Tips dan Trick Menulis Berita di Media Online
Perkembangan dunia digital saat ini menuntut para jurnalis untuk mampu menghasilkan berita-berita di berbagai media, tidak hanya melalui media cetak tapi juga melalui media online. Nah, apa saja sih yang perlu diperhatikan dalam menulis berita di media online? Apakah kamu penasaran? Jika iya, baca artikel ini sampai habis yah. Karena di bawah ini ada tips dan trick menulis berita di media online: Untuk info edu lain, click disini.
Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah
Brevity (Ringkas atau Singkat)
Bayangkan kamu sedang membaca berita yang sangat panjang di depan layar smartphone atau laptop. Pastinya mata akan mudah lelah dan bosan, bukan? Nah, maka dari itulah banyak pembaca yang tidak akan membaca berita sampai selesai. Kebanyakan hanya membaca judul dan paragraf pertamanya. Disinilah pentingnya mempunyai skill penulisan judul berita dan membuat paragraf pertama yang menarik. Jika judul dan paragraf pertamamu menarik, tentunya pembaca akan melanjutkan membaca sampai habis. Ingat, buatlah pembaca jatuh cinta dari judul dan paragraf pertamamu.
Baca juga: Skill yang Harus Dimiliki dalam Bidang Marketing
Adaptability (Kemampuan Adaptasi)
Teknologi memang mendorong kita untuk menyesuaikan diri. Begitu pula yang perlu dilakukan jurnalis atau wartawan online. Jurnalis dituntut untuk menyajikan informasi dengan media yang beragam, yaitu mampu memanfaatkan baik audio, visual, maupun video, ke dalam tulisannya. Hal ini akan menjadi salah satu kelebihan media online yang tidak dimiliki oleh media lain sehingga harus dimaksimalkan.
Baca juga: Tips dan Trick Berpartisipasi Dalam Konferensi Internasional
Scannability (Kemampuan untuk Dipindai)
Rata-rata durasi akses seseorang ke website itu sangat singkat. 10 menit saja sudah terasa sangat lama. Paling tidak hanya beberapa detik. Mengingat sangat singkatnya durasi akses seseorang ke website, maka jurnalis harus mengetahui tricknya. Jadi, kamu harus menghasilkan tulisan yang tidak hanya menarik tapi juga mudah dipindai. Artinya, tulisan kamu bisa dipahami dengan mudah meski hanya dibaca secara singkat. Bukan tulisan yang mengharuskan pembaca untuk membaca beberapa kali baru bisa memahaminya.
Baca juga: Tips Menulis Artikel Ilmiah yang Baik dan Benar


