Beasiswa Monash Graduate Scholarship 2026 untuk Kuliah S2 dan S3 di Australia
Buat kamu yang sedang mencari peluang kuliah di luar negeri, khususnya di Australia, ada kabar gembira nih! Saat ini, Monash University membuka kesempatan beasiswa melalui program Monash Graduate Scholarship. Beasiswa ini ditujukan bagi kamu yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S2 riset (Research Masters) atau S3 riset (Research Doctorate). Jadi, jika kamu sedang merencanakan studi lanjutan dengan fokus riset, beasiswa ini bisa jadi kesempatan emasmu. Untuk info beasiswa lainnya, click di sini.
Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah
Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5
Kelebihan Beasiswa
- Beasiswa penuh (fully-funded)
- Tidak wajib pulang ke Indonesia
- Tidak wajib memiliki LoA (Letter of Offer / Admission)
- Tidak ada wawancara
- Study di top kampus Australia (kampus terbaik ke 5)
- Hak Mengajukan Temporary Graduate Visa: berhak mengajukan izin tinggal dan visa kerja pascastudi (Post-Study Work Visa) di Australia untuk memperluas pengalaman profesional global
Cakupan Beasiswa
- Biaya kuliah (Pembebasan biaya kuliah 100% dari skema pendamping universitas)
- Biaya hidup (Sebesar $37,145 AUD per tahun (dibayar dua mingguan sebesar $1,423.18 AUD)
- Tunjangan kedatangan (Bantuan dana pindah rumah sebesar $2,000 AUD untuk mahasiswa luar negeri)
- Asuransi Kesehatan: Dilengkapi dengan cakupan Overseas Student Health Cover (OSHC)
Baca juga: Beasiswa Manaaki New Zealand 2026 untuk Kuliah S2 dan S3 di Selandia Baru
Persyaratan
- Mahasiswa internasional, termasuk asal Indonesia
- Memenuhi persyaratan masuk program riset S2 atau S3 di Monash University. Persyaratan lengkapnya dapat dibaca di sini.
- Memenuhi persyaratan bahasa Inggris di Monash University. Ketentuan kemampuan bahasa dapat dicek di sini.
Baca juga: Beasiswa International Master’s Université Paris-Saclay 2026 untuk Kuliah S2 di Prancis
Persyaratan IELTS
- General Requirements: 6.5 overall (no band less than 6.0)
- Khusus fakultas Arts, Business & Economics, Education, Law, MSDI: 7.0 overall (no band less than 6.5)
Prosedur Pendaftaran
- Pra-Pendaftaran & Pencarian Supervisor (Bulan ke 1–2)
- Ini adalah tahap paling krusial karena aplikasi kamu tidak akan bisa diproses tanpa adanya lampu hijau dari dosen pembimbing (Supervisor)
- Pastikan IPK kamu memenuhi syarat setara Honours Class I atau IIA (IPK 3.25 – 3.50)
- Skor IELTS sesuai dengan batas minimum fakultas tujuan (umumnya minimal 6.5 hingga 7.0
- Menyusun Proposal Riset: Buat draf proposal riset singkat (1–2 halaman) dalam bahasa Inggris yang berisi latar belakang, pertanyaan riset, metodologi, dan signifikansi riset
- Mencari dan Menghubungi Calon Supervisor
- Cari nama dosen yang bidang risetnya relevan melalui fitur Monash Find a Researcher.
- Kirim email pendekatan (cold emailing) resmi yang melampirkan Academic CV (maksimal 2 halaman), transkrip nilai, dan draf proposal risetmu.
- Mengajukan Expression of Interest (EOI): Jika dosen tertarik secara informal, beberapa fakultas mewajibkan kamu mengisi formulir online resmi yang disebut Expression of Interest (EOI) melalui laman fakultas masing-masing.
- Mendapatkan “Invitation to Apply”: Jika proses peninjauan EOI berhasil, fakultas akan menerbitkan surat elektronik resmi berjudul Invitation to Apply. Surat inilah tiket utama untuk masuk ke sistem pendaftaran universitas.
- Mendaftar untuk program S2 atau S3 by research di Monash University. Perlu diperhatikan jika tiap program memiliki ketentuan dan persyaratan yang berbeda. Oleh karena itu, pendaftar dipersilakan untuk mengecek syarat masuk di program tujuannya.
- Pendaftaran untuk program S2/S3 akan dipertimbangkan secara otomatis untuk program beasiswa ini. Jadi, tidak ada prosedur pendaftaran tambahan untuk program beasiswanya.
Baca juga: Beasiswa Skolkovo Institute of Science and Technology 2026 untuk Kuliah S2 dan S3 di Rusia
Tips Lolos
- Temukan profesor di Monash yang memiliki bidang riset atau publikasi yang serupa dengan topikmu karena Monash University tidak akan meloloskan aplikasi riset tanpa adanya persetujuan resmi dari dosen pembimbing
- Miliki IELTS minimal 6.5 (tanpa ada nilai dibawah 6.0) atau lebih. Pastikan nilai writing IELTS paling tinggi
- Kalau kamu memiliki artikel ilmiah yang sudah diterbitkan di jurnal internasional bereputasi (terindeks Scopus atau sejenisnya), peluang lolos naik hingga 80%. Jika tidak ada, cantumkan publikasi di jurnal nasional terakreditasi, presentasi di konferensi sains, atau skripsi S1/tesis S2 yang berhasil dialihbahasakan ke Inggris
- Minta dosen pembimbing dengan reputasi riset baik dan mengenal performa risetmu secara personal. Pastikan untuk fokus mengulas kemampuan analisis, kemandirian riset, dan ketahanan akademik bukan sekadar nilai ujian di kelas
Pendaftaran
- Deadline Gelombang 1: 31 Maret 2026
- Deadline Gelombang 2: 31 Agustus 2026
Baca juga: Beasiswa Universita Della Calabria 2026 untuk Kuliah S2 di Italia
Official Account
Official Website: https://www.monash.edu/
Untuk info lebih lanjut dan pendaftaran, click di bawah ini:
Official Info || Pendaftaran


