Cara Kandidat Dengan IPK 2.75 – 3.25 Bisa Berpeluang Lolos S2 Ke Swedia Dengan Beasiswa Swedish Institute Scholarships for Global Professionals (SISGP)

Cara Kandidat Dengan IPK 2.75 – 3.25 Bisa Berpeluang Lolos S2 Ke Swedia Dengan Beasiswa Swedish Institute Scholarships for Global Professionals (SISGP)

Jujur, beasiswa SISGP itu sangat kompetitif, jadi buat kamu yang punya IPK 2.75–3.25  memang perlu strategi dan effort lebih untuk tetap bisa berpeluang lolos.
Cuman, selalu ada jalan buat orang-orang yang mau berjuang untuk memperkuat profilnya.
Minscho spill caranya

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5

Buktikan Kualitas Internasional dengan IELTS

Universitas Swedia meminta syarat IELTS 6.0, karena dari segi nilai kamu belum  memiliki kekuatan, maka memiliki IELTS lebih dari 6.0 akan menjadi salah satu kelebihan untuk mengimbangi.
Target IELTS 6.5 – 7++
Dampaknya kamu akan dipandang sebagai calon awardee yang siap belajar di kampus bertaraf internasional.
Lebih bagus lagi kalau nilai Writing dan Speaking IELTS mu di 6.5 – 7++ karena skill writing sangat dibutuhkan untuk mengerjakan tugas-tugas akademik dan jarang orang memiliki nilai skill writing dan speaking 6.5  – 7.0++.

Baca juga: Based on true story awardeenya Pola Persiapan Orang Yang Lolos Beasiswa Inggris Vs. Beasiswa Korea Vs. Beasiswa Berbagai Negara Vs. Beasiswa Swedia Vs. Beasiswa Amerika Beasiswa Chevening | Beasiswa GKS S1 | Beasiswa Unggulan | Beasiswa SISGP | Beasiswa Fulbright

Dapatkan Poin Plus dengan Kegiatan yang Mempunyai Impact di SDGs

Karena Swedia sangat menghargai kontribusi yang berkelanjutan jadi kegiatan yang relevan dengan SDGS akan mendapatkan atensi lebih.
Gabung ke kegiatan yang ada relevansinya dengan SDGs.
Apakah kegiatan harus relevan dengan pekerjaan dan bidang studi yang akan diambil?
Sebaiknya antara kegiatan, pekerjaan dan bidang studi memiliki relevansi atau minimal menjadi pelengkap skill gap.
Formula : masalah di masyarakat inisiatif kolaborasi → impact → keberlanjutan

Baca juga: Mau Lolos Beasiswa Lund University di Swedia, Ini 4 Strategi Yang Perlu Kamu Tahu

Tonjolkan Pekerjaan Relevan dengan Jurusan

Mau Jurusan Education
Tonjolkan skill di pekerjaan

  • Analisis masalah pendidikan dan kebutuhan peserta didik
  • Mengembangkan dan mengelola program pendidikan yang berdampak
  • Kolaborasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan

Mau Environmental Management
Tonjolkan skill di pekerjaan

  • Mengembangkan solusi untuk pengelolaan lingkungan
  • Menganalisis data dan permasalahan lingkungan
  • Mengelola proyek dan berkolaborasi dengan berbagai stakeholder

Baca juga: Tips Menulis Essay Beasiswa Chevening Leadership and Influence Buat Orang Yang Belum Pernah Berada Di Posisi Leader

Bangun Leadership yang Mempunyai Impact di Pekerjaan

Banyak yang fokus menulis posisi sebagai leader, misalnya:

  • Saya menjadi supervisor
  • Saya menjadi CEO
  • Saya menjadi manager

Padahal beasiswa SISGP lebih tertarik dengan inisiatif/action apa yang diambil ketika kamu bertemu dengan masalah, perubahan yang terjadi dan apakah relevan dengan SDGs.
Hindari
As a project coordinator, I led a team of 10 people to implement an education programme.
Lebih baik
I noticed our education programme was reaching fewer students than expected, so I introduced a new outreach strategy and coordinated 10 team members to engage local schools. As a result, the programme reached 30% more students within a year. This taught me that effective leadership means identifying problems, mobilising people, and creating measurable change.
Formula
Posisi →masalah → mengambil inisiatif  → menghasilkan perubahan → relevansi dengan SDGs →belajar dari pengalaman tersebut dan  ingin memperbesar impact melalui studi S2

Baca juga: Tips Menulis Essay Beasiswa Chevening Networking Buat Orang Extrovert

Validasi dengan Motivation Letter dan CV

Bangun motivation letter yang menitikberatkan pada bagaimana ilmu di Swedia menjadi solusi untuk masalah yang ditemukan di pekerjaan/karir/masyarakat  yang relevan dengan SDGs sehingga alasan studi lebih aplikatif.
Dukung dengan CV yang mengurut  pengalaman terbaru yang menonjolkan kepemimpinan dan dampak sosial yang relevan dengan SDGs sehingga memperkuat leadership skill yang berimpact.

Baca juga: Tips Menulis Essay Beasiswa Chevening Networking Buat Orang Introvert

Pilih Program Studi dan Universitas yang Tepat

Mendapatkan admission pada program master yang memenuhi persyaratan SISGP merupakan syarat utama untuk mendaftar beasiswa SISGP.
Hindari program yang “Selection is strictly based on GPA”
Lebih baik pilih program yang “Selection is based on a holistic assessment of previous academic studies” agar peluang lolos  mu lebih besar kerana penilainnya tidak berdasarkan IPK saja.

Selain itu, untuk penilaian beasiswa hindari memilih program studi dan Universitas yang tidak relevan dengan pengalaman kerja, isu yang ingin kamu selesaikan, dan rencana kontribusi pasca studi.
Lebih baik pilih yang relevan dengan  ketiganya agar pilihan program studi dan universitas mendukung cerita di aplikasi pendaftaran beasiswa nanti.

Baca juga: Siswa Dengan Rapor SMA Perlu Persiapan Dokumen Seperti Apa Biar Besar Peluang Lolos S1 ke Singapura Dengan ASEAN Undergraduate Scholarship

Rencanakan Lolos Beasiswa S2 ke Swedia

Salah satu yang juga bisa dijadikan keunggulan adalah persiapan dari sekarang.
Dengan waktu yang lebih banyak.

  • Target score IELTS bisa lebih tinggi
  • Bisa menyusun profil, motivation letter dan CV yang lebih sesuai dengan yang dicari kampus dan beasiswa tujuan

Baca juga: Cara Mengubah Pengalaman Kerja Jadi Essay Chevening Leadership & Influence

Leave a Reply

Your email address will not be published.