Tips dan Tricks untuk Publish International Paper

Tips dan Tricks untuk Publish International Paper

International paper sudah sangat akrab di telinga mahasiswa, terutama mahasiswa S2. Bahkan, beberapa universitas mengharuskan mahasiswa untuk menerbitkan paper skala international sebagai salah satu syarat kelulusan. Lantas, bagaimana sih menerbitkan international paper itu? Nah, melalui artikel kali ini akan dibahas tips dan tricks untuk bisa lolos dan menerbitkan intenational paper. Artikel ini ditulis berdasarkan penjelasan salah satu peserta dari even international paper. Untuk info edu lainnya, silahkan click disini.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Memahami dan Memilih Jenis International Paper

Sebelum mulai menulis international paper, kamu harus tahu dulu jenis international paper yang ingin kamu tuju. Dengan kata lain, kamu harus tahu bagaimana kamu mau mempublikasikan papermu ini. Ada dua cara untuk mempublikasikan paper secara International. Cara pertama adalah dengan mengikuti international conference, dan yang kedua yaitu publikasi melalui website jurnal international. Lalu apa perbedaan dari kedua hal tersebut?

International conference merupakan even konferensi international yang beberapa diantaranya membutuhkan biaya untuk mendaftar menjadi peserta. Walaupun begitu, ada juga yang tidak memungut biaya. Namun, umumya, kamu tetap harus mengeluarkan biaya untuk transportasi, terutama jika konferensinya diselenggarakan di luar negeri. Nah, di international conference, paper kamu nantinya akan diterbitkan dalam kumpulan jurnal yang disebut international prosiding. Sedangkan untuk website international, kamu hanya perlu men-submit paper kamu ke website yang diinginkan.

Baca juga: Tips & Tricks Pendaftaran Beasiswa KGSP

Memperhatikan Kesesuaian Tema

Tema tentu merupakan hal yang paling penting, nih. Bahkan tema merupakan hal pertama yang harus kamu perhatikan. Walaupun, bisa jadi, kamu sudah memiliki sasaran tema tertentu, sesuai dengan bidang yang kamu geluti. Nah, kedua jenis publishing international paper juga pasti memiliki tema masing-masing. Ada yang khusus membahas tekait isu kesehatan, pendidikan, hingga sains.

Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa DAAD di Jerman

Membahas Topik yang Dikuasai

Mengusai topik yang akan kamu bahas adalah hal yang sangat penting. Disini kamu juga harus memahami apa tujuan dari paper kamu. Lalu, bagaimana mengembangkan penguasaan akan topikmu? Pertama-tama, kamu bisa melakukan brainstorming terkait tema yang ada. Umumnya, satu hari cukup untuk melakukan brainstorming. Kemudian kamu bisa memperkuat pengetahuan dengan membaca dari sumber-sumber yang relevan. Kamu bisa membaca jurnal yang serupa atau buku dari para pakar.

Nah, selain kedua langkah tersebut, kamu juga bisa berdiskusi dengan orang yang sudah lebih berpengalaman dalam topik dan tema paper kamu, contohnya: kakak tingkat atau dosen. Tujuan dari berdiskusi tersebut adalah memperluas pengetahuan. Dengan begitu, kamu bisa lebih memahami tujuan dari tema, serta lebih mengetahui judul yang diminati. Sehingga kamu bisa menulis dengan lebih maksimal dan menghasilkan paper yang terbaik.

Baca juga: Tips Lolos Beasiswa OSC (Online Scholarship Competition) dari Awardee

Leave a Reply

Your email address will not be published.