Pengalaman Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Djarum Plus dari Beswan Djarum
Assalamualaikum, Halo Semuanya. Perkenalkan namaku Pripta Fajri Ramadhanti biasa dipanggil Pripta atau Tata. Aku berasal dari Serang Banten, tapi memilih berkuliah di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tepatnya Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia. Saat ini, Alhamdulillah aku bagian dari penerima Djarum Beasiswa Plus tahun 2019/2020. Untuk persiapan beasiswa lainnya, click disini.
Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah
Ada beberapa hal yang harus aku sampaikan terkait dengan kata-kata yang akan sering aku gunakan kedepannya. Misalnya Penerima djarum beasiswa plus disebut sebagai beswan djarum, (Beswan: best one). Aku bakal kenalin dulu djarum beasiswa plus itu apa sih?
Djarum beasiswa plus, adalah salah satu program CSR Djarum Foundation yang diberikan khusus untuk mahasiswa semester 4 perguruan tinggi mitra. Sampai saat ini, djarum beasiswa plus sudah berkontribusi selama 35 tahun dengan jumlah beswan djarum lebih dari 11 ribu orang. Perbedaan djarum beasiswa plus dengan beasiswa lainnya terletak pada softskill yang diberikan. Ya, selain uang saku sebanyak Rp.1.000.000 kalian juga akan mendapatkan pelatihan soft skill yang akan kalian terima selama satu tahun, meliputi Character Building, Leadership Development, Nation Building, Writing Competition, Community Empowerment, dan International Exposure. Selama mengikuti pelatihan, kalian Cuma bawa badan doang. Serius, karena pakaian dan segala macam sudah dipersiapkan oleh djarum foundation.
Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa IDCloudHost
Universitas Mitra
Salah satu persyaratan yang diberikan oleh Beasiswa Djarum adalah pendaftar beasiswa berasal dari Universitas yang bekerjasama dengan Djarum Foundation atau biasanya dibilang Universitas Mitra. Ada banyak Universitas-universitas dari seluruh Indonesia yang termasuk dalam daftar Universitas Mitra Beasiswa Djarum ini. Nah Untuk mengecek jika universitas teman-teman termasuk ke dalam perguruan tinggi mitra atau tidak, kalian bisa click disini https://djarumbeasiswaplus.org/tentang_kami/daftar-perguruantinggi-program-djarum-beasiswa-plus-2020-2021.
Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa KAIST di Korea Selatan
Cara Daftar
Cara mendaftar beasiswa ini sangatlah mudah, karena pendaftaran dilakukan dalam jaring (online). Sebelum mendaftar pastikan kalian memenuhi persyaratan untuk mendaftar beasiswa Djarum Plus ini, jadi bagi kalian yang masih duduk di bangku TK ABA maupun Muslimat NU belum boleh ikut yah. Karena syarat yang pertama adalah mahasiswa semt.4 hihihi. Selain itu pastikan juga jika Universitas kalian termasuk dalam perguruan tinggi mitra Beasiswa Djarum Plus. Nah setelah yakin jika kalian telah memenuhi persyaratan tersebut kalian dapat langsung mendaftar dengan mengunjungi situs resmi pendaftaran Beasiswa Djarum dengan cara click disini.
Ketika mendaftar, di website akan ada formulir yang harus kalian isi. Selain data diri kalian juga harus mengisi essay pendek yang telah disiapkan di website. Setelah selesai mengisi formulir, kalian juga diminta untuk mengirimkan berkas administratif ke panitia pendaftaran ke alamat yang sudah tertera pada form pendaftaran online. Jika sudah melakukan semua hal diatas berarti kalian sudah berhasil mendaftar beasiswa ini dan tinggal menunggu hasil dari seleksi berkas. Bagi pendaftar yang berkasnya lolos seleksi nantinya akan menerima undangan tes seleksi dari Djarum Beasiswa Plus melalui email dan SMS.
Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa YBM BRI untuk Mahasiswa S1
Tahapan Seleksi
Terdapat 4 tahapan seleksi yang akan kamu hadapi di Beasiswa Djarum Plus ini. Tahapan seleksi tersebut diantara lain:
Tahap pertama adalah seleksi berkas. Seleksi berkas adalah tahapan yang paling mudah. Kuncinya yaitu harus lengkap, jangan ada yang tertinggal. Kebanyakan pendaftar yang gagal yaitu karena berkasnya tidak lengkap. Sedikit cerita, tahun lalu salah satu temanku lupa memasukkan fotokopi KTM dan baru sadar ketika pengumpulan berkas administrasi sudah ditutup. Hasilnya? Ia tidak mendapatkan undangan tes tulis. Oh iya selain berkas yang di atas. tidak usah dimasukkan. Kamu tidak harus repot-repot mengirim KK, Akta Kelahiran, atau bahkan buku nikah orang tua. Ga usah, please ga usah.
Tahap kedua adalah Tes Tulis. Ketika kalian lolos tahap seleksi berkas, kalian akan diminta mengikuti tes tulis. Tes tulis ini dibagi menjadi dua yaitu TPA meliputi logika, bentuk, spasial, linguistik, dan Psikotest meliputi Edwards Personal Preference Schedule, Wartegg Test, Draw a Tree dan Draw a Person test. Kalian harus berhati-hati karena dalam tahapan ini akan paling banyak mengugurkan peserta.
Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa SAE untuk Kuliah D3 dan D4
Tahap ketiga adalah Group Assesment Test. Pengumuman lolos untuk tes TPA dan Psikotes diadakan sekitar 1 jam 30 menit setelah tes selesai. Jika dinyatakan lolos maka teman-teman wajib mengikuti Group Assessment test di hari yang sama. Pada tahap ini teman-teman akan dibagi menjadi beberapa kelompok dengan didampingi oleh 1 psikolog dan 1 LO, lagi-lagi yang dinilai adalah kepribadian teman-teman. Di sini, kalian akan diajak yel-yel dan bermain permainan yang sudah disiapkan. Rasanya? Lelah ya Allah. Tapi tenang, sebelum memulai tes ini, kalian pasti akan diberi kudapan dan makan siang. Fyi, tahap ini tidak ada sistem gugur artinya pendaftar yang masuk GAT otomatis akan masuk tahap wawancara. Setiap pendamping dapat dipastikan akan mengenal nama kalian dengan baik. Serius ga bohong. Maka dari itu, segala gerak-gerik teman-teman tidak luput untuk dinilai.
Dan tahap terakhir adalah Wawancara. Satu langkah lagi menjadi beswan djarum ketika aku akan menjalani tes wawancara. Dalam tes wawancara ini pertanyaan yang akan kalian dapatkan tidak akan jauh dari formulir yang sudah kamu isi dan hasil tes psikotes. Hah psikotes? Iya. Kalian bakal ditanya kenapa gambar ini dan itu.
Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Utusan Daerah S1 di IPB
Tips dan Trik
- Ketika mengisi essay pendek, isi essay dengan sebenar-benarnya. Karena jika kalian lolos ke tahap wawancara, pertanyaannya tidak jauh dari apa yang udah kamu tulis di formulir ini.
- Kalian harus teliti saat sebelum mengumpulkan atau mengirim berkas, dan pastikan berkasmu lengkap. Kebanyakan pendaftar yang gagal yaitu karena berkasnya tidak lengkap.
- Untuk menghadapi tes tulis, kalian harus sering-sering berlatih mengerjakan soal TPA dan Psikotes
- Pada seleksi Group Assessment Test sebaknya jangan menjadi orang yang mendominasi, tetapi juga jangan menjadi orang yang pasif. Tahan emosi, latih kesabaran karena ditahap ini adalah kerja tim.
- Saat seleksi wawancara jangan nervous ketika wawancara berlangsung, kalian harus PD. Selain itu, prestasi di bidang lain seperti lomba dan pengalaman internasional adalah point plus untuk ditambahkan dalam interview.
Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa S2 Universitas Pertahanan


