Beasiswa Tiket Tech in Asia Jakarta
Tech in Asia adalah sebuah Konferensi untuk menghubungkan para pegiat startup. Konferensi ini hadir di Singapura, Tokyo, dan Jakarta. Pada tahun 2018 ini, Tech in Asia mengundang 169 pembicara diantaranya Teddy Oetomo Chief Strategy Officer Bukalapak dan Theo Vassilakis Chief Technology Officer Grab.
Baca juga: Beasiswa Pendidikan Indonesia
Tech in Asia Jakarta hadir pada tanggal 23-24 Oktober 2018 bertempat di Jakarta Convention Center. Di #TIAJKT2018, kamu bisa bergabung bersama lebih dari 5,000 pegiat teknologi, startup, investor, sampai partner bisnis lain. Tak hanya itu, kamu juga bisa belajar dan mengetahui lebih lanjut mengenai tren terkini di ekosistem teknologi di Indonesia.
Baca juga: Beasiswa Konferensi International Youth Summit Lahore
Melihat ketertarikan mahasiswa/i yang cukup besar di ranah teknologi dan startup, Tech in Asia memberikan beasiswa #TIAJKT2018 khusus untuk pelajar dan mahasiswa aktif D3/S1.
Isi form berikut untuk mendapatkan beasiswa tiket #TIAJKT2018 dengan harga Rp 150,000 (harga normal Rp 1,350,000). Setelah mengisi form ini, kami akan melakukan verifikasi Kartu Tanda Pelajar / Kartu Tanda Mahasiswa kamu dan mengirimkan panduan pemesanan tiket dan pembayaran melalui email maksimal dalam waktu 5 hari kerja.
Baca juga: Jasa Penerjemah Artikel
Official Account
Informasi selengkapnya terkait acara dapat diakses disini
Official Website: https://www.techinasia.com
Pendaftaran disini



Saya mahasiswa baru di Politeknik Negeri Semarang dan memiliki ketertarikan di dunia IT , tetapi Kartu Tanda Mahasiswa saya belum jadi apakah bisa saya mengikuti beasiswa ini. Terimakasih
coba minta surat keterangan aktif ka
Apakah ini harus punya passport dan apa pembayaanya hanya untuk transportasi saja?
Kebetulan pelaksanaannya di jakarta kak
Kak jadi 150 udh semuanya sama konsumsi selama disna ? Apa cuman tiket saja ? Dan apa itu tiket PP?
kayaknya hanya tiket masuk ka. bukan tiket pesawat
Kak transportasi ke jakarta di danai gak ? Programnya fully funded gak? Mohon penjelasannya
transport kayaknya gak ka