Tips Lolos Beasiswa Unggulan Berdasarkan Awardee

Tips Lolos  Beasiswa Unggulan Berdasarkan Awardee

Siapa sih yang tidak mau kuliah? Apalagi kuliah gratis, alias mendapat beasiswa? Kabar baiknya, sudah sangat banyak beasiswa di Indonesia, baik beasiswa dalam negeri maupun luar negeri. Ragam beasiswa yang disediakan pun banyak, yaitu beasiswa partial/sebagian hingga beasiswa penuh. Nah, salah satu beasiswa yang paling populer adalah Beasiswa Unggulan (BU). BU memberikan bantuan pendidikan berupa biaya UKT hingga lulus serta uang saku dan uang buku. Banyak sekali kan?

Pendaftaran BU rutin diadakan setiap tahun. Umumnya pendaftaran akan dibuka 2 kali dalam setahun. Bahkan beberapa waktu lalu pendaftaran BU masyarakat berprestasi baru saja ditutup. Nah, diartikel kali ini akan dibahas terkait tips lolos BU yang dibagikan oleh salah satu awardee BU masyarakat berprestasi tahun 2019. Tips yang diberikan berupa tips persiapan hingga menghadapi wawancara. Berikut beberapa tips lolos Beasiswa Unggulan berdasarkan awardee tahun 2019. Untuk info persiapan beasiswa lainnya, silahkan click disini.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Menggali Info Beasiswa Unggulan (BU)

Sebelum mendaftar beasiswa, kamu harus mencari tahu info-info beasiswa yang kamu minati terlebih dulu. Hal yang sama berlaku untuk BU. Banyak sumber yang bisa diambil, seperti web resmi Beasiswa Unggulan. Melalui website resmi tesebut kamu bisa mempelajari persyaratan hingga kewajiban yang harus kamu penuhi kedepannya. Selain itu, jika kamu menginginkan info yang lebih terperinci, kamu disarankan bertanya langsung pada awardee. Jika ada kakak tingkat yang berhasil lolos BU, maka kamu bisa bertanya pada kakak tingkatmu. Sumber lain bisa kamu dapatkan melalui webinar atau ngopi Scholars, hingga artikel-artikel terkait BU.

Dengan mendalami info ini, kamu tidak hanya mendapat informasi pendaftaran dan syarat. Tapi kamu juga bisa mendapat informasi terbaru dari BU. Contohnya, dengan mengikuti webinar Kemendikbud, kamu bisa mengetahui jika sejak tahun 2020 pendaftar BU tidak harus menyertakan proposal studi seperti tahun-tahun sebelumnya. Contoh lain, yaitu, dengan mengkuti program ngopi di Scholars kamu bisa mendapat tips lolos BU, bahkan bertanya lansung pada awardee-nya.

Baca juga: Tips & Trick TOEFL Reading untuk Mencari Topic/Main Ideas/Topic/Subject

Memperbanyak Prestasi

BU juga mencari mahasiswa dengan prestasi akademik maupun non-akademik. Prestasi berupa kompetisi atau perlombaan yang pernah kamu juarai minimal tingkat kota. Mahasiswa yang aktif berorganisasi juga bisa, lo. Karena keaktifan di organisasi bisa dihitung sebagai prestasi. Tapi, sertifikat keterlibatan sebagai peserta di sebuah seminar atau agenda tidak bisa dianggap sebagai prestasi, ya. Sertifikat yang diterima adalah sertifikat sebagai panitia, menunjukkan jika kamu aktif dalam organisasi. Walaupun begitu, bukan berarti masyarakat/mahasiswa tanpa prestasi tidak bisa lolos. Tanpa prestasipun, kamu masih bisa memiliki peluang, asalkan kamu yakin.

Baca juga: Tips Lolos Beasiswa Fulbright

Mempersiapkan Persyaratan Dokumen

Setelah memahami lebih jauh terkait BU, kamu harus mulai bergerak mempersiapkan persyaratan dokumennya. BU ditujukan pada mahasiswa semester 3, atau mahasiswa di tahun kedua. Nah, pada pada tahun pertama, kamu harus sudah mulai mempersiapkan persyaratan dokumen BU. Karena dokumen untuk mendaftar BU cukup banyak, diantaranya: KTM, salinan rekening listrik, surat rekomendasi, essay, KHS, dan masih banyak lagi. Memang bukan hal yang mustahil mempersiapkan saat pendaftaran dibuka. Tapi, untuk menghindari keselahan lebih baik mempersiapkan segala dokumen sejak jauh-jauh hari.

Baca juga: Tips & Trick TOEFL Reading tentang Recognizing the Organization of Ideas

Memperhatikan Essay

Berdasarkan awardee BU, Essay merupakan titik berat dari penyeleksian BU. Sebab itu, kamu harus menyusun dengan baik essay yang kamu tulis. Ada tiga jenis essay yang biasa ditulis pendaftar BU. Bentuk essay yang pertama adalah memulai pembahasan dengan perjuangan dari SD hingga saat ini. Bentuk yang kedua adalah memulai pembahasan dengan semua prestasi-prestasi yang telah diraih. Bentuk essay yang ketika adalah dengan memulai pembahasan tentang prodi, serta kontribusinya untuk Indonesia.

Kamu bisa memilih ketiga bentuk essay diatas. Tapi yang paling harus kamu perhatikan saat penulisan essay adalah keselarasan essay dengan minat dan jurusan pilihan serta menggunakan kata yang baik dan benar. Jangan lupa untuk tetap mencantumkan kontribusi, rencana, serta mimpi kamu di masa depan. Salain itu, jangan sampai pembahasan kamu berputar-putar. Dengan kata lain, tulislah essaymu dengan sejelas mungkin.

Baca juga: Tips dan Trick Menulis Karya Tulis Ilmiah

Menguasai Wawancara

Setelah lolos tahap penyeleksian pertama, kamu harus mempersiapkan tahap kedua, yaitu wawancara. Sebelum wawancara, pastikan kamu memperlajari kembali dan menguasai essay yang kamu tulis. Selain itu, kamu bisa melakukan latihan wawancara dengan teman atau mentor untuk membangun mental dan menghindari perasaan gugup saat wawancara sebenarnya. Nah, ketika hari H wawancara, kamu harus jujur akan semua jawabanmu. Jangan lupa untuk tetap tenang agar kamu bisa menjawab semua pertanyaan dengan baik. Terakhir, jangan hiperbola. Jawab semua pertanyaan dengan apa adanya dengan jawaban yang tetap realistis.

Butuh bimbingan beasiswa dari penerima beasiswa unggulan langsung? click button di bawah ini

Baca juga: Tips Lolos MikroTik Certified Associate Network

Leave a Reply

Your email address will not be published.