Curriculum Vitae Dokumen Beasiswa LPDP untuk Persiapan Pendaftaran : 4 Tips Penulisan dan Contohnya
Beasiswa LPDP adalah peluang yang diberikan oleh pemerintah Indonesia melalui pendanaan pendidikan bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi S1/S2 di dalam atau luar negeri di bawah satuan kerja kementerian keuangan. Tentunya beasiswa ini sangat bagus dan memberikan kamu benefit yang sangat banyak. Untuk masa pendaftaran sendiri akan dilakukan melalui 2 tahap dalam 1 tahun, jadi kamu nggak perlu khawatir untuk ketinggalan. tahap pertama akan dilakukan pada bulan Januari-Februari, dan tahap kedua akan dilakukan pada bulan Juni-Juli.
Terdapat beberapa persyaratan yang ada dalam pendaftaran beasiswa LPDP salah satunya yaitu CV. Tentunya kamu perlu mempersiapkan hal ini sebaik mungkin agar kamu lolos untuk ke tahap selanjutnya.
Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah
Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5
Kira-kira CV Beasiswa itu apa ya?
Kamu perlu tahu nih, perbedaan antara CV untuk melamar pekerjaan dengan yang akan digunakan untuk beasiswa. Jika dilihat dari tujuan, CV kerja biasanya berisi tentang keterampilan profesional, pengalaman kerja, dan pencapaian target yang relevan pada posisi yang dilamar. selain itu, pada CV kerja fokus utama adalah menekankan pada bagaimana keterampilan dan pengalaman kamu dapat memberikan kontribusi yang positif terhadap perusahaan.
Berbeda dengan CV beasiswa, yang memiliki penekanan pada aspek akademik dan potensi yang kamu miliki. Dari segi informasi yang kamu tampilkan tentu sangat berbeda, dalam CV beasiswa kamu perlu mencantumkan prestasi akademik, pengalaman organisasi, kegiatan sosial yang pernah diikuti, publikasi dan proyek penelitian. Tujuannya adalah untuk memberikan gambaran kepada reviewer bagaimana kamu akan memberikan impact yang positif terhadap lingkungan sekitar dan menunjukkan dedikasi akademis kamu.
Baca juga: Metode REDS Essay: Rahasia Menulis Essay Beasiswa LPDP dengan Ciamik
Tips dan Contoh CV Beasiswa
Setiap kamu ingin mendaftar program beasiswa tentunya ada satu syarat yang hampir selalu diminta sebagai bahan pertimbangan dalam proses seleksi yaitu Curriculum Vitae (CV). Yuk simak tips dan contoh berikut agar kamu lebih paham.
1. To the point dan jangan berlebihan
Pada saat ini sudah banyak sekali format dan contoh CV beasiswa yang tersebar di internet. Namu, kamu harus bisa memfilter informasi tersebut sebaik mungkin karena tidak semua informasi tersebut benar dan sama persis dengan CV beasiswa yang ingin kamu daftar. Dari segi penulisan sendiri, kamu perlu memperhatikan secara detail agar tidak terkesan berlebihan dan membuat pembaca ilfeel sama kamu. Cukup yang penting saja dan dirasa sangat relevan.
Contoh: Leading 51 members, achieving the target of 80% participation in the work program
2. Menggunakan kalimat, huruf yang mudah dimengerti
Dalam penulisan CV, kamu perlu memperhatikan tata bahasa yang baik dan jelas agar bisa dibaca dan dipahami dengan baik. Gunakan huruf yang sesuai standar dan formal, jangan menggunakan huruf yang terkesan non formal.
Contoh: Chief Executive of the National Student Musabaqah Tilawatil Quran: Organized 135 participants from 15 universities successfully, achieving the target of 100% participation.
3. Menuliskan hal yang relevan dan terbaru
Pengalaman yang pernah kamu dapatkan selama berkuliah harus ditulis secara realistis dan dapat dipertanggungjawabkan. untuk pengalaman sendiri cukup tulis yang pernah dilakukan selama berkuliah dan yang paling relevan dengan beasiswa yang ingin kamu ajukan.
Contoh: Participant and received an award as the Y-Bank, “the researcher” team from the Asian Development Bank (ADB) & Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2024
4. Menggunakan bahasa inggris
Mengapa harus bahasa inggris? ya, seperti yang kamu ketahui bahasa inggris merupakan bahasa internasional yang digunakan oleh seluruh dunia. Dalam penulisan CV bahasa inggris akan menggambarkan diri kamu yang profesional dan memudahkan reviewer dalam menilai siapa kamu sebenarnya.
Contoh: Contact person for 10 orphanages in Indonesia and manage the needs of 100-150 children.
Baca juga: Metode SMART Essay: Cara Menulis Essay Beasiswa LPDP biar Terstruktur
Jadi gimana nih, udah siap belum untuk menjadi awardee beasiswa LPDP? Nah, agar kamu lebih siap lagi Yuk bergabung ke kelas persiapan beasiswa bersama Scholars, disini kamu juga bakal bisa di bimbing langsung dengan mentor handal dan berpengalaman loh!


