Panduan Penulisan Motivation Letter Beasiswa Pemimpin Muda Nusantara (PMN) untuk Pelajar dan Mahasiswa

Panduan Penulisan Motivation Letter Beasiswa Pemimpin Muda Nusantara (PMN) untuk Pelajar dan Mahasiswa

Kabar baik nih bagi kamu para pelajar dan mahasiswa dalam negeri, saat ini beasiswa Pemimpin Muda Nusantara (PMN) sedang membukan pendaftaran loh. Program beasiswa ini menawarkan fasilitas yang tak sedikit, mulai dari biaya pendidikan hingga beragam kesempatan mengikuti program mentoring dan pengembangan diri. Nah, bagi kamu yang tertarik untuk mendapatkan fasilitas-fasilitas tersebut, tentunya kamu harus segera mempersiapkan diri. Salah satu persyaratan yang cukup menantang dalam pendaftaran beasiswa PMN yakni mengumpulkan motivation letter. Untuk itu, Scholars menghadirkan panduan penulisan motivation letter beasiswa PMN. Yuk baca sampai habis. Untuk persiapan beasiswa lain, click disini.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5

Kelebihan dan Kekurangan Diri

Salah satu poin yang pihak beasiswa Pemimpin Muda Nusantara minta untuk dituliskan dalam motivation letter adalah kelebihan dan kekurangan. Setiap pendaftar tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan. Hal inilah yang ingin diketahui sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan layak atau tidaknya kamu menerima beasiswa.

Jika ditanya mengenai kelebihan, kamu tak perlu menuliskan semua kelebihan yang kamu miliki. Apalagi sampai menuliskannya secara berlebihan dan mengada-ada. Yang perlu kamu tuliskan adalah kelebihan yang sifatnya mendukung pengembangan akademik maupun prospek karir ke depan. Jadi, untuk kelebihan-kelebihan yang sifatnya tidak terlalu berpengaruh pada urusan akademik, tidak perlu kamu cantumkan.

Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa DataPrint

Salah satu hal penting yang perlu kamu perhatikan saat menulis kelebihan adalah menuliskannya dengan jujur. Jadi, kamu tidak perlu mengada-ada agar terkesan unggul dibandingkan pendaftar lain. Karena hal itu hanya akan menjadi bumerang bagi dirimu sendiri jika nantinya kamu lolos di seleksi lanjutan.

Selanjutnya, ketika diminta menulis kekurangan, kamu tak perlu khawatir jika hal itu akan membuatmu kehilangan poin. Hal utama yang ingin diketahui oleh pihak beasiswa bukanlah seberapa banyak kekurangan yang kamu miliki. Tapi, bagaimana kamu mampu mengatasi kekurangan tersebut. Jadi, selain menuliskan kekurangan yang miliki, cantumkan jugalah cara kamu mengatasi atau seperti apa solusi yang kamu tempuh untuk mengolah kekurangan tersebut dan menjadikannya sebuah kesempatan bahkan menjadikannya kelebihan yang baru.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa OSIS-MPK dari Indonesian Event

Motivasi Mengikuti Beasiswa PMN

Poin kedua yang perlu kamu cantumkan dalam motivation lettermu adalah alasan mengikuti program beasiswa ini. Seperti apa hal yang ingin kamu capai melalui beasiswa ini? Bagaimana bentuk target yang kamu inginkan dan peran dari beasiswa PMN ini dalam mewujudkan hal yang ingin kamu capai. Jadi, pada poin ini kamu bisa menuliskan seperti apa keterkaitan antara goals yang kamu miliki dan proses pencapaiannya melalui beasiswa PMN ini.

Pada bagian ini, tuliskanlah hal-hal yang ingin kamu capai melalui program beasiswa PMN dengan matang dan terperinci. Jika hanya menuliskan gambaran secara umum dan tidak memiliki poin-poin yang terbilang menarik, penilaian dari pihak beasiswa PMN tentunya berkurang. Karena itu, menuliskan motivasi mengikuti program beasiswa ini haruslah dengan detail dan berbeda dari motivasi-motivasi yang dituliskan oleh pendaftar lainnya. Sehingga peluangmu untuk menerima beasiswa ini lebih tinggi.

Baca juga: Fakta Unik dan Menarik Beasiswa PPKM (Pertolongan Pendidikan Kepada Muda Mudi)

Ketentuan Penulisan

Setelah menuliskan poin-poin penting yang harus dicantumkan dalam motivation letter, hal berikutnya yang tak boleh kamu lupakan adalah ketentuan penulisannya. Coba cek lagi, apakah motivation letter yang kamu tuliskan sudah sesuai dengan format yang ditetapkan. Untuk beasiswa PMN ini sendiri, ketentuan penulisan yang sudah ditetapkan yaitu, maksimal 500 kata, diketik dalam font Times New Roman, ukuran 12, spasi 1,5, margin 4 – 3 – 3 – 3, serta file diberi nama ‘Motlet-Nama Lengkap-Asal Kampus/Sekolah’.

Baca juga: Panduan Penulisan Motivation Letter Beasiswa Leads Indonesia

Review dan Revisi

Hal lain yang tak boleh kamu lupakan dalam penulisan motivation letter adalah meminta review dari orang lain. Kamu bisa meminta bantuan teman, dosen/guru, atau keluarga untuk memberikan penilaian atau masukan terhadap motivation letter yang telah kamu tuliskan. Nah, setelah kamu mendapatkan saran atau masukan, lakukanlah revisi terhadap motivation letter tersebut. Dengan demikian, motivation lettermu lebih berpeluang untuk mendapatkan penilaian yang lebih tinggi.

Baca juga: Fakta Unik dan Menarik Beasiswa Harisenin.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.