Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) GTK 2026 untuk Kuliah D4/S1 Guru dan Calon Guru

Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) GTK 2026 untuk Kuliah D4/S1 Guru dan Calon Guru

Berencana meningkatkan kualifikasi akademik atau memulai karier sebagai pendidik di Indonesia? Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) 2026 bisa menjadi salah satu opsi terbaik yang patut kamu pertimbangkan. Program beasiswa bergengsi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang didanai oleh dana abadi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini ditujukan bagi guru aktif serta calon guru yang ingin menempuh studi jenjang D4 atau S1 dengan pembiayaan penuh. Jika kamu tertarik, mulai persiapkan dokumenmu dari sekarang dan pastikan untuk mendaftar sebelum batas waktu pendaftaran ditutup. Untuk info beasiswa lain, click di sini.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5

Kelebihan Beasiswa

  1. Pembiayaan penuh.
  2. Membuka peluang jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk mempercepat masa kuliah guru.
  3. Memberikan kepastian karir kependidikan yang terarah pascastudi melalui komitmen pengabdian nasional.

Baca juga: Beasiswa Royal Melbourne Institute of Technology 2027 untuk Kuliah S2 dan S3 di Australia

Cakupan Beasiswa

  1. Biaya pendaftaran
  2. Uang Kuliah Tunggal
  3. Biaya hidup bulanan
  4. Biaya buku
  5. Asuransi kesehatan
  6. Tunjangan penyelesaian skripsi

Baca juga: Beasiswa Stockholm University 2026 untuk Kuliah S2 di Swedia

Persyaratan Umum

  1. Warga Negara Indonesia (WNI), dibuktikan dengan KTP atau KK.
  2. Memenuhi batas usia saat mendaftar:
    • Calon Guru: belum berusia 30 tahun.
    • Guru:
      • Guru mata pelajaran umum jenjang SMA/SMK dan Guru Muatan Lokal jenjang Pendidikan Dasar: belum berusia 47 tahun.
      • Guru mata pelajaran kejuruan: belum berusia 50 tahun.
      • Guru Pendidikan Luar Biasa/Khusus: belum berusia 55 tahun.
  3. Memiliki ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL) dan transkrip nilai jenjang pendidikan sebelumnya.
  4. Belum pernah atau sedang tidak menempuh pendidikan tinggi S1/D4.
  5. Tidak sedang menerima beasiswa dari sumber pembiayaan lain.
  6. Diterima sebagai mahasiswa baru pada perguruan tinggi/program yang sesuai:
    • Calon Guru: diterima sebagai mahasiswa baru pada program studi yang termasuk kategori:
      • Pendidikan Anak Usia Dini;
      • Pendidikan Sekolah Dasar;
      • Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan;
      • Pendidikan Khusus/Pendidikan Luar Biasa;
      • Bimbingan Konseling; atau
      • Mata Pelajaran Kejuruan pada SMK.
    • Guru: diterima sebagai mahasiswa baru melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) pada perguruan tinggi dengan program studi yang relevan:
      • Mata Pelajaran Umum jenjang SMA dan SMK;
      • Muatan Lokal jenjang Pendidikan Dasar;
      • Mata Pelajaran Kejuruan; dan
      • Pendidikan Luar Biasa.
  7. Program studi yang dipilih harus sesuai dengan bidang yang dipersyaratkan:
    • Guru: program studi harus sesuai dengan mata pelajaran/jurusan yang diampu.
    • Calon Guru: program studi harus sesuai dengan kategori calon guru yang dipilih.
  8. Khusus Guru: telah terdata sebagai guru minimal 3 tahun pada Dapodik.
  9. Khusus Guru: program studi yang dipilih minimal terakreditasi B/Baik Sekali dan terdaftar dalam sistem informasi Sierra yang dikelola Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Baca juga: Beasiswa Research Training Program International 2026 untuk Kuliah S2 dan S3 di Australia

Persyaratan Dokumen

  1. KTP atau KK
  2. Ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL) dan transkrip nilai jenjang pendidikan sebelumnya
  3. Surat Pernyataan Pendaftaran
  4. Surat Keterangan Sehat
  5. Surat Pernyataan Komitmen setelah lulus S1 bersedia mengikuti seleksi pelaksanaan PPG
  6. Dokumen Khusus Calon Guru:
    • LoA Unconditional atau bukti diterima sebagai mahasiswa pada program studi sesuai kategori beasiswa yang dipilih.
    • Surat Rekomendasi dari sekolah tempat menempuh pendidikan terakhir atau perguruan tinggi tempat menempuh pendidikan saat ini.
    • Surat Pernyataan Bersedia Menjadi Guru sesuai kategori beasiswa yang dipilih.
  7. Dokumen Khusus Guru:
    • LoA Unconditional atau bukti diterima sebagai mahasiswa baru program RPL pada PT/LPTK untuk program studi yang relevan dengan bidang yang diampu.
    • Bukti terdata pada Dapodik/Info GTK, berupa dokumen profil guru atau tangkapan layar Dapodik.
    • Surat Pernyataan Persetujuan dari Kepala Sekolah Induk terhadap guru yang bersangkutan sebagai calon penerima/penerima beasiswa.
    • Surat Rekomendasi dari Kepala Sekolah Induk.
  8. Dokumen Tambahan untuk Penyandang Disabilitas:
    • Surat Keterangan sebagai Penyandang Disabilitas
    • Surat Persetujuan dari orang tua/wali/suami/istri, bermaterai
    • Surat Permohonan Pendampingan sesuai kebutuhan aktivitas disabilitas.

Baca juga: Beasiswa Research Training Program 2027 di Curtin University untuk Kuliah S2 dan S3 di Australia

Prosedur Pendaftaran

  1. Langkah 1: Persiapan Berkas Dokumen Utama
    Siapkan semua dokumen kependidikan dan identitas pribadimu ke dalam format digital PDF secara rapi. Pastikan data nama lengkap dan NIK yang kamu gunakan sudah sinkron dengan sistem Dapodik (bagi guru aktif) atau pangkalan data NISN (bagi lulusan sekolah menengah) agar tidak terhambat saat proses verifikasi pembuatan akun pendaftaran.
  2. Langkah 2: Pendaftaran Akun Daring di Portal Resmi
    • Akses platform pendaftaran terpadu di laman resmi Beasiswa Kemendikdasmen
    • Buat akun baru dengan mengisi NIK, nama lengkap, alamat email aktif, password, serta wajib memilih opsi “S1 – Guru” pada kolom pilihan latar belakang pendaftar.
  3. Langkah 3: Pengisian Biodata Kuliah dan Unggah Berkas
    • Masuk menggunakan akun yang telah diverifikasi melalui Portal Login BPI.
    • Isi informasi riwayat pendidikan, universitas LPTK tujuan, program studi kependidikan pilihan, serta unggah dokumen persyaratan seperti LoA Unconditional dan surat rekomendasi.
  4. Langkah 4: Proses Validasi Dokumen dan Seleksi Administrasi
    • Tim penilai dari Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) akan memeriksa kebenaran data dan keaslian berkas yang dikirimkan.
    • Pantau status kemajuan aplikasi kamu secara berkala melalui menu dasbor portal pendaftaran untuk melihat hasil kelulusan seleksi administrasi.
  5. Langkah 5: Sesi Wawancara Substansi & Pengumuman Hasil Seleksi
    • Peserta yang dinyatakan lolos tahap administrasi akan diundang untuk mengikuti tes wawancara terstruktur secara daring.
    • Penilaian wawancara berfokus pada komitmen, wawasan akademik kependidikan, serta potensi kontribusi nyata pelamar. Hasil seleksi kelulusan akhir komite beasiswa akan diterbitkan langsung melalui akun masing-masing peserta.

Baca juga: Beasiswa Research Training Program 2026 untuk Kuliah S2 dan S3 di Monash University Australia

Timeline Pendaftaran

  1. Pembukaan pendaftaran: 07 Agustus 2026
  2. Deadline pendaftaran: 15 Agustus 2026
  3. Seleksi Administrasi & Dokumen: Agustus 2026
  4. Pelaksanaan Seleksi Wawancara: September 2026
  5. Pengumuman Kelulusan Akhir: September/Oktober 2026

Baca juga: Beasiswa McCall MacBain Scholarship 2027 untuk Kuliah S2 di Kanada

Official Account

Official Website: https://kemendikdasmen.go.id
Untuk info lebih lanjut dan pendaftaran, click di bawah ini:
Official Info || Pendaftaran

Leave a Reply

Your email address will not be published.