Dari Penerima Beasiswanya Langsung
Tips Lolos Beasiswa S1 S2 S3 ke Malaysia dan Berbagai Negara Lain (Australia, Singapura, Inggris, Dll)
Beasiswa MIS & MTCP | Beasiswa Garuda | CIMB ASEAN
Kalau kamu punya rencana kuliah ke luar negeri dengan beasiswa, Malaysia dan berbagai negara seperti Australia, Singapura, hingga Inggris bisa jadi tujuan yang sangat realistis. Apalagi ada beberapa program beasiswa yang rutin membuka kesempatan bagi mahasiswa internasional.
Menariknya, banyak penerima beasiswa berbagi strategi yang benar-benar mereka gunakan saat proses seleksi. Dari pengalaman mereka, ada beberapa hal penting yang sering menjadi kunci lolos.
Di artikel ini, kita akan membahas tips lolos beasiswa S1, S2, hingga S3 langsung dari penerima beasiswanya, khususnya untuk program Beasiswa MIS & MTCP, Beasiswa Garuda, hingga CIMB ASEAN yang membuka peluang studi ke Malaysia dan berbagai negara lainnya.
Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah
Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5
Beasiswa MIS S2/S3 Ke Malaysia (Pendafaran: 4 Maret – 3 April 2026)
Seleksi Administrasi
CV
- Pastikan CV berhubungan dengan keilmuan yang kamu miliki. Contoh, jika kamu jurusan pendidikan, maka masukkanlah semua pengalaman kegiatan & pekerjaan yang berhubungan dengan pendidikan. Jika kurang relevan, sebaiknya tidak dimasukkan.
- Malaysia sangat concern nilai akademik, pengalaman kegiatan dan pekerjaan. Jadi, untuk menambah kemungkinan kamu diterima, cantumkan IPK, keilmuan yang paling dikuasai, pengalaman kegiatan & pekerjaan yang berhubungan dengan keilmuan tersebut.
Surat rekomendasi
Mintalah surat rekomendasi ke dosen khususnya pembimbing akademik/skripsi atau dosen yang mendukung keilmuan mu. Untuk yang sudah bekerja, bisa meminta ke atasan
LoA (nilai plus)
Jika ingin memperbesar peluang lolos, kamu bisa mengejar LoA terlebih dahulu
Sertifikat kemampuan bahasa
- Persiapkan IELTS dengan target 6.0 – 7.0 karena syarat IELTS beasiswa MIS 6.0 (tersedia di Scholars)
- Harus sertifikat dari tes remi bukan prediction (tersedia di Scholars)
Proposal Penelitian (khusus Master by Research & S3)
- Memilih dosen yang risetnya yang sejalan dengan research proposal, kamu bisa ngontak supervisor
- Buatlah riset proposal yang terdiri dari:
- Background masalah
- Kenapa penting secara global/ASEAN
- Kenapa Malaysia tempat terbaik
- Apa kontribusi riset mu terutama untuk Malaysia dan Indonesia
- Dampak setelah lulus
Seleksi Wawancara
- Perdalam kemampuan speaking Bahasa Inggris karena Interview full dalam Bahasa Inggris dan tidak boleh terbata-bata
- Pelajari CV yang kamu tulis
- Siapkan slide presentasi dari proposal penelitian karena kamu akan diminta untuk mempresentasikan proposal penelitian mu
- Pastikan antara proposal penelitian yang di submit harus sama atau ada korelasi dengan yang dipresentasikan
- Persiapkan jawaban untuk pertanyan-pertanyaan yang sering ditanyakan di wawancara beasiswa MIS berikut:
- Mengapa memilih Beasiswa MIS?
- Mengapa memilih kuliah di Malaysia?
- Mengapa memilih universitas dan jurusan tersebut?
- Apa kontribusi yang akan kamu berikan setelah lulus baik untuk Malaysia dan Indonesia?
- Apa kontribusi risetmu baik untuk Indonesia dan Malaysia?
- Apa pencapaian terbesar mu dan apa kelebihan mu?
- Bagaimana latar belakang mu?
- Kenapa kamu layak kami pilih menjadi awardee beasiswa MIS?
- Wawancara beasiswa MIS biasanya dilakukan secara online dengan 4-5 Interviewer. Jadi, ruangan harus tenang dan koneksi harus stabil
Baca juga: Beasiswa Malaysian International Scholarship (MIS) 2026 untuk Kuliah S2 dan S3 di Malaysia
Beasiswa MTCP Untuk S2 ke malaysia (Dibuka: Juni – Juli)
Sebelum Pendaftaran Dibuka
- Persiapkan IELTS dengan target 6.0 – 7.0 karena syarat IELTS beasiswa MTCP 6.0 (tersedia di Scholars)
- Riset program dan universitas tujuan (kamu bisa mengecek list universitas yang menjadi tujuan beasiswa garuda di website resmi beasiswa MTCP
Seleksi Administrasi
CV
- Pastikan CV berhubungan dengan keilmuan yang kamu miliki. Contoh, jika kamu jurusan pendidikan, maka masukkanlah semua pengalaman kegiatan & pekerjaan yang berhubungan dengan pendidikan. Jika kurang relevan, sebaiknya tidak dimasukkan.
- Malaysia sangat concern nilai akademik, pengalaman kegiatan dan pekerjaan. Jadi, untuk menambah kemungkinan kamu diterima, cantumkan IPK, keilmuan yang paling dikuasai, pengalaman kegiatan & pekerjaan yang berhubungan dengan keilmuan tersebut.
LoA
Sudah diterima atau dalam proses penerimaan di universitas Malaysia yang terdaftar dalam program MTCP
Surat rekomendasi
Mintalah surat rekomendasi ke dosen khususnya pembimbing akademik/skripsi atau dosen yang mendukung keilmuan mu. Untuk yang sudah bekerja, bisa meminta ke atasan
Seleksi Wawancara
- Perdalam kemampuan speaking Bahasa Inggris karena Interview full dalam Bahasa Inggris dan tidak boleh terbata-bata
- Pelajari CV yang kamu tulis
- Persiapkan jawaban untuk pertanyan-pertanyaan yang sering ditanyakan di wawancara beasiswa MIS berikut:
- Mengapa memilih Beasiswa MIS?
- Mengapa memilih kuliah di Malaysia?
- Mengapa memilih universitas dan jurusan tersebut?
- Apa kontribusi yang akan kamu berikan setelah lulus baik untuk Malaysia dan Indonesia?
- Apa kontribusi risetmu baik untuk Indonesia dan Malaysia?
- Apa pencapaian terbesar mu dan apa kelebihan mu?
- Bagaimana latar belakang mu?
- Kenapa kamu layak kami pilih menjadi awardee beasiswa MIS?
- Wawancara beasiswa MTCP biasanya dilakukan secara online. Jadi, ruangan harus tenang dan koneksi harus stabil
Baca juga: Beasiswa The Malaysian Technical Cooperation Programme 2025 (MTCP) untuk Kuliah S2 di Malaysia
Beasiswa Garuda Untuk S1 Ke berbagai Negara (Pendaftaran: 25 Mei – 25 Juni 2026)
Sebelum Pendaftaran Dibuka
- Persiapan IELTS dengan score min. 6.5-7.0 karena syarat minimal IELTS beasiswa garuda adalah 6.5 (tersedia di Scholars)
- Riset program dan universitas tujuan (kamu bisa mengecek list universitas yang menjadi tujuan beasiswa garuda di website resmi beasiswa garuda)
Seleksi Administrasi
Personal Statement
Membuat personal statement berisi pengalaman untuk menunjukkan skill & pengetahuan, cita-cita untuk plan jangka pendek menengah & panjang, urgensi mengambil bidang untuk menunjukkan problem solusi dan gap pengetahuan, dan rencana pengabdian untuk menunjukkan action dan dampak
LoA (opsional)
- LoA unconditional bukan LoA conditional
- Harus ada tanggal intake sesuai dengan ketentuan beasiswa Garuda
- Perguruan tinggi dan program studi harus sesuai dengan ketentuan beasiswa Garuda
Surat rekomendasi
- Mintalah dari kepala sekolah atau guru
- Pastikan mereka memahami kemampuan akademik, karakter, dan potensimu
- Berikan mereka ringkasan CV atau draft pencapaian agar rekomendasi lebih spesifik dan kuat
Sertifikat prestasi(opsional)
- Jika mempunyai sertifikat prestasi wajib terkurasi oleh pusprenas
- Bisa melampirkan surat keanggotaan organisasi (OSIS)
Tes bakat skolastik (masuk ke seleksi administrasi)
- Harus mempunyai skor SAT lebih dari 1.170 supaya tidak mengikuti TBS
- Latihan soal rutin (mirip dengan TBS LPDP)
- Latihan manajemen waktu saat mengerjakan soal
- Fokus ke pola soal
- Kerjakan semua soal dan jangan sampai ada yang kosong
Seleksi Wawancara
- Mampu menjelaskan alasan memilih kampus & jurusan secara rasional
- Siap menjawab jika ada perubahan kampus/program studi
- Siapkan jawaban yang konsisten dengan personal statement dan dokumen
- Pelajari pertanyaan yang sering ditanyakan di wawancara beasiswa LPDP
Beasiswa CIMB ASEAN Untuk S1 ke Malaysia (Kemungkinan Dibuka April 2026)
Sebelum Pendaftaran Dibuka
- Persiapan IELTS dengan score min. 6.5-7.0 untuk memenuhi syarat pendaftaran universitas luar negeri (tersedia di Scholars)
- Riset universitas tujuan di negara ASEAN
- Siapkan prestasi akademik dan non-akademik yang relevan
Seleksi Administrasi
CV
- Susunlah CV yang menonjolkan prestasi, leadership, dan aktivitas organisasi
LoA
LoA unconditional/conditional atau telah mendaftar universitas di ASEAN
Surat rekomendasi
Mintalah dari kepala sekolah atau guru yang benar-benar mengenalmu Pastikan mereka memahami kemampuan akademik, karakter, dan potensi kepemimpinanmu.
Seleksi LGD (Leaderless Group Discussion)
- Tunjukkan kemampuan leadership, komunikasi, dan kerja tim
- Dengarkan pendapat orang lain dan bangun diskusi yang kolaboratif
- Aktif memberi ide tanpa mendominasi diskusi
- Mampu merangkum dan mengarahkan solusi kelompok
Seleksi Wawancara
- Jelaskan motivasi kuliah di ASEAN
- Ceritakan pengalaman kepemimpinan dan impact yang pernah dibuat
- Ceritakan pengalaman kontribusi yang pernah dilakukan
- Sampaikan rencana masa depan dengan jelas dan percaya diri
Hampir semua beasiswa tersebut mensyaratkan IELTS minimal 6.0+. Artinya, langkah awal menuju awardee adalah mempersiapkan skor IELTS 6.0+ bareng Scholars.
DM “Persiapan IELTS” untuk persiapan bareng


