Siswa Dengan Nilai 85 – 89 Harus Ikut Kegiatan Apa Biar Besar Peluang Lolos S1 ke Singapura dengan beasiswa ASEAN Undergraduate Scholarship
Sebelumnya perlu diinget bahwa nilai memang memiliki pengaruh ke penilaian di Kampus Singapura seperti di NUS dan NTU. Tapi, dengan sistem Holistic Assesement, masih ada harapan buat kamu yang merasa memiliki nilai yang kurang kompetitif
Caranya adalah dengan mengimbangi dengan kegiatan-kegiatan non-akademik. Cara ini benar-benar akan ngeboost point penilaian kamu apalagi kamu tahu apa saja yang bisa dimasukkan, dimana menunjukkannya dan gimana cara pilih kegiatan yang support profile akademikmu
Organisasi Volunteer & Community Service
- Di lingkungan sekolah, kamu bisa aktif di OSIS, MPK, PMR, atau organisasi sekolah lainnya
- Di luar sekolah, kamu bisa mencoba komunitas sosial, komunitas pendidikan atau organisasi lain
- Di tingkat yang lebih luas, kamu bisa mengikuti kegiatan seperti AIESEC atau Indonesian Youth Diplomacy (IYD), UN Volunteers (UNV), Cross-Cultural Solutions, atau GoEco Volunteers.
CATAT!!!
- Yang perlu kamu kembangkan adalah leadership skill
- Kalau kamu jadi ketua / koordinator, leadership skill itu Leading people seperti membagi tugas, mengambil keputusan, mengarahkan tim, menyelesaikan konflik, dan memastikan target tercapai.
- Kalau kamu jadi anggota, leadership skill itu Ownership & initiative seperti mengambil tanggung jawab lebih, membantu anggota lain, mengusulkan solusi, atau mengambil peran ketika tim membutuhkan
- Setiap ada kegiatan catat apa manfaat kegiatan, berapa orang yang terbantu dan seperti apa hasilnya
Kompetisi & Olimpiade
Kamu bisa mencoba: Public speaking & Debat, Esai, Karya tulis, Business case, Seni, Olimpiade sains
CATAT!!!
- Yang perlu kamu kembangkan adalah academic excellence
- Kalau sering juara, academic excellence itu ditunjukkan dengan konsistensi prestasi, level kompetisi yang semakin tinggi, dan kemampuan mempertahankan performa
- Kalau belum pernah juara, academic excellence itu ditunjukkan dengan progress, level kompetisi yang diikuti, dan kemampuan akademik yang terus berkembang
- Setiap mengikuti kompetisi atau olimpiade, catat nama kompetisi, bidang yang dilombakan, tingkat kompetisi, jumlah peserta, hasil yang kamu dapatkan, dan progress dari kompetisi sebelumnya
Personal Project & Entrepreneurship
Kamu bisa membuat proyekmu sendiri seperti Membuat akun atau podcast edukasi, Membuat karya atau buku, Membuka bisnis kecil, Membuat aplikasi sederhana untuk membantu siswa mengatur jadwal belajar, Membuat platform yang menghubungkan volunteer dengan kegiatan sosial dll
CATAT!!!
- Yang perlu kamu kembangkan adalah initiative & impact
- Kalau baru punya ide, initiative itu ditunjukkan dengan berani memulai dan mengambil ownership atas project
- Kalau project sudah berjalan, impact itu ditunjukkan dengan jumlah orang yang terbantu, perubahan yang dihasilkan, dan hasil yang bisa diukur
- Kalau project sudah berjalan lama, sustainability itu ditunjukkan dengan project tetap berjalan, berkembang, atau bisa dilanjutkan orang lain setelah kamu tidak terlibat langsung
- Setiap membangun personal project, catat masalah yang diselesaikan, siapa yang terbantu, apa yang kamu lakukan, hasil yang dicapai, dan dampaknya.
Karya Tulis Ilmiah
Kamu bisa mengikuti kegiatan seperti Karya Ilmiah Remaja (KIR), Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI)
CATAT!!!
- Yang perlu kamu kembangkan adalah critical thinking & problem-solving
- Kalau kamu aktif melakukan research, critical thinking itu ditunjukkan dengan kemampuan mengidentifikasi masalah, mengumpulkan data, menganalisis evidence, dan menarik kesimpulan.
- Kalau kamu membuat karya tulis ilmiah, problem-solving itu ditunjukkan dengan kemampuan memberikan solusi atau rekomendasi berdasarkan hasil penelitian.
- Setiap mengikuti kegiatan research atau membuat karya tulis ilmiah, catat topik penelitian, metode yang digunakan, hasil penelitian, dan rekomendasi/solusi yang dihasilkan.
Kabar Baiknya
Kamu tidak perlu mengikuti semua kegiatan tadi. Kamu cukup pilih yang mau kamu tekuni dan sesuai dengan jurusan yang mau diambil
Sekarang, kamu coba buat profil akademik seperti ini
PROFIL AKADEMIK
- Rata-rata nilai 87 – 89
- Ketua project literasi sekolah
- Memimpin 8–10 siswa
- Mengajar 40 siswa SMP
- Program berjalan 6 bulan
- Membuat modul yang digunakan setelah program selesai
- Aktif di OSIS
Hindari profil seperti siswa dengan nilai 85 – 89 dengan kegiatan mengikuti seminar, webinar, dan volunteer satu hari
Tips Tambahan
- Kamu bisa lihat, dengan memahami profil, yang awalnya terlihat kurang kompetitif bisa jadi terbuka opportunity yang berpeluang besar untuk lolos
- Setelah itu, langkah selanjutnya adalah buat profil akademikmu semakin kompetitif dengan IELTS 6.5 – 7.0
Kalau kamu mau dibantu menggali potensimu dan dihubungkan dengan syarat dokumen beasiswa, kamu bisa tanya-tanya dulu click Mentoring Beasiswa Singapura di bawah ini ya
Kamu juga bisa dibantu capai target score IELTS sebagai syarat beasiswa, kamu bisa tanya-tanya dulu click IELST untuk ke Singapura di bawah ini ya
