteran umum, kedokteran gigi, statistik, arsitektur, PLLU/ATC (penerbangan), pendidikan jasmani, teknologi informasi/cyber, teknik komputer, teknik telekomunikasi, teknik otomotif, teknik elektro arus lemah, teknik mesin, teknik broadcasting, teknik jurnalistik, teknik sistem perkapalan, serta teknik perkapalan. Selain itu, pendaftar harus memastikan bahwa jurusannya terakteditasi A untuk mendaftar program beasiswa ini. 

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Brilian BRI

Mempersiapkan Dokumen-Dokumen Pendaftaran

Langkah selanjutnya adalah mempersiapkan dokumen-dokumen pendaftaran. Hal ini bertujuan untuk menghindari kesalahan-kesalahan teknis sehingga kamu gagal mendaftar. Semakin cepat kamu mempersiapkan dokumen-dokumen pendaftaranmu, hal itu tentunya akan semakin baik. Dokumen-dokumen yang dibutuhkan meliputi akte kelahiran, KTP pendaftar dan KTP orang tua/wali, kartu keluarga, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), ijazah SD, SMP, SMA, dan sarjana (jika sudah ada), foto hitam putih dengan ukuran 4 x 6 sebanyak 20 lembar, rapor SMA, surat keterangan berbadan sehat, serta surat keterangan bebas narkoba. Beberapa dokumen seperti, SKCK, surat keterangan berbadan sehat, dan surat keterangan bebas narkoba membutuhkan waktu pengerjaan selama beberapa hari. Jadi, pastikan untuk mempersiapkannya seawal mungkin.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Cendikia Baznas

Mengisi Formulir Pendaftaran Online

Setelah mempersiapkan dokumen-dokumen pendaftaran, kamu bisa melanjutkannya dengan mengisi formulir pendaftaran online. Formulir pendaftaran online dapat kamu akses di https://rekrutmen-tni.mil.id/berita/pengumuman/mahasiswa-beasiswa. Pertama, kamu harus membuat akun dengan mengisi data diri seperti nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, Nomor Induk Kependudukan (NIK), gender, dan email. Selanjutnya kamu akan mendapatkan username serta password. Username dan password tersebut digunakan untuk login pendaftaran.

Pada formulir pendaftaran online, kamu harus mengisi agama, suku bangsa, pendidikan, jurusan (Bagi pendaftar perempuan hanya tersedia untuk dua jurusan yaitu kedokteran umum dan kedokteran gigi. Sedangkan, bagi pendaftar laki-laki tersedia untuk semua jurusan). Selanjutnya, kamu harus mengisi nama universitas, tahun lulus (tahun lulus hanya sampai tahun 2020, yang artinya pendaftar yang belum lulus kuliah bisa memilih tahun 2020 sebagai tahun kelulusannya), dan IPK.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Korporat di Universitas Al Azhar Indonesia

Selain itu, kamu juga harus melengkapi data seperti nomor telpon atau HP serta nama orang tua atau wali. Kamu juga harus memilih lokasi pendaftaran terdekat dari wilayahmu. Pada formulir pendaftaran online, kamu juga harus memilih sumber informasi beasiswa TNI (baik dari website resmi beasiswa TNI, media sosial, maupun sumber lain). Kamu juga bisa melampirkan daftar prestasi yang pernah kamu raih (jika tidak ada, kamu boleh mengosongkannya). Terakhir, tambahkan juga informasi bahwa pendaftaran beasiswa TNI adalah pendaftaran beasiswamu yang kesekian kalinya.

Sebelum menekan tombol simpan, pastikan untuk memeriksa kembali formulir pendaftaran onlinemu. Pastikan tidak ada kesalahan-kesalahan pengetikan serta data yang kamu isi adalah data yang sebenar-benarnya. Klik tombol simpan dan download formulir pendaftaran onlinemu. Formulir pendaftaran online yang sudah dicetak harus dibawa pada saat mendaftar offline di lokasi yang telah kamu pilih pada saat mengisi formulir pendaftaran online.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Utusan Daerah S1 di IPB

Menghindari Deadline

Deadline pendafaftaran online beasiswa TNI diperpanjang hingga 5 Juni 2020. Namun, jangan menunggu hingga hari-hari terakhir sebelum penutupan pendaftaran. Website pendaftaran biasanya akan mengalami overload dan error selama beberapa hari sebelum deadline. Hal ini disebabkan banyaknya akses di hari-hari terakhir pendaftaran. Jadi, pastikan untuk mendaftar lebih awal. Sehingga kamu bisa menghindari kesalahan-kesalahan krusial seperti gagal mendaftar karena website pendaftaran yang tidak bisa diakses.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Mindo Campus 2020

Mendaftar Offline

Setelah mengisi formulir pendaftaran online, kamu harus mendaftar langsung ke lokasi pendaftaran yang telah kamu pilih. Pada saat mendaftar secara offline, pastikan kamu membawa semua dokumen-dokumen pendaftaran serta formulir pendaftaran onlinemu. Jika dokumen-dokumen pendaftaranmu lengkap, kamu akan mendapatkan nomor pendaftaran daerah. Nomor pendaftaran ini akan digunakan untuk tahapan selanjutnya. Jadi, pastikan untuk menyimpan baik-baik nomor pendaftaranmu.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa DataPrint

Pengumuman

Setelah mendaftar secara offline dan mengumpulkan dokumen-dokumen pendaftaran. Pihak beasiswa TNI akan menyeleksi dokumen-dokumen pendaftaran tersebut. Pendaftar yang lolos tahapan seleksi administrasi akan dihubungi oleh panitia seleksi baik melalui telpon ataupun email. Oleh karena itu, jika kamu telah menyelesaikan proses pendaftaranmu jangan lupa untuk mengecek emailmu sesering mungkin. Selain itu, untuk mendapatkan update info terbaru, kamu bisa mengaksesnya di website resmi pendaftaran beasiswa TNI.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa DAAD di Jerman

Leave a Reply

Your email address will not be published.