Penjelasan Syarat Beasiswa Chevening untuk Kuliah S2 di Inggris

Penjelasan Syarat Beasiswa Chevening untuk Kuliah S2 di Inggris

Setiap orang memiliki harapan untuk bersekolah keluar negeri. Dengan harapan untuk tidak hanya menuntut ilmu, tapi juga menjumpai banyak orang dengan latar belakang negara dan budaya yang berbeda serta menerima bermacam pengalaman. Saat ini, untuk kamu yang berkeinginan sekolah keluar negeri tentu bukan hal terbilang susah. Ada begitu banyak negara yang menawarkan beasiswa, salah satunya Inggris. Tentu untuk pejuang beasiswa sudah dapat menebak beasiswa apa yang akan di bahas kali ini. Betul! Beasiswa Chevening.

Baca juga: jasa penerjemah tersumpah

Beasiswa Chevening sendiri merupakan beasiswa yang diselenggarakan oleh pemerintah Inggris. Terhitung tanggal 5 agustus hingga 5 november 2019, beasiswa bergensi Chevening kembali membuka kesempatan buat kamu pejuang beasiswa. Beasiswa Chevening mencari kandidat yang berambisi kuat, berpotensi menjadi pemimpin, serta memiliki background pendidikan yang kuat. Tapi bukan itu saja. Dan kali ini saya akan membahas lebih dalam mengenai persyaratan yang harus kamu persiapkan. Ada tiga syarat utama yang harus dipenuhi agar kamu berhak menjadi salah satu awardee dari beasiswa bergengsi ini. Tiga syarat yang dimaksud adalah standar kelayakan, standar bahasa Inggris, dan pengalaman kerja.

Satandar Kelayakan

            Kamu harus eligible atau memiliki kelayakan untuk menerima beasiswa Chevening. Lalu, kelayakan seperti apa yang dimaksud?

  1. Merupakan warganegara yang termasuk dalan negara atau daerah yang memenuhi persyaratan chevening. Indonesia juga termasuk loh!
  2. Bersedia kembali ke negara asal minimal setelah dua tahun menerima beasiswa.
  3. Telah menjadi sarjana program S1 yang meungkinkan untuk mendapat program pascasarjana di Inggris dengan predikat upper second class 2:1 (setara ipk 3.33 – 3.67).
  4. Memiliki pengalaman kerja setidaknya dua tahun.
  5. Mendaftar di 3 universitas Inggris yang memenuhi syarat universitas Inggris dan diterima dengan salah satunya berstatus diterima tanpa syarat (unconditional offer). Paling lambat 16 juli 2020.
  6. Memenuhi syarat bahasa inggris chevening paling lamabat pada 16 juli 2020.

Baca juga: beasiswa SEA untuk S1 dalam negeri

Butuh dibimbing langsung oleh penerima beasiswa chevening? click button di bawah ini

Standar Bahasa Inggris

Kamu pejuang beasiswa juga diharuskan memiliki standar kelayakan bahasa Inggris dari salah satu penyelanggara test bahasa Inggirs. Ada lima lembaga tes yang diakui oleh beasiswa Chevening dan kamu bisa memilih salah satunya. Berikut adalah penyelenggara tes yang diakui beasiswa Chevening berserta rincian nilai yang perlu kamu capai.

  1. Academic IELTS dengan score 5.5 pada masing-masing bidang (listening, reading, writing, speaking).
  2. Pearson PTE Academic dengan score 42 pada masing-masing bidang (listening, reading, writing, speaking)
  3. TOEFL iBT dengan score 17 pada listening, 18 di reading, 17 pada writing, dan 20 pada speaking.
  4. C1 advanced dengan score 162 pada masing-masing bidang (listening, reading, writing, speaking)
  5. Trinity ISE II (B2) dengan score 2 di listening, 15 di reading, 8 di speaking, dan 14 di writing.

Pada beasiswa Chevenin periode ini, hasil tes yang masuk kelayakan syarat bahasa inggris adalah tes yang kamu ikuti pada tanggal 1 oktober 2018 maupun setelahnya. kamu tidak diijinkan mengukuti pre-sesi tes untuk memenuhi score yang dibutuhkan.

Pengalaman Kerja

Seperti yang disinggung sebelumnya, work experience atau pengalaman kerja selama minimal dua tahun menjadi salah satu syarat kelayakan pendaftar beasiswa Chevening. Tipe pengalaman kerja yang diakui yaitu pegawai full-time, pagawai part-time, sukarelawan (volunteer), dan magang yang digaji ataupun tidak. Tapi, PKL atau PPL tidak termasuk syarat kelayakan pengalaman kerja. Sedangkan untuk standar pengalaman kerja untuk memenuhi syarat beasiswa Chevening bisa dari perkerjaan yang kamu lakukan sebelum, selama, atau sesudah S1 dan bisa berasal dari berbagai posisi pekerjaan, asalkan memenuhi minimal jam kerja standar beasiswa Chevening.

Menghitung jumlah jam kerja bisa dengan menjumlahkan seluruh jam kerja yang kamu dapat. Pada umumnya, pada full-timer, ada 35-60 jam kerja perminggu dan 40-50 minggu dalam satu tahun. Jadi, jika dijumlahkan ada 2.800 jam kerja yang harus kamu penuhi untuk layak mendaftar di beasiswa Chevening. Bagi kamu yang masih berkerja, beasiswa Chevening tidak menuntut untuk berhenti dari pekerjaanmu. Lebih baik jika didiskusikan dengan perusahaan atau tempat kamu bekerja. Tetapi, kamu harus bisa memastikan untuk dilepas baik-baik dari pekerjaanmu jika diterima sebagai penerima beasiswa Chevening.

Baca juga: Perhatikan Saat Menulis Essay Beasiswa Chevening

Butuh dibimbing langsung oleh penerima beasiswa chevening? click button di bawah ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.