Kandidat dengan IPK 2.75 – 3.25 Harus Ikut Kegiatan Apa Agar Memperbesar Peluang Lolos S2 ke Hungaria dengan Beasiswa Stipendium Hungaricum Scholarship
Disclaimer dulu bahwa mendaftar S2 di Universitas Hungaria melalui beasiswa stipendium hungaricum tidak menetapkan satu standar minimal nilai rapor yang berlaku untuk semua universitas dan program studi. Namun, jika IPK mu berada di kisaran 2.75 – 3.25, kamu perlu menyadari bahwa profil akademikmu kurang kompetitif dibandingkan kandidat lain.
Tapi, bukan berarti kamu tidak punya peluang!
Kamu bisa memperkuat profil akademikmu dengan mengimbangi nilai akademik melalui kegiatan non-akademik yang relevan. Cara ini benar-benar bisa ngeboost point penilaian kamu apalagi kamu tahu apa saja yang bisa dimasukkan, dimana menunjukkannya dan gimana cara pilih kegiatan yang support profile akademikmu.
Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah
Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5
Join Course
Kamu bisa mencoba IELTS preparation course, English speaking course, academic writing atau course yang relevan dengan bidang studi yang kamu tuju.
CATAT!
- Yang perlu kamu kembangkan adalah English proficiency, academic readiness, dan kemampuan belajar secara konsisten.
- Kalau kamu mengikuti IELTS course, jangan hanya mengejar sertifikat, tetapi tunjukkan progress kemampuan English-mu, terutama pada Listening, Reading, Writing, dan Speaking.
- Kalau mengikuti course yang relevan dengan jurusan, pilih yang memberikan project, assessment, atau hasil yang bisa dibuktikan.
- Setiap mengikuti course, catat nama course, penyelenggara, durasi, materi yang dipelajari, hasil assessment, sertifikat dan progress kemampuanmu.
Research & Academic Ability
Kamu bisa mengembangkan pengalaman sebagai Research Assistant atau melakukan research project yang relevan dengan bidang S2 yang akan kamu ambil.
CATAT!
- Yang perlu kamu kembangkan adalah critical thinking, problem-solving dan kemampuan menjadi researcher.
- Sebagai Research Assistant, kamu bisa belajar melakukan literature review, mengumpulkan dan menganalisis data, membantu menyusun penelitian, hingga menyampaikan hasil penelitian.
- Kalau melakukan research secara mandiri, kamu perlu belajar mengidentifikasi masalah, menentukan research question, memilih metode, mengumpulkan data, menganalisis evidence dan menarik kesimpulan.
- Setiap mengikuti kegiatan research atau membuat karya tulis ilmiah, catat topik penelitian, metode yang digunakan, hasil penelitian, dan solusi yang dihasilkan.
Organisasi Volunteer & Community Service
Kamu bisa mengikuti organisasi internal kampus, NGO/LSM, organisasi sosial, AIESEC, international youth organization dan lain-lain.
CATAT!
- Skill yang bisa kamu kembangkan adalah leadership, teamwork & collaboration, communication, problem-solving, dan social responsibility.
- Kalau menjadi ketua/koordinator, kembangkan leadership dengan mengarahkan tim, membagi tugas, mengambil keputusan, menyelesaikan masalah dan memastikan program berjalan sesuai tujuan.
- Kalau menjadi anggota Tunjukkan kontribusi melalui memberikan ide, mengambil tanggung jawab, menyelesaikan tugas dan membantu tim mencapai target.
- Setiap ada kegiatan catat apa manfaat kegiatan, berapa orang yang terbantu dan hasilnya.
Baca juga: Cara Kandidat dengan IPK 2.50 – 3.25 Bisa Berpeluang Lolos Beasiswa S1 S2 S3 ke Hungaria
Academic Achievement & Professional Development
Kamu bisa mengikuti case competition, business competition, innovation challenge, hackathon, atau kompetisi profesional yang relevan dengan bidang S2 yang akan kamu ambil.
CATAT!
- Yang perlu kamu kembangkan adalah subject knowledge, analytical thinking, problem-solving, dan kemampuan menerapkan ilmu yang kamu pelajari.
- Sering berprestasi, kemampuan ini ditunjukkan dari konsistensi, level kompetisi yang meningkat, kompleksitas kompetensi, dan kemampuan menerapkan ilmu untuk menghasilkan solusi.
- Belum pernah juara, kemampuan ini ditunjukkan dari progres kompetisi/proyek, kompleksitas masalah yang dikerjakan, dan perkembangan kemampuan akademik.
- Selalu catat: nama kompetisi, bidang, tingkat, jumlah peserta, hasil, dan progres dari kompetisi sebelumnya.
Kabar Baiknya
Kamu tidak perlu mengikuti semua kegiatan tadi. Pilih beberapa kegiatan yang benar-benar ingin kamu tekuni dan sesuaikan dengan jurusan yang akan kamu ambil di Hungaria.
Sekarang, coba bangun profil akademik seperti ini:
Profil Akademik
- Menjadi Koordinator Divisi Akademik HIMA dan memimpin 8 anggota.
- Mengembangkan program mentoring akademik yang diikuti 50 mahasiswa selama 1 semester.
- Mengikuti IELTS preparation course & memiliki hasil assessment atau IELTS score yang dapat dibuktikan.
Profil seperti ini memberikan cerita dan bukti dibandingkan profil yang hanya berisi mengikuti banyak seminar, webinar, dan volunteer satu hari.
Kamu Bisa Menunjukkan di Bagian Ini
Pada pendaftaran S1 di Universitas Hungaria dengan beasiswa Stipendium Hungaricum, kegiatan non-akademik dapat kamu tuliskan di bagian “Activities” pada menu “Profile” di portal online Application Dream Apply.
Catatan
Tulis nama kegiatan, tahun pelaksanaan dan deskripsi singkat dari aksi yang kamu lakukan untuk menjelaskan kontribusi yang kamu berikan.
Selain pada bagian profil, kamu juga wajib menonjolkan pengalaman non-akademik di dalam Motivation Letter.
Catatan
Ceritakan bagaimana kegiatan non-akademik tersebut membentuk karaktermu. Kemudian, hubungkan keahlian yang kamu peroleh seperti leadership, teamwork, problem solving dengan jurusan S1 yang kamu pilih di Hungaria.
Tips Tambahan
- Kamu bisa lihat, dengan memahami profil, yang awalnya terlihat kurang kompetitif bisa jadi terbuka opportunity yang berpeluang besar untuk lolos.
- Setelah itu, langkah selanjutnya adalah buat profil akademikmu semakin kompetitif dengan IELTS 6.5 – 7.0.
Kalau kamu mau dibantu menggali potensimu dan cocokan dengan apa yang dicari universitas dan beasiswa sekaligus dibantu persiapan IELTS untuk kuliah S2 ke Hungaria.
Langsung bilang ke Minscho baik di komentar atau di DM
Penerima beasiswa selalu memulai langkah pertama dengan persiapan IELTS karena walaupun Beasiswa Stipendium Hungaricum tidak wajib IELTS, tapi IELTS tetap wajib untuk syarat ke kampus tujuan dan untuk menunjukkan kalau kamu siap belajar di level internasional
Mau tanya-tanya dulu kelas IELTS di Scholars? click IELTS Hungaria di bawah ini ya
Selain itu, kamu juga bisa dibimbing langsung oleh penerima beasiswa Hungaria untuk persiapan Beasiswanya sehingga peluang lolos semakin besar
Mau tanya-tanya dulu terkait mentoring beasiswa ke Hungaria?
Click Mentoring Beasiswa Hungaria di bawah ini ya


