Siswa dengan Nilai 70 – 80 Harus Ikut Kegiatan Apa Agar Memperbesar Peluang Lolos S1 ke Hungaria dengan Beasiswa Stipendium Hungaricum Scholarship

Siswa dengan Nilai 70 – 80 Harus Ikut Kegiatan Apa Agar Memperbesar Peluang Lolos S1 ke Hungaria dengan Beasiswa Stipendium Hungaricum Scholarship

Disclaimer dulu bahwa mendaftar S1 di Universitas Hungaria melalui beasiswa Stipendium Hungaricum tidak menetapkan satu standar minimal nilai rapor yang berlaku untuk semua universitas dan program studi. Namun, jika nilai rapormu berada di kisaran 70–80, kamu perlu menyadari bahwa profil akademikmu kurang kompetitif dibandingkan kandidat lain.
Tapi, bukan berarti kamu tidak punya peluang!
Kamu bisa memperkuat profil akademikmu dengan mengimbangi nilai akademik melalui kegiatan non-akademik yang relevan. Cara ini benar-benar bisa ngeboost point penilaian kamu apalagi kamu tahu apa saja yang bisa dimasukkan, dimana menunjukkannya dan gimana cara pilih kegiatan yang support profile akademikmu.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5

Join Course

Kamu bisa mencoba IELTS preparation course, English speaking course, academic writing atau course yang relevan dengan bidang studi yang kamu tuju.
CATAT!

  • Yang perlu kamu kembangkan adalah English proficiency, academic readiness, dan kemampuan belajar secara konsisten.
  • Kalau kamu mengikuti IELTS course, jangan hanya mengejar sertifikat, tetapi tunjukkan progress kemampuan English-mu, terutama pada Listening, Reading, Writing, dan Speaking.
  • Kalau mengikuti course yang relevan dengan jurusan, pilih yang memberikan project, assessment, atau hasil yang bisa dibuktikan.
  • Setiap mengikuti course, catat nama course, penyelenggara, durasi, materi yang dipelajari, hasil assessment, sertifikat dan progress kemampuanmu.

Baca juga: Cara Kandidat dengan Ijazah S1 Bisa Lolos S2 ke Hungaria dengan Beasiswa Stipendium Hungaricum Scholarship

Personal Project & Entrepreneurship

Kamu bisa mengikuti kegiatan seperti Karya Ilmiah Remaja (KIR), Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI).
CATAT!!!

  • Yang perlu kamu kembangkan adalah critical thinking, problem-solving dan kemampuan menjadi researcher.
  • Kalau kamu aktif melakukan research, critical thinking itu ditunjukkan dengan kemampuan mengidentifikasi masalah, mengumpulkan data, menganalisis evidence dan menarik kesimpulan.
  • Kalau kamu membuat karya tulis ilmiah, problem- solving itu ditunjukkan dengan kemampuan memberikan solusi atau rekomendasi berdasarkan hasil penelitian.
  • Kamu juga bisa mengembangkan research skill dengan belajar menentukan topik, menyusun pertanyaan penelitian, memilih metode, mengumpulkan dan menganalisis data dan menyampaikan hasil penelitian secara sistematis.
  • Setiap mengikuti kegiatan research atau membuat karya tulis ilmiah, catat topik penelitian, metode yang digunakan, hasil penelitian, dan rekomendasi/solusi yang dihasilkan.

Baca juga: Cara Kandidat dengan IPK 2.50 – 3.25 Bisa Berpeluang Lolos Beasiswa S1 S2 S3 ke Hungaria

Organisasi Volunteer & Community Service

  • Di lingkungan sekolah, kamu bisa aktif di OSIS, MPK, PMR, Pramuka atau organisasi sekolah lainnya.
  • Di luar sekolah, kamu bisa mencoba komunitas sosial, komunitas pendidikan, kepemudaan, atau organisasi yang relevan dengan bidang studi tujuan.
  • Di tingkat yang lebih luas, kamu bisa mencoba program seperti Student Exchange / Youth Exchange, AFS Intercultural Programs, YFU (Youth For Understanding), AIESEC Youth / Exchange Programs atau Cross – cultural solutions.

CATAT!!

  • Skill yang perlu kamu kembangkan adalah leadership skill, cross – cultural communication skill dan teamwork & collaboration skill.
  • Kalau kamu menjadi ketua/koordinator, kembangkan leadership, cross-cultural communication, teamwork & collaboration skill dengan mengarahkan tim, membagi tugas, mengambil keputusan, mengelola perbedaan, membangun komunikasi yang inklusif, serta memastikan seluruh anggota dapat bekerja sama mencapai target.
  • Kalau kamu jadi anggota, kembangkan leadership, cross-cultural communication, teamwork & collaboration skill melalui initiative dan ownership, seperti aktif memberikan ide, mengambil tanggung jawab, beradaptasi dengan perbedaan budaya, menghargai pendapat, membantu anggota lain  dan berkontribusi untuk mencapai tujuan bersama.
  • Setiap ada kegiatan catat apa manfaat kegiatan, berapa orang yang terbantu dan seperti apa hasilnya

Baca juga: Cara Kandidat yang Tidak Punya Banyak Pengalaman Kerja Diterima S2 di Swedia dengan Beasiswa Swedish Institute Scholarship for Global Professionals (SISGP)

Kompetisi & Olimpiade

Kamu bisa mencoba:  olimpiade sains, Debate / public speaking dan kompetisi atau olimpiade yang relevan dengan bidang studi.
CATAT

  • Yang perlu kamu kembangkan adalah academic excellence.
  • Kalau sering juara, academic excellence itu ditunjukkan dengan konsistensi prestasi, level kompetisi yang semakin tinggi, dan kemampuan mempertahankan performa.
  • Kalau belum pernah juara, academic excellence itu ditunjukkan dengan progress, level kompetisi yang diikuti, dan kemampuan akademik yang terus berkembang.
  • Setiap mengikuti kompetisi atau olimpiade, catat nama kompetisi, bidang yang dilombakan, tingkat kompetisi, jumlah peserta, hasil yang kamu dapatkan, dan progress dari kompetisi sebelumnya.

Baca juga: Cara Mahasiswa dengan Ijazah S1 Indonesia Bisa Lolos S2 ke Swedia dengan Beasiswa Swedish Institute Scholarship for Global Professionals (SISGP)

Kabar Baiknya

Kamu tidak perlu mengikuti semua kegiatan tadi. Pilih beberapa kegiatan yang benar-benar ingin kamu tekuni dan sesuaikan dengan jurusan yang akan kamu ambil di Hungaria.
Sekarang, coba bangun profil akademik seperti ini:

PROFIL AKADEMIK

  • Memimpin 8–10 siswa.
  • Meneliti masalah literasi di lingkungan sekolah yang hasilnya dipublikasi di website sekolah.
  • Mengikuti IELTS preparation course & memiliki hasil assessment atau IELTS score yang dapat dibuktikan.

Profil seperti ini memberikan cerita dan bukti dibandingkan profil yang hanya berisi mengikuti banyak seminar, webinar, dan volunteer satu hari.

Baca juga: Cara Kandidat Dengan IPK 2.75 – 3.25 Bisa Berpeluang Lolos S2 Ke Swedia Dengan Beasiswa Swedish Institute Scholarships for Global Professionals (SISGP)

Kamu Bisa Menunjukkan di Bagian Ini

Pada pendaftaran S1 di Universitas Hungaria dengan beasiswa Stipendium Hungaricum, kegiatan non-akademik dapat kamu tuliskan di bagian “Activities” pada menu “Profile” di portal online Application Dream Apply.
Catatan:
Tulis nama kegiatan, tahun pelaksanaan dan deskripsi singkat dari aksi yang kamu lakukan untuk menjelaskan kontribusi yang kamu berikan.
Selain pada bagian profil, kamu juga wajib menonjolkan pengalaman non-akademik di dalam Motivation Letter.
Catatan:
Ceritakan bagaimana kegiatan non-akademik tersebut membentuk karaktermu. Kemudian, hubungkan keahlian yang kamu peroleh seperti leadership, teamwork, problem solving dengan jurusan S1 yang kamu pilih di Hungaria.

Baca juga: Cara Pemilik IPK 2.75 – 3.25 Tetap Bisa Berpeluang Lolos S2 di Inggris dengan Beasiswa Chevening

Tips Tambahan

Kamu bisa lihat, dengan memahami profil, yang awalnya terlihat kurang kompetitif bisa jadi terbuka opportunity yang berpeluang besar untuk lolos.
Setelah itu, langkah selanjutnya adalah buat profil akademikmu semakin kompetitif dengan IELTS 6.5 – 7.0.
Kalau kamu mau dibantu menggali potensimu dan cocokan dengan apa yang dicari universitas dan beasiswa sekaligus dibantu persiapan IELTS untuk kuliah S1 ke Hungaria.
Langsung bilang ke Minscho baik di komentar atau di DM.

Baca juga: Cara Siswa Dengan Rapor SMA Diterima S1 di Nanyang Technological University (NTU) dengan ASEAN Undergraduate Scholarship

Penerima beasiswa selalu memulai langkah pertama dengan persiapan IELTS karena walaupun Beasiswa Stipendium Hungaricum tidak wajib IELTS, tapi IELTS tetap wajib untuk syarat ke kampus tujuan dan untuk menunjukkan kalau kamu siap belajar di level internasional
Mau tanya-tanya dulu kelas IELTS di Scholars? click IELTS Hungaria di bawah ini ya

Selain itu, kamu juga bisa dibimbing langsung oleh penerima beasiswa Hungaria untuk persiapan Beasiswanya sehingga peluang lolos semakin besar
Mau tanya-tanya dulu terkait mentoring beasiswa ke Hungaria?
Click Mentoring Beasiswa Hungaria di bawah ini ya

Leave a Reply

Your email address will not be published.