Beasiswa Perguruan Tinggi Akademik BPI untuk Kuliah S2 Dalam dan Luar Negeri
Beasiswa Pendidikan Indonesia yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik tak hanya membuka pendaftaran untuk mahasiswa jenjang D4/S1, namun juga untuk mahasiswa S2. Di jenjang S2 sendiri terbagi dalam berbagai program beasiswa baik untuk tujuan dalam maupun luar negeri. Salah satu program beasiswa S2 BPI adalah beasiswa Perguruan Tinggi Akademik atau PTA. Program ini tersedia untuk program single degree maupun double degree yang dikhususkan bagi para dosen dan tenaga kependidikan. Jika kamu penasaran dengan info selengkapnya tentang beasiswa PTA ini, yuk simak artikel selengkapnya di bawah ini. Untuk info beasiswa lain, click di sini.
Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah
Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5
Cakupan Beasiswa
- Dana SPP (tuition fee)
- Dana pendaftaran
- Dana tunjangan buku
- Dana bantuan penelitian
- Dana bantuan seminar internasional
- Dana bantuan publikasi jurnal internasional
- Dana transportasi
- Dana aplikasi visa
- Dana asuransi kesehatan
- Dana kedatangan
- Dana hidup bulanan
- Dana keadaan darurat (force majeure)
- Dana tunjangan keluarga
Baca juga: Beasiswa Pelaku Budaya untuk Kuliah S1 Dalam Negeri
Persyaratan Umum
- Warga Negara Indonesia.
- Diterima pada Perguruan Tinggi di dalam negeri atau di luar negeri yang telah ditetapkan oleh Kemendikbudristek.
- Memiliki bukti LoA Unconditional atau surat tanda diterima tanpa syarat sesuai program studi dan Perguruan Tinggi Tujuan.
- Skema pendidikan yaitu:
- S2 satu gelar (single degree) dengan durasi studi paling lama 24 bulan, atau
- S2 Program Gelar Bersama (Joint Degree) atau Program Dua Gelar (Dual Degree/Double Degree) dengan durasi studi paling lama 24 (dua puluh empat) bulan.
- Tidak mengajukan perpindahan program studi dan perguruan tinggi tujuan tanpa persetujuan Kementerian.
- Telah menyelesaikan studi program D4 atau S1 untuk beasiswa S2, dengan ketentuan sebagai berikut:
- Perguruan Tinggi di dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) minimal program studi dan perguruan tinggi terakreditasi B atau Baik Sekali.
- Perguruan Tinggi kedinasan dalam negeri, atau
- Perguruan Tinggi di luar negeri yang diakui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal Perguruan Tinggi.
- Tidak sedang (ongoing) atau telah menempuh studi program S2 baik pada Perguruan Tinggi di dalam negeri maupun Perguruan Tinggi di luar negeri.
- Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa dari sumber lain selama menjadi penerima BPI Kemendikbudristek.
- Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
- Kelas eksekutif;
- Kelas khusus;
- Kelas karyawan;
- Kelas jarak jauh;
- Kelas yang diselenggarakan bukan di Perguruan Tinggi induk;
- Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 (satu) negara (kecuali untuk program joint degree/dual degree);
- Kelas internasional khusus tujuan dalam negeri; dan
- Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan Kementerian.
- Memenuhi skor bahasa Inggris, dengan ketentuan:
- Untuk pendaftar S2 PTA dalam negeri menyesuaikan dengan persyaratan di perguruan tinggi tujuan,
- Untuk pendaftar S2 PTA luar negeri minimal 80 untuk TOEFL IBT, 58 untuk PTE Academic, atau 6.5 untuk IELTS.
- Untuk pendaftar S2 PTA program joint degree/dual degree minimal 80 untuk TOEFL IBT, 58 untuk PTE Academic, atau 6.5 untuk IELTS.
- Memenuhi IPK minimal 3.00.
Baca juga: Beasiswa Emile Boutmy untuk Kuliah S1 S2 di Prancis
Persyaratan Khusus
- Usia maksimal pendaftar memiliki masa kerja paling sedikit 3 (tiga) kali waktu normatif program studi pada jenjang S2 dan S3 sebelum batas usia pensiun jabatan.
- Dosen yang memiliki Nomor Urut Pendidik (NUP).
- Calon dosen pada Perguruan Tinggi Negeri Baru (PTNB) dan memiliki perjanjian kerja dengan Perguruan Tinggi terkait.
- Tenaga kependidikan pada perguruan tinggi negeri pendidikan akademik yang memiliki memiliki Nomor Induk Tenaga Kependidikan (NITK) atau surat rekomendasi pemimpin perguruan tinggi tempat bekerja.
- Tenaga kependidikan pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
- Memiliki minimal satu surat rekomendasi dari akademisi.
- Bagi pendaftar program joint degree/ dual degree menyertakan surat perjanjian kerja sama/ MoU program joint degree/ dual degree.
- Bagi penerima beasiswa Program magister joint degree/dual degree mengikuti pola 1+1, di mana tahun ke-1 ditempuh di perguruan tinggi dalam negeri, sedangkan tahun ke-2 ditempuh di perguruan tinggi luar negeri.
- Apabila penerima beasiswa program magister joint degree/dual degree tidak dapat memenuhi persyaratan masuk ke perguruan tinggi luar negeri yang bekerja sama untuk menyelenggarakan program tersebut maka pendidikan akan sepenuhnya ditempuh di perguruan tinggi dalam negeri sesuai durasi maksimal beasiswa.
Baca juga: Beasiswa D3 Politeknik Gajah Tunggal untuk Lulusan SMA Sederajat
Persyaratan Dokumen
- KTP
- Sertifikat kemampuan bahasa.
- Ijazah dan transkrip nilai.
- Surat Izin Pimpinan, dengan ketentuan sebagai berikut:
- Pimpinan Perguruan Tinggi asal minimal dekan/ kepala Biro (untuk Dosen Perguruan Tinggi negeri),
- Pimpinan perguruan tinggi tempat bekerja yang berwenang di bidang SDM (untuk tenaga kependidikan perguruan tinggi negeri),
- Pejabat eselon I/II (untuk tenaga kependidikan di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi),
- Kepala LLDikti wilayah terkait (untuk dosen Perguruan Tinggi Swasta),
- Kepala Dinas Pendidikan dan/pimpinan yang membidangi SDM (untuk PNS yang bukan dari PT), atau
- Ketua Yayasan di mana ia bertugas/akan bertugas (untuk pegawai/calon pegawai Swasta).
- Surat keterangan sehat jasmani yang masa berlakunya paling lama 6 (enam) bulan, dan dikeluarkan oleh dokter dari rumah sakit/puskesmas/klinik.
- Surat pernyataan komitmen sebagai penerima beasiswa sesuai dengan format dalam lampiran dan ditandatangani di atas materai Rp10.000,00.
- Esai atau karangan yang berisi komitmen kontribusi ke instansi asal/negara pasca studi meliputi: deskripsi diri, deskripsi peran apa yang akan dilakukan, dan deskripsi cara mewujudkan peran tersebut, dengan ketentuan sebagai berikut:
- Ditulis dalam bahasa Indonesia untuk program tujuan dalam negeri;
- Ditulis dalam Bahasa Inggris untuk program tujuan luar negeri; dan
- Jumlah kata 1500-2000 untuk S2.
- Rencana studi untuk S2, dengan ketentuan:
- Memuat gambaran tentang alasan memilih bidang/ prodi;
- Topik yang akan ditulis dalam tesis;
- Rencana studi dari awal semester hingga selesai;
- Aktivitas non akademik yang akan dilaksanakan;
- Ditulis dalam bahasa Indonesia untuk program S2 di dalam negeri dan dalam bahasa Inggris untuk program S2 di luar negeri; dan
- Ditulis antara 1500 – 2000 kata.
Baca juga: Beasiswa AK-Tekstil Solo untuk Lulusan SMA Sederajat di Dalam Negeri
Prosedur Pendaftaran
- Mendaftar secara online pada lama pendaftaran.
- Mengisi formulir pendaftaran online serta mengunggah dokumen pendaftaran sesuai dengan jenis beasiswa yang didaftar, dalam hal ini Beasiswa Perguruan Tinggi Akademik (PTA).
- Submit pendaftaran.
- Untuk panduan pendaftaran, download di sini.
Baca juga: Beasiswa S1 S2 S3 untuk Kuliah di Khazar University Azerbaijan
Timeline Pendaftaran
- Pendaftaran: 11 April 2022.
- Deadline pendaftaran: 30 Juni 2022.
- Seleksi Administrasi dan Pengumuman Hasil: 01-15 Juli 2022.
- Seleksi Substansi/Wawancara dan pengumuman Hasil 18-30 Juli 2022.
- Daftar Ulang: 01-16 Agustus 2022.
Baca juga: Beasiswa IDCloudHost untuk Kuliah S1 di Telkom University
Official Account
Official Website: https://beasiswa.kemdikbud.go.id/
Untuk info lebih lanjut dan pendaftaran, click di bawah ini:
Official Info || Pendaftaran


