Beasiswa Pendidikan Indonesia Tahap II untuk Kuliah S1 S2 dan S3 Dalam dan Luar Negeri

Beasiswa Pendidikan Indonesia Tahap II untuk Kuliah S1 S2 dan S3 Dalam dan Luar Negeri

Scholars membawa kabar baik nih dari puslapdik atau Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kemdikbud, saat ini Beasiswa Pendidikan Indonesia tahap II kembali membuka pendaftaran, loh. Program ini tersedia baik untuk tujuan studi dalam maupun luar negeri. Jenjang pendidikan yang tersedia pun beragam, mulai dari jenjang S1 hingga S3. Makanya jangan sampai kamu melewatkan beasiswa ini. Untuk info selengkapnya, yuk baca di bawah ini. Untuk info beasiswa lain, click di sini.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5

Cakupan Beasiswa

  1. Dana SPP (tuition fee)
  2. Dana pendaftaran
  3. Dana tunjangan buku
  4. Dana bantuan penelitian
  5. Dana bantuan seminar internasional
  6. Dana bantuan publikasi jurnal internasional
  7. Dana transportasi
  8. Dana aplikasi visa
  9. Dana asuransi kesehatan
  10. Dana kedatangan
  11. Dana hidup bulanan
  12. Dana keadaan darurat (force majeure)
  13. Dana tunjangan keluarga

Baca juga: Pendaftaran Chevening Programme Assistant di Kedutaan Besar Inggris

Persyaratan

  1. Warga Negara Indonesia.
  2. Diterima pada Perguruan Tinggi di dalam negeri atau di luar negeri yang telah ditetapkan oleh Kemendikbudristek.
  3. Memiliki bukti LoA Unconditional atau surat tanda diterima tanpa syarat sesuai program studi dan Perguruan Tinggi Tujuan.
  4. Skema pendidikan yaitu:
    • S1 satu gelar (single degree) dengan durasi studi paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan,
    • S2 satu gelar (single degree) dengan durasi studi paling lama 24 bulan, atau
    • S3 satu gelar (single degree) dengan durasi studi paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan.
  5. Tidak mengajukan perpindahan program studi dan perguruan tinggi tujuan tanpa persetujuan Kementerian.
  6. Telah menyelesaikan SMA/SMK/yang sederajat (bagi mahasiswa semester 1 tahun akademik 2022/2023) untuk studi program beasiswa D4 atau S1 dengan ketentuan sebagai berikut:
    • Sekolah di dalam negeri atau Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah/ Madrasah; atau
    • Sekolah di luar negeri yang telah memperoleh penyetaraan dengan sekolah dalam negeri oleh Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbudristek.
  7. Telah menyelesaikan studi program D4 atau S1 untuk pendaftar beasiswa S2 dan telah menyelesaikan studi program S2 untuk pendaftar beasiswa S3, dengan ketentuan sebagai berikut:
    • Perguruan Tinggi di dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) minimal program studi dan perguruan tinggi terakreditasi B atau Baik Sekali;
    • Perguruan Tinggi kedinasan dalam negeri; atau
    • Perguruan Tinggi di luar negeri yang diakui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal Perguruan Tinggi.
  8. Tidak sedang (ongoing) atau telah menempuh studi program S1, S2, S3, atau Non Gelar (non-degree), baik pada Perguruan Tinggi di dalam negeri maupun Perguruan Tinggi di luar negeri, kecuali bagi penerima beasiswa S1/D4 calon guru SMK dan penerima beasiswa program S3 PTA dalam negeri.
  9. Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa dari sumber lain selama menjadi penerima BPI Kemendikbudristek.
  10. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
    • Kelas eksekutif;
    • Kelas khusus;
    • Kelas karyawan;
    • Kelas jarak jauh;
    • Kelas yang diselenggarakan bukan di Perguruan Tinggi induk;
    • Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 (satu) negara (kecuali untuk program joint degree/dual degree);
    • Kelas internasional khusus tujuan dalam negeri; dan
    • Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan Kementerian.
  11. Memenuhi skor bahasa Inggris, dengan ketentuan:
    • Untuk pendaftar S1 Calon Guru SMK, tidak ada persyaratan skor kemampuan bahasa;
    • Untuk pendaftar S1 Beasiswa Indonesia Maju tujuan luar negeri minimal 72 untuk TOEFL IBT, 46 untuk PTE Academic, atau 5.5 untuk IELTS;
    • Untuk pendaftar S2 PTA dan PTV dalam negeri menyesuaikan dengan persyaratan di perguruan tinggi tujuan;
    • Untuk pendaftar S2 PTA luar negeri minimal 80 untuk TOEFL IBT, 58 untuk PTE Academic, atau 6.5 untuk IELTS;
    • Untuk pendaftar S2 Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam negeri menyesuaikan dengan persyaratan di perguruan tinggi tujuan;
    • Untuk pendaftar S2 Beasiswa Indonesia Maju tujuan luar negeri minimal 80 untuk TOEFL IBT, 58 untuk PTE Academic, atau 6.5 untuk IELTS;
    • Untuk pendaftar S3 PTA dan PTV dalam negeri menyesuaikan dengan persyaratan di perguruan tinggi tujuan;
    • Untuk pendaftar S3 PTA luar negeri minimal 80 untuk TOEFL IBT, 58 untuk PTE Academic, atau 6.5 untuk IELTS; atau
    • Untuk pendaftar S3 Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam negeri menyesuaikan dengan persyaratan di perguruan tinggi tujuan.
  12. Memenuhi IPK minimal dengan ketentuan sebagai berikut:
    • Untuk pendaftar S1 Calon Guru SMK, nilai mapel di atas ketuntasan (bagi mahasiswa baru) atau IPK minimal 3,00 (bagi mahasiswa ongoing);
    • Untuk pendaftar S1 Beasiswa Indonesia Maju luar negeri minimal IPK 3,00;
    • Untuk pendaftar S2 PTA dan PTV dalam negeri minimal IPK 3,00;
    • Untuk pendaftar S2 PTA luar negeri minimal IPK 3,00;
    • Untuk pendaftar S2 Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam negeri minimal IPK 3,00;
    • Untuk pendaftar S2 Beasiswa Indonesia Maju tujuan luar negeri minimal IPK 3,25 (untuk Sains, Riset, Teknologi, dan Inovasi) atau 2,75 (untuk bidang lainnya);
    • Untuk pendaftar S3 PTA dan PTV dalam negeri minimal IPK 3,25;
    • Untuk pendaftar S3 PTA luar negeri minimal IPK 3,25; atau
    • Untuk pendaftar S3 Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam negeri minimal IPK 3,25.

Baca juga: Pendaftaran Program Magang KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) untuk Mahasiswa/Lulusan D3 dan S1

Persyaratan Dokumen

  1. KTP
  2. Sertifikat kemampuan bahasa.
  3. Ijazah dan transkrip nilai.
  4. Surat Izin Pimpinan, dengan ketentuan sebagai berikut:
    • Pimpinan Perguruan Tinggi asal minimal dekan/ kepala Biro (untuk Dosen Perguruan Tinggi negeri),
    • Pimpinan perguruan tinggi tempat bekerja yang berwenang di bidang SDM (untuk tenaga kependidikan perguruan tinggi negeri),
    • Pejabat eselon I/II (untuk tenaga kependidikan di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi),
    • Kepala LLDikti wilayah terkait (untuk dosen Perguruan Tinggi Swasta),
    • Kepala Dinas Pendidikan dan/pimpinan yang membidangi SDM (untuk PNS yang bukan dari PT), atau
    • Ketua Yayasan di mana ia bertugas/akan bertugas (untuk pegawai/calon pegawai Swasta).
  5. Surat keterangan sehat jasmani yang masa berlakunya paling lama 6 (enam) bulan, dan dikeluarkan oleh dokter dari rumah sakit/puskesmas/klinik.
  6. Surat pernyataan komitmen sebagai penerima beasiswa sesuai dengan format dalam lampiran dan ditandatangani di atas materai Rp10.000,00.
  7. Esai atau karangan yang berisi komitmen kontribusi ke instansi asal/negara pasca studi meliputi: deskripsi diri, deskripsi peran apa yang akan dilakukan, dan deskripsi cara mewujudkan peran tersebut, dengan ketentuan sebagai berikut:
    • Ditulis dalam bahasa Indonesia untuk program tujuan dalam negeri;
    • Ditulis dalam bahasa Inggris untuk program tujuan luar negeri;
    • Jumlah kata 1000-1500 untuk jenjang S1; dan
    • Jumlah kata 1500-2000 untuk jenjang S2 dan S3.
  8. Rencana studi untuk S2, dengan ketentuan:
    • Memuat gambaran tentang alasan memilih bidang/ prodi;
    • Topik yang akan ditulis dalam tesis;
    • Rencana studi dari awal semester hingga selesai;
    • Aktivitas non akademik yang akan dilaksanakan;
    • Ditulis dalam bahasa Indonesia untuk program S2 di dalam negeri dan dalam bahasa Inggris untuk program S2 di luar negeri; dan
    • Ditulis antara 1500 – 2000 kata.
  9. Proposal penelitian untuk S3, dengan ketentuan:
    • Proposal sekurang-kurangnya memuat: judul, latar belakang, rumusan masalah, pertanyaan/tujuan penelitian, metode dan desain, manfaat, kesimpulan dan saran, dan daftar pustaka;
    • Ditulis dalam bahasa Indonesia untuk dalam negeri dan Bahasa Inggris untuk tujuan luar negeri; dan
    • Ditulis antara 1500-2000 kata.
  10. Untuk pendaftar penyandang disabilitas, dengan ketentuan berikut:
    • Melampirkan surat keterangan yang menyatakan jenis kekhususan dari rumah sakit atau dokter spesialis;
    • Melampirkan surat persetujuan dari orang tua tanda tangan di atas materai 10.000; dan
    • Melampirkan surat permohonan pendamping jika mahasiswa tidak bisa mandiri.

Baca juga: Beasiswa Riset Baznas untuk Mahasiswa Diploma S1 S2 S3 Dalam Negeri

Prosedur Pendaftaran

  1. Mendaftar secara online pada lama pendaftaran.
  2. Mengisi formulir pendaftaran online serta mengunggah dokumen pendaftaran sesuai dengan jenis beasiswa yang didaftar.
  3. Submit pendaftaran.
  4. Untuk panduan pendaftaran, download di sini.

Baca juga: Beasiswa Kemitraan Baznas untuk Lembaga Pendidikan

Pendaftaran

Deadline: 30 September 2022

Official Account

Official Website: https://beasiswa.kemdikbud.go.id/
Untuk info lebih lanjut dan pendaftaran, click di bawah ini:
Official Info || Pendaftaran

Leave a Reply

Your email address will not be published.