Pantes Banyak yang Gugur di TBS LPDP!
Ternyata tipe soal ini yang sering bikin peserta kehabisan waktu di seleksi TBS LPDP
Soal pola dan deret dan pembahasannya
Pantes Banyak yang Gugur di TBS LPDP! Ternyata bukan karena materinya terlalu sulit, tapi karena banyak peserta kehabisan waktu di tipe soal yang terlihat mudah.
Sekilas, soal pola dan deret memang tampak sederhana. Angka atau huruf tinggal dilanjutkan, kan? Tapi justru di sinilah jebakannya. Tanpa strategi yang tepat, kamu bisa terlalu lama menebak pola, mencoba berbagai kemungkinan, sampai akhirnya waktu habis sebelum menemukan jawaban.
Di seleksi TBS LPDP, kecepatan berpikir sama pentingnya dengan ketepatan. Peserta yang lolos bukan hanya yang bisa menjawab, tapi yang tahu cara mengenali pola dengan cepat dan efisien.
Nah, di artikel ini kita akan bahas tipe-tipe soal pola dan deret yang paling sering muncul, lengkap dengan pembahasannya. Biar kamu nggak lagi kejebak lama di satu soal dan bisa mengerjakan dengan lebih cepat, tepat, dan strategis.
Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah
Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5
- 300, 300, 150, 50, …
- 50
- 25
- 22, 5
- 16, 5
- 12, 5
Pembahasan
- Lihat polanya step by step
300 → 300 (:1 atau tetap)
300 → 150 (÷2)
150 → 50 (÷3)
Jadi terlihat polanya adalah dibagi berturut-turut 1, 2, 3, 4 …
Lanjutkan:
50 ÷ 4 = 12,5
Jawaban: e
- 2, 4, 6, 8, 10, 12 , 14, …
- 15
- 16
- 17
- 18
- 19
Pembahasan
- Cek pola

polanya adalah + 2 pada tiap-tiap bilangan
- Jadi + 2 untuk angka terakhir
14 + 2 = 16
Jawaban: b
- 18, 20, 24, 32, ….
- 64, 128
- 34, 36
- 40, 48
- 48, 80
- 48, 60
Pembahasan
- Cek selisihnya
20 − 18 = 2
24 − 20 = 4
32 − 24 = 8
Pola yang terlihat : +2, +4, +8 ( selisih yang dikali 2 )
- Lanjutkan pola
berarti pola selanjutnya adalah 8×2
+16 → 32 + 16 = 48
Dan pola berikutnya adalah 16×2
+32 → 48 + 32 = 80
Jawaban: d
- 1, 3, 6, 2, 6, 12, 3, 9, …
- 4
- 6
- 9
- 12
- 24
Pembahasan
- Perhatikan posisi pola
1 → 2 → 3 (naik 1)
3 → 6 → 9 (×3)
6 → 12 → ? (×2)
- Bagi pola per kolom sesuai dengan ritme kenaikan pola:
- Kolom 1: 1, 2, 3
- Kolom 2: 3, 6, 9
- Kolom 3: 6, 12, 24
Jawaban: e
- 10, 12, 24, 26, 52, 54, 108, ….
- 112
- 216
- 110
- 124
- 214
Pembahasan
- Cek pola

Deret ini dibagi menjadi 2 pola deret yaitu pola deret ganjil dan genap dan memiliki pola kombinasi dari dua deret penjumlahan, yaitu (x2 + 4) untuk deret ganjil dan (x2 +2) untuk deret genap
- Jadi, karena deret genap yang dicari maka
(54 x 2) + 2 = 108 + 2 = 110
Jawaban: c
- 18, 14, 10, 15, 11, 9, 12, …
- 8
- 7
- 6
- 5
- 4
Pembahasan
- Cek pola

- Pola pertama dan kedua memiliki pola yang sama yaitu (n- 3)
- Pola yang ketiga merupakan deret angka yang diturunkan mulai dari yang terbesar hingga yang terkecil
- Karena deret yang dicari adalah deret ke 2 berarti
11 – 3 = 8
Jawaban: a
- …, …, 102, 172, 306, 305, 918, 438
- 34 dan 39
- 32 dan 31
- 24 dan 29
- 35 dan 40
- 12 dan 17
Pembahasan
- Misalkan untuk angka yang akan ditentukan dilambangkan huruf Y
- Terdapat dua pola dalam punyusunan angka–angka ini
Pola 1: perkalian 3
- 102 x 3 = 306
- 306 x 3 = 918
Pola 2: Penjumlahan 133
- 172 + 133 = 305
- 305 + 133 = 438
- Menentukan nilai Y pola 1
Y x 3 = 102
Y= 34
- Menentukan nilai Y pola 2
Y + 133 = 102
Y = 39
Jawaban: 34, 39
- 258, …, 241, 235, 224, 244, …, 253
- 339 dan 207
- 235 dan 230
- 226 dan 207
- 233 dan 778
- 223 dan 227
Pembahasan
- Misalkan untuk angka yang akan ditentukan dilambangkan huruf Y
- Terdapat dua pola dalam punyusunan angka–angka ini
Pola 1: pengurangan 17
- 258 – 17 = 241
- 241 – 17 = 224
258, 241, 224, Y
Pola 2: penjumlahan 9
235 + 9 = 244
244 + 9 = 253
Y, 235, 244, 253
- Menentukan nilai Y pola 1
224 – 17 = 207
- Menentukan nilai Y pola 2
Y + 9 = 235
Y = 226
Jawaban: c
- 126, … 147, 70, 210
- 45
- 78
- 94
- 23
- 49
Pembahasan
- 126 – 77 = 49
- 49 x 3 = 147
- 147 – 77 = 70
- 70 x 3 = 210
Jawaban: e
- …., 190, 96, 168, 138, 146, 180, …
- 34 dan 112
- 54 dan 124
- 112 dan 118
- 37 dan 98
- 12 dan 776
Pembahasan
- Misalkan untuk angka yang akan ditentukan dilambangkan huruf Y
- Terdapat dua pola dalam punyusunan angka–angka ini
Pola 1: penjumlahan 42
96 + 42= 138
138 + 42 = 180
Y, 96, 138, 180
Pola 2: pengurangan 22
190 – 22 = 168
168 – 22 = 146
190, 168, 146, dan Y
- Menentukan nilai Y pola 1
Y + 42 = 96
Y = 54
- Menentukan nilai Y pola 2
146 – 22 = 124
Jawaban: b
- …, 107, 139, 155, 163
- 89
- 77
- 34
- 90
- 43
Pembahasan

Jawaban: e
- A, C, F, J, O, ….
- U
- P
- Q
- S
- R
Pembahasan
- Tulis posisi alfabet:
A=1, B=2, C=3, D=4, …, Z=26
Deret:
- A → 1
- C → 3
- F → 6
- J → 10
- O → 15
- Cek selisih tiap huruf:
- 3 – 1 = 2
- 6 – 3 = 3
- 10 – 6 = 4
- 15 – 10 = 5
Selisihnya bertambah +1 setiap langkah.
- Cari huruf berikutnya:
- Selisih berikutnya = 6
- 15 + 6 = 21 → Huruf ke-21 = U
Jawaban : A
Tips tambahan tapi penting
- Ekspektasikan soal pola dan deret akan susah sehingga kamu harus terus latihan supaya mudah mengenali pola soalnya
- Wajib tahu bilangan prima, desimal, pecahan, persen dan bulat karena angka yang dipakai dalam soal adalah angka tersebut
- Hafalkan pecahan istimewa, bilangan pangkat 2, bilangan pangkat 3 dan bilangan prima
pecahan istimewa
Penyebut 3
⅓ = 0, 33333
⅔= 0, 66667
Penyebut 4
¼= 0,25
¾ = 0,75
Penyebut 5
⅗= 0, 6
⅘ = 0,8
Penyebut 6
⅙= 0, 16667
⅚ = 0,6667
Penyebut 8
⅛= 0,125
⅜= 0,375
⅝= 0,625
⅞= 0,875
Penyebut 9
1/9= 0, 1111
2/9= 0,2222
3/9= 0, 3333
4/9= 0, 4444
- Biasakan juga latihan soal pola alfabet karena biasanya ada soal dengan format seperti itu muncul di TBS LPDP
Biar satu soal TBS nggak bikin panik dan kehabisan waktu, sekarang waktu yang pas buat belajar TBS di Scholars
DM “TBS LPDP” to keep the slot


