Hindari Ini dalam Seleksi Wawancara Beasiswa YTB Turki

Hindari Ini dalam Seleksi Wawancara Beasiswa YTB Turki

Pemerintah Turki melalui Beasiswa YTB (Yurtdışı Türkler ve Akraba Topluluklar Başkanlığı) menyediakan beasiswa penuh kepada mahasiswa-mahasiwa internasional. Beasiswa ini tersedia untuk jenjang S1, S2, dan S3. Program beasiswa ini telah mendanai ribuan pendaftar dari berbagai negara di setiap tahunnya. Beasiswa ini adalah salah satu beasiswa yang paling banyak peminatnya karena menyediakan beasiswa penuh dan tidak memerlukan sertifikat kemampuan bahasa Inggris, baik TOEFL ataupun IELTS. Setiap tahun, pihak beasiswa YTB Turki menyeleksi pendaftarnya melalui dua tahapan, yaitu pendaftaran online dan wawancara. Untuk info persiapan lain, click disini.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Down Duluan

Sebelum wawancara kamu pasti gugup dan merasa tidak tenang, terlebih saat satu persatu pendaftar lain memasuki ruang wawancara. Kamu akan menerka-nerka pertanyaan yang seperti apa yang akan kamu dapatkan nantinya. Dalam kondisi ini, harusnya kamu menenangkan diri, jangan menambah beban pikiranmu. Kamu mungkin beranggapan bahwa dengan menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang ditanyakan kepada pendaftar sebelumnya akan membantumu. Kamu beranggapan bahwa pertanyaan yang didapatkan pendaftar sebelumnya akan menjadi petunjuk atau bisa jadi menjadi pertanyaan yang sama untukmu. Tapi, tidak yah, setiap orang akan mendapatkan pertanyaan berbeda. Pewawancara tidak akan menanyakan hal-hal yang jauh dari jurusan dan universitas pilihanmu serta dokumen-dokumen pendaftaranmu yang lain. Kamu tidak akan ditanyakan tentang isu-isu kedokteran sementara kamu mendaftar di jurusan ekonomi. Jadi, pada dasarnya berhentilah menayai semua pendaftar tentang pertanyaanya. Karena kamu akan dan down bahkan sebelum wawancaramu dimulai. “Wah dia dapat pertanyaan tentang ilmu Al-Qur’an, dia dapat pertanyaan tentang teori-teori linguistik, dan sebagainya”. Berhentilah mengumpulkan informasi seperti ini. Fokuslah pada dirimu sendiri, kuasai hal-hal yang kamu tuliskan dalam letter of intent mu dan dokumen-dokumen lainnya.

Baca juga: Hindari Ini dalam Seleksi Administrasi Beasiswa YTB Turki

Terlalu Banyak Pencitraan

Saat wawancara kamu akan ditanya seputar hal-hal yang kamu tuliskan di dokumen-dokumen pendaftaranmu. Salah satunya adalah future plan atau rencana masa depanmu, hal-hal yang kamu tuliskan akan dimintai pertanggung-jawaban. Pewawancara akan menanyaimu tentang bagaimana mewujudkan rencana masa depanmu. Bagaimana kamu merancang strategi dalam membangun rencana masa depanmu dan kerja sama seperti apa yang akan kamu lakukan untuk mewujudkannya. Dalam bagian ini, jawablah serasional dan selogis mungkin, jangan terlalu banyak menebar pencitraan untuk melakukan ini dan itu. Tapi, sampaikan rencana masa depanmu meskipun sederhana tapi bermanfaat bagi orang banyak. Kamu tidak perlu menjanjikan hal-hal luar biasa sementara kamu tidak mampu mewujudkannya. Katakanlah hal-hal kecil tapi mampu untuk direalisasikan di masa depan.

Baca juga: Fakta Unik dan Menarik Beasiswa YTB Turki

Mengalihkan Pandangan

Selama wawancara, kamu dan pewawancara akan melakukukan banyak kontak mata. Saat diberikan pertanyaan, pastikan kamu menatap mata pewawancara. Jangan sampai kamu malah melihat ke sudut ruangan, atap, atau justru melihat ke bawah. Jika demikian, pewawancara akan merasa bahwa kamu tidak memperhatikannya. Karena itu, tatap mata pewawancara saat kamu menjabarkan jawaban-jawabanmu. Sebagai contoh, saat ditanya oleh pewawancara A, pastikan kamu terfokus kepadanya, tapi sesekali kamu juga menatap pewawancara B. Hal ini bertujuan, agar pewawancara B juga tetap merasa bahwa kamu memperhatikan responnya.

Baca juga: Beasiswa Penuh S1 S2 S3 Türkiye Burslari YTB di Turki

Menggunakan Bahasa Indonesia

Wawancara beasiswa YTB akan dilaksanakan dengan menggunakan Bahasa Inggris, Bahasa Turki, dan Bahasa Arab. Jadi, pastikan semua jawaban yang kamu sampaikan menggunakan salah satu dari ketiga bahasa tersebut. Terkadang saat gugup, kamu akan kesulitan untuk menyampaikan jawabanmu dengan bahasa asing. Kamu mungkin cenderung menggunakan Bahasa Indonesia tanpa disadari atau mengajukan permintaan untuk menjelaskannya melalui Bahasa Indonesia. Jangan sampai yah. Untuk menghindari ini, kamu bisa melakukan simulasi wawancara dengan menggunakan Bahasa Inggris misalnya. Jika kamu benar-benar kesulitan untuk menjelaskan dengan Bahasa Inggris, kamu bisa meminta sedikit waktu untuk mengontrol rasa gugupmu. Sampaikan dengan sopan, “Would you like to give me a moment please?” Kamu juga bisa mengatasi pertanyaan-pertanyaan sulit atau tidak terprediksi dengan mengatakan, “That’s an unexpected question, I never think about it before, please give me a minute.” Selain memirkan jawabannya dalam bahasa Inggris, kamu juga bisa menggunakan waktu untuk menenangkan pikiranmu.

Baca juga: Alasan Harus Daftar Beasiswa YTB: Beasiswa untuk Kuliah S1 S2 S3 di Turki

Tidak Mempersiapkan Tools atau Alat Bantu

Tools atau peralatan yang kamu persiapkan sebelum wawancara akan memberikan dukungan tersendiri bagimu. Di tengah-tengah wawancara, kamu mungkin sangat gugup sehingga melupakan apa yang seharusnya kamu sampaikan. Dengan adanya alat bantu yang kamu bawa, kamu bisa terbantu dalam kondisi krisis tersebut. Kamu bisa membawa design rencana masa depanmu, gambaran kegiatan-kegiatan kerelawanan atau organisasimu, atau bahkan hasil karyamu seperti buku-buku yang pernah kamu tulis. Selain membantumu dalam kondisi-kondisi krisis, dengan adanya tools yang dipersiapkan, pewawancara akan menganggapmu sebagai orang yang well-prepared atau memiliki persiapan yang baik. Wah, salah satu penilaian baik nih.

Baca juga: Fasilitas Beasiswa Turkiye Burslari YTB Turki

Leave a Reply

Your email address will not be published.