Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa S2 Universitas Pertahanan

Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa S2 Universitas Pertahanan

Universitas Pertahanan merupakan salah satu universitas yang cukup populer di Indonesia. Universitas Pertahanan atau yang biasa disingkat dengan sebutan Unhan berfokus pada program-program studi pertahanan. Unhan didirikan pada tahun 2009 dan berlokasi di Bogor, Jawa Barat. Salah satu keungulan Universitas Pertahanan adalah adanya program beasiswa yang tersedia para mahasiswa. Pembiayaan beasiswa di Unhan meliputi biaya kuliah penuh, uang saku, biaya penelitian, asrama, dan berbagai fasilitas penunjang akademik. Bagi para mahasiswa yang ingin mendaftar kuliah dan mendapatkan beasiswa ini, namun masih bingung tentang tata cara pendaftaran dan proses seleksinya. Berikut adalah cara mendaftar dan mendapatkan beasiswa S2 Universitas Pertahanan: Untuk persiapan beasiswa lain, click disini.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Memastikan Jalur Pendaftaran

Beasiswa ini ditujukan kepada beberapa kelompok pendaftaran, yaitu masyarakat umum, PNS, anggota POLRI, dan anggota TNI. Setiap jalur pendaftaran menetapkan persyaratan masing-masing. Oleh karena itu, sebagai langkah awal pendaftar harus memastikan jalur pendaftaran. Artinya, pendaftar harus memilih di jalur mana yang paling cocok untuknya. Dengan memilih jalur yang tepat, baik sebagai pendaftar untuk jalur umum, PNS, POLRI, maupun TNI pendaftar memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mendapatkan beasiswa S2 di Universitas Pertahanan.

Baca juga: Beasiswa Penuh S2 untuk Kuliah di Universitas Pertahanan (Unhan)

Memastikan Persyaratan Program Studi Tujuan

Setiap program studi untuk jenjang S2 di Universitas Pertahanan menetapkan persyaratan latar belakang pendidikan S1 pendaftar. Artinya, tidak semua lulusan dari jurusan atau program studi pada jenjang S1 akan diterima pada setiap program studi. Beberapa program studi menetapkan jurusan atau program studi tertentu sebagai persyaratan kepada para pendaftar. Sebagai contoh, untuk Program Studi Keamanan Maritim pada Fakultas Keamanan Nasional hanya menerima lulusan dari program-progran studi, seperti Kelautan, Planologi, Hidrologi, Biologi Lingkungan, Teknik Industri, Hukum, Perikanan, Teknik Kelautan, dan Manajemen Logistik. Oleh karena itu, para pendaftar sebaiknya benar-benar memperhatikan persyaratan program studi tujuannya.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Telkom di Universitas Telkom

Mempersiapkan Dokumen-Dokumen Pendaftaran

Setelah memastikan jalur pendaftaran dan persyaratan program studi tujuan, langkah selanjutnya adalah mempersiapkan dokumen-dokumen pendaftaran. Dokumen-dokumen yang harus dipersiapkan meliputi, ijazah dan transkrip nilai (bagi pendaftar umum dan PNS), ijazah dan transkrip nilai Dikma dan Diklapa (bagi penftar TNI dan POLRI), Kartu Tanda Penduduk (KTP), riwayat hidup atau CV, dan foto memakai jas hitam, berdasi, dan berlatar belakang putih. Dokuemen-dokumen seperti ijazah, transkrip nilai, dan KTP harus discan.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa DataPrint

Mengisi Formulir Pendaftaran Online

Langkah selanjutnya adalah mengisi formulir pendaftaran online yang dapat diakses di https://pendaftaran.idu.ac.id/pendaftaran/daftar/S2. Pendaftar harus memilih program studi tujuannya dan menekan tombol daftar. Pada website pendaftaran online, terdapat 15 pilihan program studi untuk jenjang S2. Setelah menekan tombol daftar, pendaftar diminta untuk memilih jalur pendaftaran yaitu jalur umum dan jalur pegawai (PNS, POLRI, dan TNI). Selanjutnya pendaftar harus mencantumkan email aktif pada formulir pendaftaran online dan tekan tombol kirim. Setelah itu, pendaftar bisa mengecek pesan masuk di email sebagai untuk verifikasi dan melanjutkan pendaftaran online.

Selanjutnya, pendaftar bisa mulai mengisi formulir pendaftaran online. Terdapat 8 menu yang harus dilengkapi, yaitu data diri, keluarga, pekerjaan, pendidikan, kegiatan ilmiah, tujuan studi, upload persyaratan, serta prestasi dan penghargaan. Pada setiap menu, pendaftar harus memastikan bahwa semua bagian diisi dengan data yang sebenar-benarnya. Pada menu data diri, pendaftar harus mengupload foto diri dengan ukuran file maksimal 2 MB. Pendaftar juga harus mengisi nama lengkap, NIK, nomor paspor (bagi pendaftar yang tidak memiliki paspor, bagian ini bisa dikosongkan), tempat dan tanggal lahir, gender, agama, status pernikahan (belum menikah, sudah menikah, janda, atau duda), tinggi dan berat badan, nomor HP, alamat lengkap (meliputi provinsi, kota, kabupaten, dan kode pos). Pendaftar juga harus menambahkan satu program studi alternatif. Selain itu, pendaftar yang memiliki riwayat penyakit tertentu harus mencantumkannya beserta kondisi saat ini (sembuh total, masih dalam perawatan, dan lain-lain). Setelah itu tekan tombol next.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa CIMB Asean

Pada menu keluarga, pendaftar harus mengisi data-data keluarga, seperti nama, alamat, nomor HP atau telpon, pekerjaan, dan penghasilan orang tua. Pada menu pekerjaan, pendaftar bisa melampirkan daftar pengalaman kerjanya, yang meliputi posisi dalam pekerjaan, tahun, serta nama institusi tempat bekerja. Pada menu pendidikan, pendaftar harus melampirkan riwayat pendidikannya yang meliputi nama institusi, jurusan, tahun masuk, dan tahun lulus. Pada menu kegiatan ilmiah, pendaftar bisa mencantumkan kegiatan-kegiatan ilmiah yang pernah dilakukan. Sebagai contoh, penelitian untuk tugas akhir atau skripsi pada saat S1, publikasi jurnal atau artikel ilmiah, penulisan buku, dan sebagainya.

Selanjutnya, pada menu tujuan studi, pendaftar bisa menuliskan seperti apa tujuannya untuk melanjutkan studi, bagaimana rencana karir pendaftar, rencana-rencana masa depan serta bagaimana mewujudkannya. Pada menu upload persyaratan, pendaftar harus mengupload dokumen-dokumen pendaftar yang telah dipersiapkan sebelumnya, yaitu scan ijazah dan transkrip nilai, scan KTP, dan CV. Pada menu prestasi dan penghargaan, pendaftar bisa mencantumkan daftar prestasi dan penghargaan yang pernah didapatkan, seperti menang dalam suatu lomba, mendapatkan penghargaan sebagai karyawan terbaik, dan lain-lain. Pendaftar harus memeriksa kembali semua menu pada formulir pendaftaran online. Hal ini bertujuan untuk memastikan tidak ada kesalahan-kesalahan pengetikan atau bagian yang terlewati. Setelah itu, tekan tombol daftar. 

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Glints

Tes TOEFL dan TPA

Pendaftar yang dinyatakan lolos dalam seleksi administrasi akan mendapatkan undangan untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya, yaitu tes TOEFL dan Tes Potensi Akademik (TPA). Tes TOEFL merupakan tes kemampuan Bahasa Inggris, sedangkan TPA merupakan tes kemampuan verbal, numerik, dan logika. Pada saat pelaksanaan tes, pendaftar harus mengumpulkan semua dokumen-dokumen pendaftaran yaitu salinan ijazah dan transkrip nilai yang dilegalisir, CV, foto, dan salinan KTP. Pendaftar dapat mempersiapkan diri dengan melakukan simulasi baik simulasi TOEFL maupun simulasi TPA. Pada saat pelaksanaan tes, pendaftar harus memastikan untuk menjawab semua pertanyaan tes karena sistem penilaian tes TOEFL dan TPA tidak menggunakan sistem minus pada jawaban yang salah. Artinya, pendaftar memiliki peluang untuk mendapatkan skor yang tinggi.

Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa XL Future Leaders

Tes Psikologi

Pendaftar yang dinyatakan lolos dalam tes TOEFL dan TPA akan melanjutkan ke tahapan seleksi selanjutnya, yaitu tes psikologi. Tes psikologi bertujuan untuk mengetahui karakter dan kepribadian dari pendaftar. Tidak ada aturan benar dan salah pada saat tes psikologi. Jadi, pendaftar hanya perlu memastikan untuk tetap nyaman selama tes psikologi berlangsung. Pendaftar harus menjawab setiap pertanyaan dengan sejujur-jujurnya.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Djarum Plus

Wawancara

Pendaftar yang dinyatakan lolos dalam tes psikologi akan mendapatkan undangan untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya, yaitu wawancara. Wawancara bertujuan untuk mendapatkan informasi-informasi lebih detail tentang pendaftar. Untuk tahapan ini, pendaftar bisa melakukan berbagai simulasi wawancara. Pendaftar juga bisa meminta bantuan teman atau keluarga untuk berlatih wawancara. Pendaftar yang bisa mengikuti wawancara dengan percaya diri akan mendapatkan nilai plus dibandingkan pendaftar yang gugup.

Pengumuman

Setelah melewati semua tahapan seleksi, pendaftar tinggal menunggu pengumuman kelulusan. Pendaftar yang berhasil mendapatkan beasiswa akan mendapatkan pemberitahuan dari pihak beasiswa Universitas Pertahanan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pengumuman kelulusan, pendaftar bisa mengecek email yang digunakan saat pendaftaran atau website resmi pendaftaran mahasiswa baru Universitas Pertahanan.

Baca juga: Cara Mendapatkan Beasiswa Australia Awards Scholarship (AAS) di Australia

Leave a Reply

Your email address will not be published.