Pengalaman Mengikuti Kennedy Lugar Youth Exchange and Study Program di Amerika Serikat
Halo semua, perkenalkan nama saya adalah Muhammad Fathir Ar-Rizal, biasa dipanggil Fathir. Saya berasal dari Subang, Jawa Barat. Saya adalah salah satu penerima beasiswa untuk Kennedy Lugar Youth Exchange and Study Program di Amerika pada tahun 2019/2020. Nah di artikel ini, saya akan membagikan seperti apa pengalaman saya selama mengikuti program ini. Yuk simak artikel selengkapnya di bawah ini. Untuk persiapan beasiswa lain, click disini.
Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah
Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5
Kennedy Lugar Youth Exchange and Study Program atau KL-YES Program adalah program beasiswa penuh dari pemerintah Amerika Serikat. Tujuan dari program ini adalah untuk menjembatani hubungan antar negara Durasi KL-YES Program ini adalah sepuluh bulan atau satu tahun ajaran. Jadi, para peserta program ini akan bersekolah di Amerika selama dua semester sesuai kalender pendidikan.
Pembiayaan yang ditanggung KL-YES Program adalah biaya penuh, jadi ditanggung semuanya mulai dari tiket pesawat, visa, serta penjemputan di bandara. Selain itu, program ini juga menyediakan penempatan ke keluarga angkat. Artinya, kamu akan tinggal di rumah orang tua angkat selama program ini berlangsung. Kamu juga akan mendapatkan asuransi medis, uang saku bulanan senilai 125 Dollar.
Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa New Zealand Asean Scholarship
Persyaratan Program
Untuk mengikuti program ini, tentunya ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, yaitu merupakan WNI; merupakan siswa kelas 10 atau 11 di jenjang SMA/SMK/MA/Pesantren dan bukan siswa Akselerasi atau home schooling; memiliki nilai minimum 80 untuk semua mata pelajaran, bertempat tinggal di Indonesia dan masih terdaftar di sekolah Indonesia; tidak memiliki paspor atau lahir di Amerika Serikat, salah satu atau kedua orang tua bukan warga Amerika; sehat jasmani dan mental (program ini memberikan kesempatan bagi siswa dengan disabilitas untuk ikut serta); serta memenuhi persyaratan usia.
Baca juga: Pengalaman Menjadi Peserta Exchange Student ke Jepang
Persyaratan Dokumen
Selain memenuhi persyaratan program, tentunya pendaftar juga harus mempersiapkan dokumen-dokumen pendaftaran seperti paspor, akta kelahiran, kartu identitas, surat keterangan sehat, serta mempersiapkan kemampuan Bahasa Inggris. Nah, dokumen-dokumen inilah yang nantinya akan dipakai untuk mendaftar. Karena itu, pastikan untuk menyiapkan dokumen pendaftaranmu seawal mungkin.
Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa LPDP untuk Kuliah di Melbourne University
Tahapan Seleksi
Proses seleksi dimulai dengan seleksi berkas atau seleksi administrasi yang dilanjutkan dengan wawancara. Wawancara akan dilaksanakan dalam dua tahap yaitu wawancara dengan Bahasa Indonesia serta Bahasa Inggris. Selanjutnya, mendaftar di chapter terdekat. Total terdapat 20 chapter pendaftaran yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Setelah itu, akan ada seleksi dinamika kelompok, seleksi nasional, visa camp, orientasi chapter, orientasi nasional, dan keberangkatan ke Amerika.
Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa Erasmus Mundus Scholarship


