Dijadwalkan Buka: 25 Mei – 25 Juni 2026
Beasiswa Garuda: Beasiswa Penuh Untuk S1 ke Dalam & Luar Negeri
Kupas Tuntas Info, Action Plan & Strategi Lolos dari Buku Panduannya Langsung
Beasiswa Garuda
Program beasiswa bagi putra-putri Indonesia untuk menempuh pendidikan S1 di perguruan tinggi terbaik dunia, terutama dari latar belakang pra-sejahtera.
Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah
Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5
Jenjang: S1
Pendaftaran: 25 Mei – 25 Juni 2026
Benefit:
- Biaya kuliah
- Biaya hidup
- Biaya kedatangan
- Biaya transportasi
- Biaya aplikasi visa
- Biaya asuransi kesehatan
- Biaya keadaan darurat
Persyaratan:
- IELTS min. 6.5 / TOEFL iBT min. 80 / PTE min. 58
- Personal statement
- LoA
- Hasil tes IQ min. 110
- SAT min. 1.170 (opsional)
- Eligible untuk mengikuti SNBP
- Sertifikat prestasi tingkat nasional / internasional / keanggotaan OSIS
- Surat rekomendasi
Action Plan Lolos Beasiswa Garuda
Februari
- Cari tahu tentang Beasiswa Garuda dan Universitas yang sudah ditentukan oleh Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi (bisa dari awardee beasiswa, alumni universitas atau bergabung dengan komunitas pejuang beasiswa di Scholars)
- Belajar basic IELTS/TOEFL di Scholars
- Mulai belajar Scholastic Assessment Test (SAT) di Scholars
Maret
- Intensif belajar IELTS/TOEFL di Scholars
- Intensif belajar SAT di Scholars
- Mulai mengumpulkan prestasi dibidang akademik maupun non akademik
April
- Belajar / tes resmi IELTS /TOEFL di Scholars
- Mulai mencari metode, tips dan contoh membuat personal statement untuk beasiswa Garuda
- Mulai mencicil berkas untuk mendaftar Universitas
Mei
- Mulai mendaftar universitas tujuan
- Mulai membuat personal statement untuk beasiswa Garuda
- Mulai mencicil dokumen pendaftaran beasiswa seperti transkrip nilai, pas foto, sertifikat prestasi dan dokumen lainnya
Juni
- Menghubungi referee untuk meminta surat rekomendasi
- Lakukan final chek persyaratan di aplikasi pendaftaran beasiswa dan submit aplikasi pendaftaran H-1 sebelum deadline pendaftaran untuk menghindari pendaftaran. Jangan lupa untuk menyimpan bukti pendaftaran.
- Persiapkan diri untuk menghadapi seleksi bakat skolastik (khusus untuk yang skor SAT kurang dari minimal) dan wawancara
Baca juga: Beasiswa Garuda 2026 untuk Kuliah S1 di Luar Negeri
Strategi Lolos Beasiswa Garuda
Personal statement
- Membuat personal statement berisi pengalaman untuk menunjukkan skill & pengetahuan, cita-cita untuk plan jangka pendek menengah & panjang, urgensi mengambil bidang untuk menunjukkan problem solusi dan gap pengetahuan, dan rencana pengabdian untuk menunjukkan action dan dampak
LoA
- LoA unconditional bukan LoA conditional
- Harus ada tanggal intake sesuai dengan ketentuan beasiswa Garuda
- Perguruan tinggi dan program studi harus sesuai dengan ketentuan beasiswa Garuda
Surat rekomendasi
- Mintalah dari kepala sekolah atau guru yang benar-benar mengenalmu
- Pastikan mereka memahami kemampuan akademik, karakter, dan potensimu
- Berikan mereka ringkasan CV atau draft pencapaian agar rekomendasi lebih spesifik dan kuat
Sertifikat IELTS/TOEFL
- Harus sertifikat dari tes remi bukan prediction (tersedia di scholars)
- Masa berlaku maks 2 tahun pada saat pendaftaran
- Overall score min. 6.5+ dengan minimal score per band 6.0
Tes Bakat Skolastik
- Harus mempunyai skor SAT lebih dari 1.170 supaya tidak mengikuti TBS
- Latihan soal rutin (mirip dengan TBS LPDP)
- Latihan manajemen waktu saat mengerjakan soal
- Fokus ke pola soal
- Kerjakan semua soal dan jangan sampai ada yang kosong
Wawancara
- Mampu menjelaskan alasan memilih kampus & jurusan secara rasional
- Siap menjawab jika ada perubahan kampus/program studi
- Siapkan jawaban yang konsisten dengan personal statement dan dokumen
- Pelajari pertanyaan yang sering ditanyakan di wawancara beasiswa LPDP
Kesalahan Umum Yang Harus Dihindari ketika Mendaftar Beasiswa Garuda
Dokumen
- Tidak mematuhi format dan petunjuk resmi
- Memalsukan dokumen
- Salah upload dokumen
- Tidak memastikan dokumen terbaca jelas (scan buram, terpotong)
Tes Bakat Skolastik
- Tidak latihan sebelumnya
- Tidak memahami pola soal
- Terjebak di 1 soal yang lama sehingga menguras waktu
- Mengosongkan jawaban karena ragu
- Tidak mengatur strategi manajemen waktu saat tes
Wawancara
- Jawaban terlalu umum dan tidak spesifik
- Terlalu percaya diri hingga terkesan arogan atau sebaliknya
- Tidak memahami personal statement yang ditulis sendiri
- Tidak punya alasan kuat memilih jurusan/negara tujuan
- Tidak bisa menjelaskan rencana kontribusi secara realistis
- Kurang latihan simulasi wawancara
Langkah awal untuk menjadi awardee beasiswa garuda adalah persiapan IELTS & kamu bisa persiapan dari sekarang
Komen “IELTS beasiswa Garuda” to keep the slot


